Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

View through CrossRef
Pengembangan fisik lahan pada Daerah Aliran Sungai (DAS)berpengaruh terhadap besaran debit aliran sungai dan perubahan koeefisien pengaliran, sehingga dibutuhkan suatu metode yang akurat dalam mencari informasi tutupan lahanTeknik penginderaan jauh merupakan salah satu cara yang cepat dan mudah dalam pemantauan informasi perubahan tutupan lahan terhadap koeefisien pengaliran di hulu DAS Batang Kuranji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan terhadap koefisien pengaliran pada hulu DAS Batang Kuranji tahun 2017 dan 2018.Pengolahan data dianalisisdengan menggunakan citra 8 Landsat OLI (software Quantum GIS) dengan metode klasifikasi terbimbing (supervised classification)untuk mengelompokkan masing-masing kelas tutupan lahan. Hasil interpretasi data citra landsat OLI 8 pada hulu DAS batang kuranji menunjukkan terjadinya perubahan tutupan lahan dimana peningkatan luas pada kawasan hutan sebesar 283,92 Ha, lahan terbangun 35,06 Ha, persawahan 27 Ha, dan penurunan luas wilayah pada kawasan kebun campuran sebesar 93,68 Ha, lahan kosong 3,16 Ha, semak 277,43 Ha dan kawasan tegalan sebesar 190,95 Ha.Perubahan tutupan lahan mempengaruhi nilai rata-rata koefisien pengaliran, pada tahun 2017 sebesar 0,31 dan tahun 2018 sebesar 0,30. Hal ini mengindikasikan kemampuan infiltrasi pada hulu DAS Batang kuranji semakin baik.
Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Barat
Title:
Description:
Pengembangan fisik lahan pada Daerah Aliran Sungai (DAS)berpengaruh terhadap besaran debit aliran sungai dan perubahan koeefisien pengaliran, sehingga dibutuhkan suatu metode yang akurat dalam mencari informasi tutupan lahanTeknik penginderaan jauh merupakan salah satu cara yang cepat dan mudah dalam pemantauan informasi perubahan tutupan lahan terhadap koeefisien pengaliran di hulu DAS Batang Kuranji.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan terhadap koefisien pengaliran pada hulu DAS Batang Kuranji tahun 2017 dan 2018.
Pengolahan data dianalisisdengan menggunakan citra 8 Landsat OLI (software Quantum GIS) dengan metode klasifikasi terbimbing (supervised classification)untuk mengelompokkan masing-masing kelas tutupan lahan.
Hasil interpretasi data citra landsat OLI 8 pada hulu DAS batang kuranji menunjukkan terjadinya perubahan tutupan lahan dimana peningkatan luas pada kawasan hutan sebesar 283,92 Ha, lahan terbangun 35,06 Ha, persawahan 27 Ha, dan penurunan luas wilayah pada kawasan kebun campuran sebesar 93,68 Ha, lahan kosong 3,16 Ha, semak 277,43 Ha dan kawasan tegalan sebesar 190,95 Ha.
Perubahan tutupan lahan mempengaruhi nilai rata-rata koefisien pengaliran, pada tahun 2017 sebesar 0,31 dan tahun 2018 sebesar 0,30.
Hal ini mengindikasikan kemampuan infiltrasi pada hulu DAS Batang kuranji semakin baik.

Back to Top