Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PEKERJAAN YANG MENGALAMI REWORK PADA PROYEK PERUMAHAN DI BANDUNG

View through CrossRef
AbstrakKebutuhan rumah pada tahun 2013 mencapai 12 juta unit, sedangkan suplai produksi rumah hanya 250.000 - 400.000 unit/tahun dan ada sekitar 900.000 rumah tangga baru per tahun ada di Indonesia, sehingga perlu haruslah meningkatkan produktivitas pembangunan rumah untuk mengimbanginya. Ada sekitar 102 perumahan menengah dan perumahan mewah yang tersebar di Bandung raya yang sedang aktif dibangun pada tahun 2016. Namun demikian, dalam pelaksanaan pembangunannya tidak jarang atau sering terjadi rework (pekerjaan ulang), yang menyebabkan terjadinya pembengkakan biaya, waktu dan turunnya produktivitas. Kesalahan-kesalahan yang terjadi pada pekerjaan dapat terjadi pada tahap appraisal, internal failure maupun ekternal failure, karena adanya pekerjaan salah yang lolos pada saat kontrol kualitas. Untuk mengetahui pekerjaan mana saja yang paling sering terjadi rework pada saat konstruksi rumah maka dilakukan observasi lapangan pada perumahan menengah dan perumahan mewah, pada saat observasi lapangan akan dicatat pekerjaan apa saja yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang dilakukan rework dan yang tidak dilakukan rework kemudian menganalisis faktor penyebabnya, posisi pekerjaan pada work breakdown structure dan yang lainnya yang dirasa perlu untuk penelitian. Studi literatur digunakan untuk mendukung penelitian terhadap pekerjaan paling sering terjadi rework di lapangan. Dari data observasi lapangan tersebut kemudian dijadikan kuesioner untuk mengetahui rework pada pekerjaan, faktor penyebab rework dan cara untuk meminimalisir rework. Berdasarkan hasil kuesioner, pekerjaan yang paling besar mengalami dampak rework adalah pekerjaan arsitektur dan pekerjaan plumbing dan ME. Untuk dapat mengurangi rework, responden pada rumah menengah dan rumah mewah sepakat bahwa meningkatkan pengawasan di lapangan dan melakukan perencanaan yang matang pada fase desain adalah cara yang paling efektif, mengingat juga bahwa faktor managerial dan faktor desain merupakan faktor yang paling sering menyebabkan rework sehingga pengawasan dan perencanaan sangat penting untuk mengurangi rework.
LPPM-PMP Universitas Siliwangi Tasikmalaya
Title: ANALISIS PEKERJAAN YANG MENGALAMI REWORK PADA PROYEK PERUMAHAN DI BANDUNG
Description:
AbstrakKebutuhan rumah pada tahun 2013 mencapai 12 juta unit, sedangkan suplai produksi rumah hanya 250.
000 - 400.
000 unit/tahun dan ada sekitar 900.
000 rumah tangga baru per tahun ada di Indonesia, sehingga perlu haruslah meningkatkan produktivitas pembangunan rumah untuk mengimbanginya.
Ada sekitar 102 perumahan menengah dan perumahan mewah yang tersebar di Bandung raya yang sedang aktif dibangun pada tahun 2016.
Namun demikian, dalam pelaksanaan pembangunannya tidak jarang atau sering terjadi rework (pekerjaan ulang), yang menyebabkan terjadinya pembengkakan biaya, waktu dan turunnya produktivitas.
Kesalahan-kesalahan yang terjadi pada pekerjaan dapat terjadi pada tahap appraisal, internal failure maupun ekternal failure, karena adanya pekerjaan salah yang lolos pada saat kontrol kualitas.
Untuk mengetahui pekerjaan mana saja yang paling sering terjadi rework pada saat konstruksi rumah maka dilakukan observasi lapangan pada perumahan menengah dan perumahan mewah, pada saat observasi lapangan akan dicatat pekerjaan apa saja yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang dilakukan rework dan yang tidak dilakukan rework kemudian menganalisis faktor penyebabnya, posisi pekerjaan pada work breakdown structure dan yang lainnya yang dirasa perlu untuk penelitian.
Studi literatur digunakan untuk mendukung penelitian terhadap pekerjaan paling sering terjadi rework di lapangan.
Dari data observasi lapangan tersebut kemudian dijadikan kuesioner untuk mengetahui rework pada pekerjaan, faktor penyebab rework dan cara untuk meminimalisir rework.
Berdasarkan hasil kuesioner, pekerjaan yang paling besar mengalami dampak rework adalah pekerjaan arsitektur dan pekerjaan plumbing dan ME.
Untuk dapat mengurangi rework, responden pada rumah menengah dan rumah mewah sepakat bahwa meningkatkan pengawasan di lapangan dan melakukan perencanaan yang matang pada fase desain adalah cara yang paling efektif, mengingat juga bahwa faktor managerial dan faktor desain merupakan faktor yang paling sering menyebabkan rework sehingga pengawasan dan perencanaan sangat penting untuk mengurangi rework.

Related Results

Research on the rework risk core tasks in prefabricated construction in China
Research on the rework risk core tasks in prefabricated construction in China
PurposeThe purpose of this paper is to assess the process of prefabricated construction (PC) and analyze the impacts of rework risk to identify the core tasks for which the rework ...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Abstract. Bandung is one of the diverse cities, we can see the diversity of the city of Bandung with its cultured and religious society, of course, the people of Bandung have the p...
Analisis Investasi Pada Pembangunan Perumahan Nuansa Beringin
Analisis Investasi Pada Pembangunan Perumahan Nuansa Beringin
ABSTRAK   HARI YANTO. Analisis Investasi Pada Pembangunan Perumahan Nuansa Beringin. Dibimbing oleh ZAINURI dan WINAYATI.               Pemilihan perumahan ...
EVALUASI KINERJA WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK GEDUNG X MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE ANALYSIS - MRK
EVALUASI KINERJA WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK GEDUNG X MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE ANALYSIS - MRK
Pembangunan Proyek Gedung X dijadwalkan selesai dalam waktu 16 bulan atau 70 minggu. Namun proyek ini mengalami penambahan waktu pelaksanaan menjadi 27 bulan atau 118 minggu dengan...
Konsumen Perumahan Kepada Developer (Studi Kasus Perumahan di Kabupaten Jember)
Konsumen Perumahan Kepada Developer (Studi Kasus Perumahan di Kabupaten Jember)
Konsumen Perumahan Kepada Developer (Studi Kasus Perumahan di Kabupaten Jember)Product Innovation Effect Of Housing Housing Consumer Confidence To Developer (A Case Study Of Housin...
Pengaruh Kondisi Alat Berat Terhadap Kelancaran Pekerjaan Pada Proyek Pembangunan Kolam Regulasi Nipa – Nipa
Pengaruh Kondisi Alat Berat Terhadap Kelancaran Pekerjaan Pada Proyek Pembangunan Kolam Regulasi Nipa – Nipa
Meneliti pengaruh kondisi alat berat terhadap kelancaran pekerjaan sangat penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja alat berat dan bagaimana hal terseb...

Back to Top