Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pembelajaran CTL Sebagai Strategi Peningkatan General Life Skill Khususnya Kecakapan Berpikir Rasional Dan Kecakapan Berpikir Sosial

View through CrossRef
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang meliputi tiga siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 9 Kabupaten Sorong dengan penerapan pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning). Dengan penerapan CTL adalah pembelajaran dapat meningkatkan kecakapan berpikir rasional dan kecakapan sosial siswa. Data kemajuan hasil tindakan diperoleh dari angket kecakapan berpikir rasional kecakapan sosial, lembar observasi KBM, observasi tanya jawab wawancara, learning logs, jurnal guru, dan hasil ulangan.  Hasil tindakan menunjukkan pada tiap-tiap siklus kecakapan berpikir rasional dan kecakapan sosial meningkat.  Kecakapan berpikir rasional dan kecakapan sosial siswa pada kondisi awal sebesar 10%, dan 10% sedangkan pada akhir penelitian mencapai 80% dan 90%.  Total pencapaian kecakapan berpikir rasional dan kecakapan berpikir sosial pada akhir penelitian sebesar 85% melampaui batas perkiraan yaitu sebesar 75%, dengan demikian pembelajaran CTL teruji yaitu dapat meningkatkan general life skill pada kecakapan berpikir rasional dan kecakapan berpikir sosial.  Respon siswa secara kualitatif menyenangkan dan materi mudah dipahami.  Hasil ketuntasan belajar meningkat dari 25% menjadi 90% sedangkan kinerja guru juga meningkat dari 75% menjadi 95%.
Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong
Title: Pembelajaran CTL Sebagai Strategi Peningkatan General Life Skill Khususnya Kecakapan Berpikir Rasional Dan Kecakapan Berpikir Sosial
Description:
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang meliputi tiga siklus.
Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi.
Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 9 Kabupaten Sorong dengan penerapan pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning).
Dengan penerapan CTL adalah pembelajaran dapat meningkatkan kecakapan berpikir rasional dan kecakapan sosial siswa.
Data kemajuan hasil tindakan diperoleh dari angket kecakapan berpikir rasional kecakapan sosial, lembar observasi KBM, observasi tanya jawab wawancara, learning logs, jurnal guru, dan hasil ulangan.
  Hasil tindakan menunjukkan pada tiap-tiap siklus kecakapan berpikir rasional dan kecakapan sosial meningkat.
  Kecakapan berpikir rasional dan kecakapan sosial siswa pada kondisi awal sebesar 10%, dan 10% sedangkan pada akhir penelitian mencapai 80% dan 90%.
  Total pencapaian kecakapan berpikir rasional dan kecakapan berpikir sosial pada akhir penelitian sebesar 85% melampaui batas perkiraan yaitu sebesar 75%, dengan demikian pembelajaran CTL teruji yaitu dapat meningkatkan general life skill pada kecakapan berpikir rasional dan kecakapan berpikir sosial.
  Respon siswa secara kualitatif menyenangkan dan materi mudah dipahami.
  Hasil ketuntasan belajar meningkat dari 25% menjadi 90% sedangkan kinerja guru juga meningkat dari 75% menjadi 95%.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kecakapan Lulusan Program Studi Teologi yang Menjawab Kebutuhan Gereja
Kecakapan Lulusan Program Studi Teologi yang Menjawab Kebutuhan Gereja
Ada indikasi pengguna lulusan kurang puas dengan kecakapan lulusan di STT Kristus Alfa Omega. Berdasarkan permasalahan ini, maka penelitian ini berfokus meneliti; Pertama, seberapa...
IMPLEMENTASI KURIKULUM KECAKAPAN MENYIMAK KEPADA SANTRI ICBB YOGYAKARTA
IMPLEMENTASI KURIKULUM KECAKAPAN MENYIMAK KEPADA SANTRI ICBB YOGYAKARTA
Kecakapan aktif dalam bahasa Arab diantaranya: kecakapan Istima’ dan kecakapan kalam. Terdapat berbagai kecakapan berbahasa yang baiknya dipelajari oleh...
Ujian tengah semester mata kuliah strategi pembelajaran Sejarah Romein Armando 1810111310014
Ujian tengah semester mata kuliah strategi pembelajaran Sejarah Romein Armando 1810111310014
Hasil analisis dokumen untuk pernyataan 1a.Model pembelajran yang sesuai agar siswa mampu berpikir historis adalah diskusi , guru dapat memberikan sebuah kasus atau topik yang dap...
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
ABSTRAK: Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi posi...
KARAKTERISTIK BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
KARAKTERISTIK BERPIKIR KRITIS DALAM PROSES KEPERAWATAN
Latar Belakang: Karakteristik berpikir kritis dalam keperawatan pada prinsipnya merupakan suatu kesatuan dari berpikir ( thinking), merasakan (feeling), dan melakukan (doing).Tu...

Back to Top