Javascript must be enabled to continue!
View through CrossRef
Meningkatnya jumlah lansia menimbulkan permasalahan komplek bagi lansia, keluarga dan masyarakat. Perubahan fisiologis dan motorik membuat lansia merasa tidak berguna, mengalami demotivasi dan menarik diri dari lingkungan sehingga kebutuhan untuk diperhatikan menjadi berlebih. Perubahan ini sangat berpengaruh terhadap kemandirian lansia. Penelitian bertujuan mengetahui perubahan kemandirian lansia sebelum dan sesudah dilakukan Ocupasi terapi dan Group Psychotheraphy di Panti Sosial Tresna werdha Sabai Nan Aluih Sicincin Kab Padang Pariaman. Penelitian kuantitatif dengan “Quasi Experimental pre and post test with control group dengan 63 orang lansia sebagai responden yang diambil secara purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Index Katz AD. Analisa data menggunakan uji Paired sample t- test dan Independent t test. Hasil penelitian terdapat perbedaan kemandirian lansia sebelum dan sesudah diberi Okupasi terapi dimodifikasi dengan Group Psychotherapy. Terjadi peningkatan kemandirian pada lansia lebih besar dengan diberikan Okupasi terapi dimodifikasi dengan Group Psychotherapy dibandingkan dengan diberikan Okupasi terapi saja. Direkomendasikan kepada perawat di Panti Werdha agar mendapatkan pelatihan Okupasi terapi dimodifikasi dengan Group Psychotherapy sebagai salah satu intervensi dalam upaya peningkatan kemandirian lansia
Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Barat
Title:
Description:
Meningkatnya jumlah lansia menimbulkan permasalahan komplek bagi lansia, keluarga dan masyarakat.
Perubahan fisiologis dan motorik membuat lansia merasa tidak berguna, mengalami demotivasi dan menarik diri dari lingkungan sehingga kebutuhan untuk diperhatikan menjadi berlebih.
Perubahan ini sangat berpengaruh terhadap kemandirian lansia.
Penelitian bertujuan mengetahui perubahan kemandirian lansia sebelum dan sesudah dilakukan Ocupasi terapi dan Group Psychotheraphy di Panti Sosial Tresna werdha Sabai Nan Aluih Sicincin Kab Padang Pariaman.
Penelitian kuantitatif dengan “Quasi Experimental pre and post test with control group dengan 63 orang lansia sebagai responden yang diambil secara purposive sampling.
Instrumen penelitian menggunakan Index Katz AD.
Analisa data menggunakan uji Paired sample t- test dan Independent t test.
Hasil penelitian terdapat perbedaan kemandirian lansia sebelum dan sesudah diberi Okupasi terapi dimodifikasi dengan Group Psychotherapy.
Terjadi peningkatan kemandirian pada lansia lebih besar dengan diberikan Okupasi terapi dimodifikasi dengan Group Psychotherapy dibandingkan dengan diberikan Okupasi terapi saja.
Direkomendasikan kepada perawat di Panti Werdha agar mendapatkan pelatihan Okupasi terapi dimodifikasi dengan Group Psychotherapy sebagai salah satu intervensi dalam upaya peningkatan kemandirian lansia.

