Javascript must be enabled to continue!
Analisis Mutu Dodol Rumput Laut Eucheuma cottonii Dengan Penambahan Tepung Maizena dan Sari Buah Nenas
View through CrossRef
Seaweed dodol is processed using basic ingredients such as Eucheuma cottonii seaweed and additives such as sugar, flour, coconut milk, salt, vanilla and other additives as well. This study was aimed to study the effect of both maizena flour and pineapple juice extract addition on the quality of seaweed dodol. Two factors of treatments were applied in this study, namely maizena flour with six levels of concentrations (0%, 10%, 20%, 30%, 40%, and 50%), and pineapple juice extract with six levels of concentrations (0%, 1%, 2%, 3%, 4%, and 5%). Sensory data of seaweed dodol were analyzed using the Friedman test, while crude fiber, protein, fat, moisture, carbohydrate and ash contents were analyzed using a descriptive statistic method. The results showed that the best sensory values (appearance, smell, taste and texture) were obtained by seaweed dodol with the treatment of 30% maizena flour and 1% pineapple juice extract. The average crude fiber, protein, fat, moisture, ash and carbohydrate contents of seaweed dodol with this treatment was 4.24%, 1.65%, 1.79%, 23.74%, 0.74% and 72.09%, respectively.
Keywords: dodol, Eucheuma cottonii, maizena flour, pineapple extract
ABSTRAK
Dodol rumput laut diolah dengan menggunakan bahan dasar berupa rumput laut jenis Eucheuma cottonii dan bahan tambahan seperti gula, tepung, santan kelapa, garam, vanili dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan tepung maizena dan ekstrak buah nenas terhadap kualitas dodol rumput laut. Perlakuan yang diberikan dalam penelitian ini terdiri atas dua faktor, yaitu konsentrasi tepung maizena (0%, 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%), dan konsentrasi sari buah nenas (0%, 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5%). Data organoleptik dodol rumput laut dianalisis menggunakan uji Friedman, sedangkan data kadar serat kasar, kadar protein, kadar lemak, kadar air, kadar karbohidrat dan kadar abu dianalisa menggunaka statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai organoleptik (kenampakan, bau, rasa dan tekstur) dodol rumput laut yang terbaik adalah perlakuan konsentrasi tepung maizena 30% dan konsentrasi ekstrak nenas 1%. Rata-rata kadar serat kasar dodol rumput laut pada perlakuan tersebut sebesar 4,24%, sedangkan kadar protein sebesar 1,65%, kadar lemak sebesar 1,79%, kadar air sebesar 23,74%, kadar abu sebesar 0,74% dan kadar karbohidrat sebesar 72,09%.
Kata kunci: dodol, Eucheuma cottonii, sari buah nenas, tepung maizena
Universitas Pattimura
Title: Analisis Mutu Dodol Rumput Laut Eucheuma cottonii Dengan Penambahan Tepung Maizena dan Sari Buah Nenas
Description:
Seaweed dodol is processed using basic ingredients such as Eucheuma cottonii seaweed and additives such as sugar, flour, coconut milk, salt, vanilla and other additives as well.
This study was aimed to study the effect of both maizena flour and pineapple juice extract addition on the quality of seaweed dodol.
Two factors of treatments were applied in this study, namely maizena flour with six levels of concentrations (0%, 10%, 20%, 30%, 40%, and 50%), and pineapple juice extract with six levels of concentrations (0%, 1%, 2%, 3%, 4%, and 5%).
Sensory data of seaweed dodol were analyzed using the Friedman test, while crude fiber, protein, fat, moisture, carbohydrate and ash contents were analyzed using a descriptive statistic method.
The results showed that the best sensory values (appearance, smell, taste and texture) were obtained by seaweed dodol with the treatment of 30% maizena flour and 1% pineapple juice extract.
The average crude fiber, protein, fat, moisture, ash and carbohydrate contents of seaweed dodol with this treatment was 4.
24%, 1.
65%, 1.
79%, 23.
74%, 0.
74% and 72.
09%, respectively.
