Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

AWAM POLITIS DAN TUGAS KRITIS-PROFETIS

View through CrossRef
Fokus tulisan ini menjelaskan tentang awam politis dan tugas kritis-profetis. Politik merupakan bidang yang fundamental dalam kehidupan bernegara. Politik merupakan kunci sukses peletakan landasan bagi persyaratan tercapainya pengembangan martabat pribadi manusia melalui berbagai struktur pemenuhan fasilitas kehidupan umum. Bidang politik bisa menjadi sarana Gereja mewujudkan imannya di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Antara Gereja dan politik tidak ada kaitannya secara langsung namun begitu juga politik bukan suatu bidang yang harus dijauhi. Justru iman mempunyai dimensi politik. Keterlibatan Gereja dalam bidang politik adalah bagian integral dari tugas profetisnya di dunia. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan, menganalisis dan mengetahui bentuk dialog Gereja dan kaum awam dalam bidang politik. Penulis menggunakan metodologi analisis fenomenologis. Jenis penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif, yaitu: pembacaan kritis atas teks dan pengamatan. Adapun temuan dalam penelitian ini, bahwa Gereja terlibat dalam politik harus dimengerti bukan sebagai institusi. Gereja sebagai institusi tidak terlibat politik praktis yang seringkali dimengerti sebagai kekuasaan dan keterikatan pada suatu partai politik. Gereja tidak berkompetisi dalam bidang politik prakti. Keterlibatan Gereja dalam bidang politik hanya sejauh menyampaikan penilaian morilnya, juga tentang hal-hal yang menyangkut tata politik. Jika dikatakan Gereja terlibat dalam politik harus dimengerti secara luas. Kaum awamlah yang terlibat dalam politik praktis.
Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke
Title: AWAM POLITIS DAN TUGAS KRITIS-PROFETIS
Description:
Fokus tulisan ini menjelaskan tentang awam politis dan tugas kritis-profetis.
Politik merupakan bidang yang fundamental dalam kehidupan bernegara.
Politik merupakan kunci sukses peletakan landasan bagi persyaratan tercapainya pengembangan martabat pribadi manusia melalui berbagai struktur pemenuhan fasilitas kehidupan umum.
Bidang politik bisa menjadi sarana Gereja mewujudkan imannya di tengah-tengah masyarakat Indonesia.
Antara Gereja dan politik tidak ada kaitannya secara langsung namun begitu juga politik bukan suatu bidang yang harus dijauhi.
Justru iman mempunyai dimensi politik.
Keterlibatan Gereja dalam bidang politik adalah bagian integral dari tugas profetisnya di dunia.
Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan, menganalisis dan mengetahui bentuk dialog Gereja dan kaum awam dalam bidang politik.
Penulis menggunakan metodologi analisis fenomenologis.
Jenis penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif, yaitu: pembacaan kritis atas teks dan pengamatan.
Adapun temuan dalam penelitian ini, bahwa Gereja terlibat dalam politik harus dimengerti bukan sebagai institusi.
Gereja sebagai institusi tidak terlibat politik praktis yang seringkali dimengerti sebagai kekuasaan dan keterikatan pada suatu partai politik.
Gereja tidak berkompetisi dalam bidang politik prakti.
Keterlibatan Gereja dalam bidang politik hanya sejauh menyampaikan penilaian morilnya, juga tentang hal-hal yang menyangkut tata politik.
Jika dikatakan Gereja terlibat dalam politik harus dimengerti secara luas.
Kaum awamlah yang terlibat dalam politik praktis.

Related Results

REVITALISASI ATMA REKSA: Wujud Integrasi Solidaritas Rasul Awam
REVITALISASI ATMA REKSA: Wujud Integrasi Solidaritas Rasul Awam
Solidaritas adalah suatu sikap yang dapat dimiliki oleh setiap manusia yang didalamnya saling berkaitan dengan sebuah ungkapan perasaan seseorang atas rasa senasib dan sepenanggung...
KONSEP BERFIKIR KRITIS DAN KARAKTERISTIK BERFIKIR KRITIS DALAM KEPERAWATAN
KONSEP BERFIKIR KRITIS DAN KARAKTERISTIK BERFIKIR KRITIS DALAM KEPERAWATAN
Konsep berpikir kritis merupakan elemen penting dalam pemberian asuhan keperawatan yang berkualitas. Keterampilan berpikir kritis adalah kemampuan yang sangat esensial dalam membe...
KONSEP BERFIKIR KRITIS DAN KARAKTERISTIK BERFIKIR KRITIS DALAM KEPERAWATAN
KONSEP BERFIKIR KRITIS DAN KARAKTERISTIK BERFIKIR KRITIS DALAM KEPERAWATAN
Konsep berpikir kritis merupakan elemen penting dalam pemberian asuhan keperawatan yang berkualitas. Keterampilan berpikir kritis adalah kemampuan yang sangat esensial dalam membe...
KONSEP BERFIKIR KRITIS DAN KARAKTERISTIK BERFIKIR KRITIS DALAM KEPERAWATAN
KONSEP BERFIKIR KRITIS DAN KARAKTERISTIK BERFIKIR KRITIS DALAM KEPERAWATAN
Konsep berpikir kritis merupakan elemen penting dalam pemberian asuhan keperawatan yang berkualitas. Keterampilan berpikir kritis adalah kemampuan yang sangat esensial dalam membe...
SEJARAH AWAM, PEMIKIRAN DAN AKTIVISME OMAR MOHD HASHIM (PUBLIC HISTORY, THOUGHT AND ACTIVISM OF OMAR MOHD HASHIM)
SEJARAH AWAM, PEMIKIRAN DAN AKTIVISME OMAR MOHD HASHIM (PUBLIC HISTORY, THOUGHT AND ACTIVISM OF OMAR MOHD HASHIM)
Sejarah Awam (Public History) sebuah konsep baharu di Malaysia. Namun secara praktisnya, fenomena yang dirujuk sebagai ‘Sejarah Awam’ bukan hal asing di negara ini. Ia telah lama b...
PROSES BERPIKIR KRITIS: MODEL BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
PROSES BERPIKIR KRITIS: MODEL BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
Latar belakang: Berpikir kritis merupakan suatu konsep dasar yang terdiri dari proses mental seseorang untuk memperoleh suatu informasi agar proses keperawatan berjalan dengan lanc...
PROSES BERPIKIR KRITIS: MODEL BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
PROSES BERPIKIR KRITIS: MODEL BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
Latar belakang: Berpikir kritis merupakan suatu konsep dasar yang terdiri dari proses mental seseorang untuk memperoleh suatu informasi agar proses keperawatan berjalan dengan lanc...
PROSES BERPIKIR KRITIS: MODEL BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
PROSES BERPIKIR KRITIS: MODEL BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
Latar belakang: Berpikir kritis merupakan suatu konsep dasar yang terdiri dari proses mental seseorang untuk memperoleh suatu informasi agar proses keperawatan berjalan dengan lanc...

Back to Top