Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS PENYUSUNAN RTBL KAWASAN BOLIHUTU’O KABUPATEN BOALEMO SEBAGAI DESTINASI WISATA
View through CrossRef
Kawasan Bolihutu’o berada di Kabupaten Boalemo Kecamatan Botumoito yang berjarak kurang lebih 130 km dari Kota Gorontalo. Kawasan ini memiliki posisi yang strategis berada di Ibu Kota Kecamatan, dan dilalui oleh jalur trans Sulawesi, karena lokasinya yang strategis dan memiliki potensi, bolihutu’o dikembangkan menjadi kawasan wisata yaitu Pantai Bolihutu’o. Pantai Bolihutuo merupakan salah satu obyek wisata alternatif untuk menghabiskan akhir pekan. Menurut hasil penelitian tercatat sejak bulan Maret hingga Agustus tahun 2020, jumlah pengunjung pada kawasan wisata Pantai Bolihutu’o mencapai 19.350 pengunjung. Jumlah pengunjung mengalami penurunan pada bulan Juli dan pada bulan Agustus, hal ini di pengaruhi oleh kurangnya fasilitas serta strategi pengelolaan yang belum sesuai pada Kawasan Objek Wisata Pantai Bolihutuo Kabupaten Boalemo. Penelitian ini bertujuan sebagai kajian Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) pada Kawasan Objek Wisata Pantai Bolihutu’o. Metode penelitian ialah kualitatif, metode kualitatif dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, Hasil kajian RTBL Kawasan Bolihutu’o Kabupaten Boalemo didasarkan atas beberapa analisis, meliputi analisis kawasan makro yang meliputi letak geografis, prospek pertumbuhan ekonomi, daya dukung fisik dan lingkungan, daya dukung prasarana dan fasilitas lingkungan. Analisis kawasan mikro meliputi analisis kesesuaian dan kelayakan lahan, penggunaan lahan, dan analisis koofisien bangunan. Masing-masing analisis yang digunakan memberikan penilaian mengenai penyusunan RTBL Kawasan Bolihutu’o Kabupaten Boalemo.
Title: ANALISIS PENYUSUNAN RTBL KAWASAN BOLIHUTU’O KABUPATEN BOALEMO SEBAGAI DESTINASI WISATA
Description:
Kawasan Bolihutu’o berada di Kabupaten Boalemo Kecamatan Botumoito yang berjarak kurang lebih 130 km dari Kota Gorontalo.
Kawasan ini memiliki posisi yang strategis berada di Ibu Kota Kecamatan, dan dilalui oleh jalur trans Sulawesi, karena lokasinya yang strategis dan memiliki potensi, bolihutu’o dikembangkan menjadi kawasan wisata yaitu Pantai Bolihutu’o.
Pantai Bolihutuo merupakan salah satu obyek wisata alternatif untuk menghabiskan akhir pekan.
Menurut hasil penelitian tercatat sejak bulan Maret hingga Agustus tahun 2020, jumlah pengunjung pada kawasan wisata Pantai Bolihutu’o mencapai 19.
350 pengunjung.
Jumlah pengunjung mengalami penurunan pada bulan Juli dan pada bulan Agustus, hal ini di pengaruhi oleh kurangnya fasilitas serta strategi pengelolaan yang belum sesuai pada Kawasan Objek Wisata Pantai Bolihutuo Kabupaten Boalemo.
Penelitian ini bertujuan sebagai kajian Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) pada Kawasan Objek Wisata Pantai Bolihutu’o.
Metode penelitian ialah kualitatif, metode kualitatif dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, Hasil kajian RTBL Kawasan Bolihutu’o Kabupaten Boalemo didasarkan atas beberapa analisis, meliputi analisis kawasan makro yang meliputi letak geografis, prospek pertumbuhan ekonomi, daya dukung fisik dan lingkungan, daya dukung prasarana dan fasilitas lingkungan.
Analisis kawasan mikro meliputi analisis kesesuaian dan kelayakan lahan, penggunaan lahan, dan analisis koofisien bangunan.
Masing-masing analisis yang digunakan memberikan penilaian mengenai penyusunan RTBL Kawasan Bolihutu’o Kabupaten Boalemo.
Related Results
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
Pengembangan Kawasan Wisata Waduk Gondang Berbasis Faktor Minat Masyarakat
Pengembangan Kawasan Wisata Waduk Gondang Berbasis Faktor Minat Masyarakat
Potensi wisata di kabupaten Lamongan berupa potensi wisata alam, wisata budaya, dan wisata buatan. Salah satu potensi wisata alam yang menjadi prioritas pengembangan pariwisata ada...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...
Identifikasi Kesesuaian Atraksi Wisata Pantai Berdasarkan Daya Tampung dan Daya Dukung
Identifikasi Kesesuaian Atraksi Wisata Pantai Berdasarkan Daya Tampung dan Daya Dukung
Abstract. Pangandaran Beach has various kinds of tourist attractions such as beach recreation areas, watersport, swimming, snorkeling, mangrove tourism and camping, but these touri...
Penataan Kawasan Wisata Danau Teratai Di Boalemo Dengan Pendekatan Arsitektur Ekologi
Penataan Kawasan Wisata Danau Teratai Di Boalemo Dengan Pendekatan Arsitektur Ekologi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, merencanakan dan merancang konsep penataan Kawasan Wisata Telaga Teratai di Boalemo sesuai dengan fungsi utamanya sebagai tempat rekrea...
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
Wisata Bongan saat ini tengah dikembangkan untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa wisata ini memiliki beragam potensi wisata, baik itu ...

