Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pembenaran dan Parousia Menurut Paulus

View through CrossRef
Pembenaran merupakan hal yang selalu dikaitkan dengan hukum. Pembenaran adalah hal yang sesuai dengan keputusan hakim untuk membenarkan orang yang tidak bersalah. Dalam pandangan Yahudi, pembenaran adalah hal yang harus sesuai dengan hukum Taurat. Parousia merupakan hal yang masih menjadi pertanyaan apakah hal itu akan terjadi. Artikel ini hendak menguraikan mengenai pembenaran dan parousia dalam pandangan rasul Paulus serta hubungan antara pembenaran dan paruosia. Dengan pendekatan kaulitatif kepustakaan untuk memperoleh informasi dan data-data tentang pembenaran dan parousia menurut Paulus. Pembenaran adalah deklarasi Allah. Allah berinisiatif untuk membebaskan manusia yang telah berdosa. Dasar pembenaran adalah melalui kematian Kristus, bukan usaha manusia. Manusia dibenarkan dihadapan Allah oleh karena iman kepada Kristus. Parousia dalam pandangan Paulus adalah hal yang pasti akan terjadi. Kedatangan Tuhan seperti seorang pencuri. Pembenaran juga bersifat eskatologis, berhubungan dengan penghakiman pada saat kedatangan Tuhan yang kedua kalinya (parousia). Allah sendiri yang akan menyatakan umat-Nya benar dihadapan-Nya. Oleh karena itu, Paulus senantiasa untuk mendorong dan memberikan nasihat untuk tetap hidup dalam kekudusan sampai kepada akhir zaman. Pembenaran yang diterima bukan hal yang dijadikan untuk berbuat dosa, tetapi sebaliknya. Dalam menantikan kedatangan Kristus kembali (parousia).
Center for Open Science
Title: Pembenaran dan Parousia Menurut Paulus
Description:
Pembenaran merupakan hal yang selalu dikaitkan dengan hukum.
Pembenaran adalah hal yang sesuai dengan keputusan hakim untuk membenarkan orang yang tidak bersalah.
Dalam pandangan Yahudi, pembenaran adalah hal yang harus sesuai dengan hukum Taurat.
Parousia merupakan hal yang masih menjadi pertanyaan apakah hal itu akan terjadi.
Artikel ini hendak menguraikan mengenai pembenaran dan parousia dalam pandangan rasul Paulus serta hubungan antara pembenaran dan paruosia.
Dengan pendekatan kaulitatif kepustakaan untuk memperoleh informasi dan data-data tentang pembenaran dan parousia menurut Paulus.
Pembenaran adalah deklarasi Allah.
Allah berinisiatif untuk membebaskan manusia yang telah berdosa.
Dasar pembenaran adalah melalui kematian Kristus, bukan usaha manusia.
Manusia dibenarkan dihadapan Allah oleh karena iman kepada Kristus.
Parousia dalam pandangan Paulus adalah hal yang pasti akan terjadi.
Kedatangan Tuhan seperti seorang pencuri.
Pembenaran juga bersifat eskatologis, berhubungan dengan penghakiman pada saat kedatangan Tuhan yang kedua kalinya (parousia).
Allah sendiri yang akan menyatakan umat-Nya benar dihadapan-Nya.
Oleh karena itu, Paulus senantiasa untuk mendorong dan memberikan nasihat untuk tetap hidup dalam kekudusan sampai kepada akhir zaman.
Pembenaran yang diterima bukan hal yang dijadikan untuk berbuat dosa, tetapi sebaliknya.
Dalam menantikan kedatangan Kristus kembali (parousia).

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Konflik Rasul Paulus dengan Barnabas dalam mengabarkan injil ditinjau dari kisa para rasul
Konflik Rasul Paulus dengan Barnabas dalam mengabarkan injil ditinjau dari kisa para rasul
Perselisihan Paulus dengan Barnabas seperti yang dicantumkan dalam kitab Kisah Para Rasul. Paulus dan Barnabas sempat bekerja sama dalam pelayanan penyebaran Injil di beberapa ko...
Parosia Menurut Paulus
Parosia Menurut Paulus
Kedatangan Kristus yang kedua kali merupakan penggenapan janji Allah kepada manusia, setelah Kristus mati dan naik ke surga dan firman Tuhan menyaksikan bahwa Ia akan datang kembal...
PEMURIDAN PAULUS KEPADA TIMOTIUS: ANALISA HISTORIS KRITIS 2 TIMOTIUS 3:14-17
PEMURIDAN PAULUS KEPADA TIMOTIUS: ANALISA HISTORIS KRITIS 2 TIMOTIUS 3:14-17
Hubungan antara Paulus dan Timotius dalam Perjanjian Baru merupakan hubungan yang penting bagi perkembangan awal Kekristenan. Meskipun Paulus tidak menikah, dia sering menganggap T...
KONSEP PEMBENARAN MENURUT ROMA 5:1-11 DAN IMPLIKASINYA BAGI GEREJA MASA KINI
KONSEP PEMBENARAN MENURUT ROMA 5:1-11 DAN IMPLIKASINYA BAGI GEREJA MASA KINI
Di kalangan gereja ada yang melihat pembenaran sebagai tindakan Allah supaya orang Kristen bisa masuk surga. Hal ini bertentangan dengan konsep pembenaran sesuai dengan kebenaran A...
Die telos van die unieke tipering van die wederkoms as die parousia van die Seun van die Mens
Die telos van die unieke tipering van die wederkoms as die parousia van die Seun van die Mens
The telos of the unique designation of the Second Coming as the parousia of the Son of Man in Matthew 24. This article investigates the unique and purposeful characterisation of th...
VI I-Teologi Elis
VI I-Teologi Elis
Penulisan ini bertujuan untuk memahami bagaimana semestinya meneladani serta menerapkan pelayanan Paulus pada masa kini oleh seorang pelayan Tuhan. Pelayanan ialah kita mengabdik...

Back to Top