Keywords: dodol, Eucheuma cottonii, maizena flour, pineapple extract
ABSTRAK
Dodol rumput laut diolah dengan menggunakan bahan dasar berupa rumput laut jenis Eucheuma cottonii dan bahan tambahan seperti gula, tepung, santan kelapa, garam, vanili dan lainnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan tepung maizena dan ekstrak buah nenas terhadap kualitas dodol rumput laut.
Perlakuan yang diberikan dalam penelitian ini terdiri atas dua faktor, yaitu konsentrasi tepung maizena (0%, 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%), dan konsentrasi sari buah nenas (0%, 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5%).
Data organoleptik dodol rumput laut dianalisis menggunakan uji Friedman, sedangkan data kadar serat kasar, kadar protein, kadar lemak, kadar air, kadar karbohidrat dan kadar abu dianalisa menggunaka statistik deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai organoleptik (kenampakan, bau, rasa dan tekstur) dodol rumput laut yang terbaik adalah perlakuan konsentrasi tepung maizena 30% dan konsentrasi ekstrak nenas 1%.
Rata-rata kadar serat kasar dodol rumput laut pada perlakuan tersebut sebesar 4,24%, sedangkan kadar protein sebesar 1,65%, kadar lemak sebesar 1,79%, kadar air sebesar 23,74%, kadar abu sebesar 0,74% dan kadar karbohidrat sebesar 72,09%.
Kata kunci: dodol, Eucheuma cottonii, sari buah nenas, tepung maizena.
Related Results
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) MENJADI DAWET RUMPUT LAUT
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) MENJADI DAWET RUMPUT LAUT
Diversifikasi produk rumput laut jenis Eucheuma cottoni menjadi minuman khas daerah berupadawet. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan dawet rumput laut Eucheuma cottoni sertamen...
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu dan Karagenan terhadap Kualitas Mi Basah Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas cv. Ayamurasaki)
Abstrak. Mi merupakan salah satu makanan olahan tepung terigu yang terkenal di Indonesia dan Asia. Mi basah merupakan salah satu jenis mi paling banyak digunakan di masyarakat. Pad...
POTENSI PENGEMBANGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI DUSUN WAEL SERAM BAGIAN BARAT
POTENSI PENGEMBANGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI DUSUN WAEL SERAM BAGIAN BARAT
Kegiatan budidaya di Indonesia sudah menjadi suatu usaha masyarakat karena dapat membantu dalam peningkatan sumber pendapatan. Rumput laut adalah salah satu biota yang dapat dibud...
Diversifikasi dan karakterisasi mie dan nori berbasis rumput laut
Diversifikasi dan karakterisasi mie dan nori berbasis rumput laut
Indonesia memegang peranan penting dalam produksi rumput laut dunia yang digunakan dalam pembuatan karagenan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan rumput lau...
Aktivitas imunomodulator ekstrak rumput laut
Aktivitas imunomodulator ekstrak rumput laut
AbstrakRumput laut merupakan sumber daya hayati perairan yang telah diteliti mengandung sejumlah komponen bioaktif untuk meningkatkan kesehatan manusia seperti meningkatkan sistem ...
DINAMIKA DAYA SAING USAHA RUMPUT LAUT
DINAMIKA DAYA SAING USAHA RUMPUT LAUT
Program revitalisasi pada sektor perikanan telah berjalan sejak 8 tahun yang lalu dan telah berdampak pada usaha budidaya dan daya saing rumput laut di Indonesia. Penelitian ini be...
DINAMIKA DAYA SAING USAHA RUMPUT LAUT
DINAMIKA DAYA SAING USAHA RUMPUT LAUT
<p>Program revitalisasi pada sektor perikanan telah berjalan sejak 8 tahun yang lalu dan telah berdampak pada usaha budidaya dan daya saing rumput laut di Indonesia. Peneliti...
FORMULASI LIP BALM EKSTRAK RUMPUT LAUT (Gracilaria SP.) SEBAGAI
FORMULASI LIP BALM EKSTRAK RUMPUT LAUT (Gracilaria SP.) SEBAGAI
Rumput laut merupakan sumber daya hayati yang sangat melimpah di perairan Indonesia. Salah satu nya Gracillaria SP. tergolong dalam rumput laut yang memiliki kandungan klorofil tot...


