Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Potret Ideal Sikap Moderat Kiai di Era Millenial

View through CrossRef
Abstract Problem pecahnya persatuan menjadi masalah laten sekaligus ancaman keutuhan bangsa. Perpecahan dan konflik ideologi tidak hanya terjadi antar agama, ras, atau kelompok. Perpecahan dan disintegrasi juga rentan terjadi antar pemuka agama atau kiai, dan antar santri. Mulai dari akibat fanatisme buta, pemikiran yang kolot, dan kurangnya kesadaran toleransi. Oleh karena itu perlu ada kesadaran kiai untuk bersikap moderat. Karena pemikiran kiai memiliki banyak pengaruh terhadap para santri. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana indikator moderat, serta potret ideal sikap moderat kiai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menujukkan beberapa inidikator moderat kiai dapat dipetakan pada empat aspek. Pertama, aspek aqidah atau ideologi.  Para kiai dalam menggunakan dalil perlu seimbang antara dalil naqli maupun dalil aqli, sehingga tidak mudah memvonis orang lain salah. Kedua, aspek sosial. Para kiai perlu bergaul dengan semua golongan, mengutamakan urusan bersama, dan perdamaian. Ketiga, aspek budaya. Kiai perlu menekankan preventif daripada punishment dengan kekerasan, demokratis dan membiasakan budaya musyawarah dalam memutuskan perkara. Budaya toleransi dengan tetap menjaga budaya atau metode lama yang baik, dan tetap terbuka dengan kebaruan atau teknologi. Keempat, aspek kebangsaan. Kiai perlu menjaga eksistensi kesatuan bangsa dengan menjunjung sikap toleransi, menghormati serta menaati pemerintah selama tidak menyimpang dari norma dan agama, menyampaikan pendapat atau kritik kepada penguasa dengan cara bijak tanpa kekerasan. Keywords: kiai, moderat, pesantren.
Centre for Research and Community Development - Islamic University of Nahdlatul Ulama Jepara
Title: Potret Ideal Sikap Moderat Kiai di Era Millenial
Description:
Abstract Problem pecahnya persatuan menjadi masalah laten sekaligus ancaman keutuhan bangsa.
Perpecahan dan konflik ideologi tidak hanya terjadi antar agama, ras, atau kelompok.
Perpecahan dan disintegrasi juga rentan terjadi antar pemuka agama atau kiai, dan antar santri.
Mulai dari akibat fanatisme buta, pemikiran yang kolot, dan kurangnya kesadaran toleransi.
Oleh karena itu perlu ada kesadaran kiai untuk bersikap moderat.
Karena pemikiran kiai memiliki banyak pengaruh terhadap para santri.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana indikator moderat, serta potret ideal sikap moderat kiai.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan analisis deskriptif.
Hasil penelitian menujukkan beberapa inidikator moderat kiai dapat dipetakan pada empat aspek.
Pertama, aspek aqidah atau ideologi.
  Para kiai dalam menggunakan dalil perlu seimbang antara dalil naqli maupun dalil aqli, sehingga tidak mudah memvonis orang lain salah.
Kedua, aspek sosial.
Para kiai perlu bergaul dengan semua golongan, mengutamakan urusan bersama, dan perdamaian.
Ketiga, aspek budaya.
Kiai perlu menekankan preventif daripada punishment dengan kekerasan, demokratis dan membiasakan budaya musyawarah dalam memutuskan perkara.
Budaya toleransi dengan tetap menjaga budaya atau metode lama yang baik, dan tetap terbuka dengan kebaruan atau teknologi.
Keempat, aspek kebangsaan.
Kiai perlu menjaga eksistensi kesatuan bangsa dengan menjunjung sikap toleransi, menghormati serta menaati pemerintah selama tidak menyimpang dari norma dan agama, menyampaikan pendapat atau kritik kepada penguasa dengan cara bijak tanpa kekerasan.
 Keywords: kiai, moderat, pesantren.

Related Results

Persepsi Masyarakat Kota Bengkulu Terhadap Paham Islam Moderat
Persepsi Masyarakat Kota Bengkulu Terhadap Paham Islam Moderat
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan persepsi Masyarakat Kota Bengkulu terhadap Paham Islam Moderat, kemudian dari temuan data dilapangan akan dilakukan analisis secara m...
Model Gaya Kepemimpinan dalam Kelompok Musik Kiai Kanjeng
Model Gaya Kepemimpinan dalam Kelompok Musik Kiai Kanjeng
Banyak faktor yang membuat Kiai Kanjeng memiliki banyak prestasi. Salah satu faktor pentingnya adalah gaya kepemimpinan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) dalam memimpin Kiai Kanjeng. Kar...
KEPEMIMPINAN KIAI DALAM MENGUATKAN SIKAP MODERASI SANTRI PONDOK PESANTREN RAUDLATUL MUTA’ALIMI WONOASIH PROBOLINGGO
KEPEMIMPINAN KIAI DALAM MENGUATKAN SIKAP MODERASI SANTRI PONDOK PESANTREN RAUDLATUL MUTA’ALIMI WONOASIH PROBOLINGGO
This research aims to evaluate several aspects, namely: 1) How the role of Kiai leadership can strengthen the moderation attitude of students at the Raudlatul Muta'alimin Islamic B...
Penguatan Pendidikan Karakter Bangsa Bagi Generasi Milenial
Penguatan Pendidikan Karakter Bangsa Bagi Generasi Milenial
Artikel ini mendeskripsikan tentang Penguatan Pendidikan Karakter bagi Generasi Millenial. Perkembangan teknologi yang semakin pesat memberikan berbagai manfaat positif dan juga da...
OTORITAS KHARISMATIK DALAM PERKAWINAN: Studi atas Perjodohan di Pondok Pesantren Al-Ma’sum Tempuran, Magelang
OTORITAS KHARISMATIK DALAM PERKAWINAN: Studi atas Perjodohan di Pondok Pesantren Al-Ma’sum Tempuran, Magelang
This article discussed about marriage arrangement practiced in Pondok Pesantren Al-Ma’sum Magelang in which the majority of the santris have got a marriage as a product of marriage...
Kiai Langgar sebagai Episentrum Pendidikan Islam Masyarakat Desa Meninjo Ranuyoso Lumajang
Kiai Langgar sebagai Episentrum Pendidikan Islam Masyarakat Desa Meninjo Ranuyoso Lumajang
Artikel ini hendak mengungkapkan peran Kiai Langgar yang dalam berbagai riset tidak banyak diulas dalam berbagai penelitian sebagaimana Kiai Pesantren. Langgar sebagaimana disebutk...
Kiai's Leadership In Empowerment Of People (Case Study At Al-Hidayah Islamic Boarding School Cikalong Tasikmalaya)
Kiai's Leadership In Empowerment Of People (Case Study At Al-Hidayah Islamic Boarding School Cikalong Tasikmalaya)
The kiai's activities give rise to diverse views among the people. Several factors are behind the differences in views, including the leadership factor. One of the reasons for this...
Krisis Karisma Kiai di Tengah Modernitas
Krisis Karisma Kiai di Tengah Modernitas
Dalam struktur hierarki masyarakat tradisional, dahulu kiai dianggap sebagai pemilik elit sosial dan keagamaan, karenanya ia memegang peran sentral dalam masyarakat. Namun, dengan ...

Back to Top