Javascript must be enabled to continue!
Implementasi Web SCADA Pada Sistem PLTS
View through CrossRef
Salah satu isu yang semakin mendesak untuk dicari solusinya adalah krisis energi yang semakin meningkat dan dampak negatifnya terhadap lingkungan. Dalam menghadapi masalah ini, salah satu alternatif sumber energi yang sangat menjanjikan adalah energi surya yang dapat diubah menjadi energi listrik melalui penggunaan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Namun, masih banyak kendala yang dihadapi dalam penggunaan PLTS, terutama pengontrolan dan monitoring yang efektif pada penggunaan energi listrik di rumah, sehingga dapat mengakibatkan penggunaan energi listrik yang tidak efisien. Oleh karena itu, dibuat sebuah sistem SCADA yang dapat mengontrol dan memonitoring sistem PLTS. Dalam konteks ini, penelitian memfokuskan pada pemantauan arus, tegangan, dan daya yang dihasilkan oleh modul surya, serta pengendalian nyala lampu sebagai output daya PLTS. Data dari sensor yang terpasang pada PLTS dikirim ke sebuah web server melalui jaringan, memungkinkan pengguna untuk memonitor dan mengontrol sistem melalui alamat IP. Web server ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Python dan dijalankan pada mikrokontroler ESP32 dengan firmware MicroPython. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa rata-rata daya puncak yang dihasilkan oleh PLTS adalah sekitar 18 Volt pada interval waktu tertentu, kemudian diubah oleh Solar Charge Controller (SCC) menjadi 14 Volt untuk mengisi baterai aki 12 Volt 3.5 Ah. Hasil analisis data menunjukkan selisih tegangan rata-rata sebesar 0.097%, selisih arus rata-rata sebesar 2.128%, dan selisih daya rata-rata sebesar 2.121%. Hasil ini menegaskan bahwa sistem SCADA berbasis web ini mampu memberikan informasi yang akurat dan dapat diandalkan dalam pemantauan dan pengendalian sistem PLTS.
Title: Implementasi Web SCADA Pada Sistem PLTS
Description:
Salah satu isu yang semakin mendesak untuk dicari solusinya adalah krisis energi yang semakin meningkat dan dampak negatifnya terhadap lingkungan.
Dalam menghadapi masalah ini, salah satu alternatif sumber energi yang sangat menjanjikan adalah energi surya yang dapat diubah menjadi energi listrik melalui penggunaan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Namun, masih banyak kendala yang dihadapi dalam penggunaan PLTS, terutama pengontrolan dan monitoring yang efektif pada penggunaan energi listrik di rumah, sehingga dapat mengakibatkan penggunaan energi listrik yang tidak efisien.
Oleh karena itu, dibuat sebuah sistem SCADA yang dapat mengontrol dan memonitoring sistem PLTS.
Dalam konteks ini, penelitian memfokuskan pada pemantauan arus, tegangan, dan daya yang dihasilkan oleh modul surya, serta pengendalian nyala lampu sebagai output daya PLTS.
Data dari sensor yang terpasang pada PLTS dikirim ke sebuah web server melalui jaringan, memungkinkan pengguna untuk memonitor dan mengontrol sistem melalui alamat IP.
Web server ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Python dan dijalankan pada mikrokontroler ESP32 dengan firmware MicroPython.
Hasil eksperimen menunjukkan bahwa rata-rata daya puncak yang dihasilkan oleh PLTS adalah sekitar 18 Volt pada interval waktu tertentu, kemudian diubah oleh Solar Charge Controller (SCC) menjadi 14 Volt untuk mengisi baterai aki 12 Volt 3.
5 Ah.
Hasil analisis data menunjukkan selisih tegangan rata-rata sebesar 0.
097%, selisih arus rata-rata sebesar 2.
128%, dan selisih daya rata-rata sebesar 2.
121%.
Hasil ini menegaskan bahwa sistem SCADA berbasis web ini mampu memberikan informasi yang akurat dan dapat diandalkan dalam pemantauan dan pengendalian sistem PLTS.
Related Results
Utilizing Solar Power Plants as Renewable Energy for the Future
Utilizing Solar Power Plants as Renewable Energy for the Future
Solar energy is one of the renewable energy sources that has great potential to replace conventional energy sources that have a negative impact on the environment. Solar power plan...
JARINGAN TELEKOMUNIKASI PADA SCADA MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACKER
JARINGAN TELEKOMUNIKASI PADA SCADA MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACKER
In Indonesia in particular, SCADA has been recognized and started to be implemented in electric power system control since the early 1980s. In other more developed countries, the a...
PLTS DI PULAU OSI DAN PERMASALAHANNYA
PLTS DI PULAU OSI DAN PERMASALAHANNYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sistem dan permasalahan PLTS di Pulau Osi kaitannya dengan faktor lingkungan sebagai acuan untuk pembangunan PLTS di pulau-pulau kecil lainn...
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
Saat ini, dibandingkan dengan negara sekitar, di manakah posisi Indonesia? Tepat sesaat sebelum pandemi, World bank mengkategorikan Indonesia pada posisi upper middle income dan PB...
INSTALASI PLTS HYBRID UNTUK AKUAPONIK SENGKALING
INSTALASI PLTS HYBRID UNTUK AKUAPONIK SENGKALING
Urban farming menjadi tren baru dikalangan masyarakat, salah satunya ialah akuaponik. Banyaknya masyarakat yang berminat dengan akuaponik membuat orang-orang berlomba menciptakan i...
Analisis Biaya Pengembangan dan Value- Added Sistem Informasi Akuntansi pada Bunda Laundry
Analisis Biaya Pengembangan dan Value- Added Sistem Informasi Akuntansi pada Bunda Laundry
Tujuan penelitian ini adalah membuat sistem terkomputerisasi pada Bunda Laundry yang dapat membantu dalam proses administrasi dan pembuatan laporan keuangan, memudahkan pegawai unt...
Analisis Biaya Pengembangan dan Value- Added Sistem Informasi Akuntansi pada Bunda Laundry
Analisis Biaya Pengembangan dan Value- Added Sistem Informasi Akuntansi pada Bunda Laundry
Tujuan penelitian ini adalah membuat sistem terkomputerisasi pada Bunda Laundry yang dapat membantu dalam proses administrasi dan pembuatan laporan keuangan, memudahkan pegawai unt...
ANALISA KINERJA SISTEM PLTS ONGRID 308 KWP
ANALISA KINERJA SISTEM PLTS ONGRID 308 KWP
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On-Grid berkapasitas 308 kWp yang diterapkan pada lingkungan industri di Lumajang....

