Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KAJIAN MODEL KLASIFIKASI KEGAGALAN BISNIS USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH

View through CrossRef
Penelitian ini  yang mengkaji  model klasifikasi kegagalan usaha UMKM di Indonesia, yang telah dihasilkan pada penelitian tahun pertama  . kegagalan usaha adalah penurunan hutang lancar yang disebabkan ketidakmampuan UMKM untuk mendapatkan pinjaman  modal kerja . UMKM tidak mempunyai pencatatan yang standard akuntansi, sehingga peneliti  melakukan pelatihan dan pendampingan UMKM.  Hasil pelatihan dan pendampingan menghasilkan 50 responden yang memenuhi kriteria sebagai responden dalam penelitian ini  . Data yang dihasilkan pada pelatihan dan pendampingan tersebut berupa  laporan keuangan tahun 2016 . Dengan data laporan keuangan UMKM tersebut diuji dengan Model determinan kegagalan usaha mencakup tiga variabel: rasio modal kerja / total aset; rasio kewajiban lancar / kewajiban lancar; dan rasio aset / persediaan cepat.    Hasil penelitian ini   menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara estimasi dengan klasifikasi kegagalan aktual dibuktikan dengan paired sampel test dengan nilai t = 0.292 dan  significant 0.771, lebih besar dari 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa model indikator kegagalan keuangan dapat diterapkan untuk memprediksi kegagalan UMKM .Kata Kunci : Model kegagalan, Prediksi kegagalan, Uji beda,  UMKM
Title: KAJIAN MODEL KLASIFIKASI KEGAGALAN BISNIS USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH
Description:
Penelitian ini  yang mengkaji  model klasifikasi kegagalan usaha UMKM di Indonesia, yang telah dihasilkan pada penelitian tahun pertama  .
kegagalan usaha adalah penurunan hutang lancar yang disebabkan ketidakmampuan UMKM untuk mendapatkan pinjaman  modal kerja .
UMKM tidak mempunyai pencatatan yang standard akuntansi, sehingga peneliti  melakukan pelatihan dan pendampingan UMKM.
 Hasil pelatihan dan pendampingan menghasilkan 50 responden yang memenuhi kriteria sebagai responden dalam penelitian ini  .
Data yang dihasilkan pada pelatihan dan pendampingan tersebut berupa  laporan keuangan tahun 2016 .
Dengan data laporan keuangan UMKM tersebut diuji dengan Model determinan kegagalan usaha mencakup tiga variabel: rasio modal kerja / total aset; rasio kewajiban lancar / kewajiban lancar; dan rasio aset / persediaan cepat.
   Hasil penelitian ini   menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara estimasi dengan klasifikasi kegagalan aktual dibuktikan dengan paired sampel test dengan nilai t = 0.
292 dan  significant 0.
771, lebih besar dari 0.
05.
Hal ini menunjukkan bahwa model indikator kegagalan keuangan dapat diterapkan untuk memprediksi kegagalan UMKM .
Kata Kunci : Model kegagalan, Prediksi kegagalan, Uji beda,  UMKM.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Penerapan Hukum Hak Kekayaan Intelektual Terkait Pendaftaran Merek Terhadap Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kota Denpasar
Penerapan Hukum Hak Kekayaan Intelektual Terkait Pendaftaran Merek Terhadap Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kota Denpasar
Seiring meningkatnya Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang menjual berbagai merek produk di Kota Denpasar maka diperlukan perlindungan terhadap merek tersebut, tetapi masih ba...
PENYUSUNAN DESAIN PROGRAM PENGUATAN KAPASITAS USAHA SKALA MIKRO
PENYUSUNAN DESAIN PROGRAM PENGUATAN KAPASITAS USAHA SKALA MIKRO
Keberadaan Koperasi dan UMKM selama ini mampu menjadi sumber nafkah masyarakat dan menyerap banyak tenaga kerja meskipun memiliki kontribusi nilai tambah yang relatif lebih kecil d...
Ahmad Faiz Raihan 2301926011 Paper topik marketplace analysis for e-commerce
Ahmad Faiz Raihan 2301926011 Paper topik marketplace analysis for e-commerce
Krisis ekonomi yang dialami Indonesia pada tahun 1997, dimana saat itu orientasi pertumbuhan ekonomi bertumpu pada pengembangan usaha-usaha besar. Usaha besar diharapkan dapat mend...
KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN SEBAGAI FAKTOR PENENTU KINERJA USAHA KECIL KAMPOENG RADJOET
KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN SEBAGAI FAKTOR PENENTU KINERJA USAHA KECIL KAMPOENG RADJOET
Usaha kecil Kampoeng Radjoet binong jati telah memberikan kontribusi dan berperan penting dalam perekonomian Kota Bandung. Permasalah pokok yang di hadapi pelaku usaha sebenarnya b...
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN PEMASARAN PADA USAHA KECIL MENENGAH DI KABUPATEN BOGOR
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN PEMASARAN PADA USAHA KECIL MENENGAH DI KABUPATEN BOGOR
Perkembangan teknologi dan informasi yang cepat dan persaingan usaha yang semakin ketat telah mendorong banyak organisasi untuk mendalami dan menerapkan Sistem Management Pemasaran...
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN PEMASARAN PADA USAHA KECIL MENENGAH DI KABUPATEN BOGOR
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN PEMASARAN PADA USAHA KECIL MENENGAH DI KABUPATEN BOGOR
AbstrakPerkembangan teknologi dan informasi yang cepat dan persaingan usaha yang semakin ketat telah mendorong banyak organisasi untuk mendalami dan menerapkan Sistem Management Pe...
ANALISIS PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DALAM MENINGKATKANKESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA BORU KECAMATAN WULANGGITANG
ANALISIS PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DALAM MENINGKATKANKESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA BORU KECAMATAN WULANGGITANG
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan usaha mikro kecil dan menengah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Wulanggitang penelitian ini dilakuk...

Back to Top