Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISA KUALITATIF FORMALIN PADA SAMPEL IKAN ASIN DI PASAR SEDERHANA KOTA BANDUNG

View through CrossRef
Ikan asin merupakan salah satu makanan dengan sumber nutrisi lengkap yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia namun sangat mudah mengalami pembusukan. Cepatnya proses pembusukan pada ikan asin mengakibatkan banyaknya pedagang yang menggunakan formalin sebagai pengawet ikan asin. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1168/Menkes/PER/X/1999 menyatakan bahwa formalin merupakan bahan pengawet yang dilarang untuk digunakan sebagai pengawet makanan karena dapat menyebabkan kerusakan pada saluran pencernaan, ginjal, hati dan paru-paru, bahkan dapat menyebabkan kanker. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi kandungan formalin pada ikan asin yang dijual di Pasar Sederhana Kota Bandung. Penelitian ini dilaksanakan dengan pengambilan sampel ikan asin di Pasar Sederhana Kota Bandung. Pengujian analisa kualitatif formalin dilaksanakan di Laboratorium Bidang Pengujian Kimia Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Bandung pada Oktober 2020. Dilakukan identifikasi formalin sebanyak 25 sampel ikan secara kolorimetri menggunakan test kit MERCK. Berdasarkan pengelompokan jenis ikan asin didapatkan hasil positif sebesar 20 % pada ikan asin teri jengki,  dan 100% pada ikan asin cucut, sedangkan untuk kategori ikan asin kapas, cumi, dan sepat tidak mengandung formalin. Kesimpulan dari penelitian ini adalah 24% ikan asin yang beredar di Pasar Sederhana Kota Bandung positif mengandung formalin. Kelompok yang paling banyak mengandung formalin adalah ikan asin cucut.
Title: ANALISA KUALITATIF FORMALIN PADA SAMPEL IKAN ASIN DI PASAR SEDERHANA KOTA BANDUNG
Description:
Ikan asin merupakan salah satu makanan dengan sumber nutrisi lengkap yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia namun sangat mudah mengalami pembusukan.
Cepatnya proses pembusukan pada ikan asin mengakibatkan banyaknya pedagang yang menggunakan formalin sebagai pengawet ikan asin.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1168/Menkes/PER/X/1999 menyatakan bahwa formalin merupakan bahan pengawet yang dilarang untuk digunakan sebagai pengawet makanan karena dapat menyebabkan kerusakan pada saluran pencernaan, ginjal, hati dan paru-paru, bahkan dapat menyebabkan kanker.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi kandungan formalin pada ikan asin yang dijual di Pasar Sederhana Kota Bandung.
Penelitian ini dilaksanakan dengan pengambilan sampel ikan asin di Pasar Sederhana Kota Bandung.
Pengujian analisa kualitatif formalin dilaksanakan di Laboratorium Bidang Pengujian Kimia Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Bandung pada Oktober 2020.
Dilakukan identifikasi formalin sebanyak 25 sampel ikan secara kolorimetri menggunakan test kit MERCK.
Berdasarkan pengelompokan jenis ikan asin didapatkan hasil positif sebesar 20 % pada ikan asin teri jengki,  dan 100% pada ikan asin cucut, sedangkan untuk kategori ikan asin kapas, cumi, dan sepat tidak mengandung formalin.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah 24% ikan asin yang beredar di Pasar Sederhana Kota Bandung positif mengandung formalin.
Kelompok yang paling banyak mengandung formalin adalah ikan asin cucut.

Related Results

PENURUNAN KADAR FORMALIN DALAM IKAN ASIN TERI NASI MELALUI PERENDAMAN DALAM CUKA MAKAN
PENURUNAN KADAR FORMALIN DALAM IKAN ASIN TERI NASI MELALUI PERENDAMAN DALAM CUKA MAKAN
Ikan asin teri nasi relatif digemari oleh masyarakat, akan tetapi masih banyak yang mengandung formalin, khususnya di Yogyakarta. Salah satu upaya dapatdilakukan untuk mereduksi ka...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...
Efek Teratogenik Ikan Tuna Yang Mengandung Formalin Pada Fetus Mencit
Efek Teratogenik Ikan Tuna Yang Mengandung Formalin Pada Fetus Mencit
Penelitian efek teratogenik ikan tuna yang mengandung formalin pada fetus mencit putih telah dilakukan.  Penelitian dilakukan pada 20 ekor mencit betina hamil yang dibagi menjadi 5...
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Abstract. Bandung is one of the diverse cities, we can see the diversity of the city of Bandung with its cultured and religious society, of course, the people of Bandung have the p...
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui jenis ikan unggul di OKU Timur. 2) Untuk mengetahui pertumbuhan komoditas subsektor perikanan di OKU Timur. Hasil penel...

Back to Top