Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Edukasi tentang kemandirian masyarakat dalam menghadapi pandemi pada Majelis Taklim Darun Nisa’ Kota Semarang

View through CrossRef
Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan selama pandemi Covid-19 ini bertujuan membekali masyarakat sehingga memiliki pengetahuan, kemampuan dan motivasi dalam menghadapi badai Covid-19. Adanya edukasi dan pendampingan ini diharapkan masyarakat siap dalam mengantisipasi semakin bertambahnya sebaran virus Covid-19 melalui penerapan pola hidup sehat dan bermasyarakat sesuai protokol kesehatan. Selain itu, masyarakat  diharapkan mampu mandiri secara ekonomi, kebutuhan dan kebertahanan hidup tetap terpenuhi. Selama masa pandemi ini, roda perekonomian dituntut untuk terus berputar, semua kebutuhan hidup juga harus terpenuhi. Pengabdian ini menggunakan metode pendampingan dan pengedukasian masyarakat sasaran melalui Majelis Taklim Darun Nisa’ Masjid Baitussalam di Kelurahan Ngaliyan, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat pada Majelis Taklim Darun Nisa’ adalah  jamaah telah memiliki kemampuan, kemandirian dan motivasi dalam berpartisipasi dengan melakukan upaya preventif dalam pencegahan penularan dan memutus penyebaran virus Covid-19 melalui perilaku hidup sehat dalam bermasyarakat, serta  dapat memberikan penguatan peran Majelis Taklim Darun Nisa’ dalam penanganan Covid-19 guna mewujudkan kampung amanah yang tangguh. This community service during the Covid-19 pandemic aims to equip the community with the knowledge, abilities, and motivation to face the Covid-19 storm. With this education and assistance, it is hoped that the community will be ready to anticipate the increasing spread of the Covid-19 virus through the application of a healthy and social lifestyle according to health protocols. In addition, the community is expected to be able to be economically independent, and their needs and survival will still be met. During this pandemic, the wheels of the economy are required to keep turning, and all the necessities of life must also be met. This service uses the method of mentoring and educating the target community through the Taklim Council of Darun Nisa' Baitussalam Mosque in Ngaliyan Village, Ngaliyan District, Semarang City. The result of community service activities at the Darun Nisa' Taklim Council is that the congregation has the ability, independence, and motivation to participate by making preventive efforts in preventing transmission and breaking the spread of the Covid-19 virus through healthy living behavior in society, and can strengthen the role of the Taklim Council. Darun Nisa' in handling Covid-19 to create a strong mandate for the village.
Title: Edukasi tentang kemandirian masyarakat dalam menghadapi pandemi pada Majelis Taklim Darun Nisa’ Kota Semarang
Description:
Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan selama pandemi Covid-19 ini bertujuan membekali masyarakat sehingga memiliki pengetahuan, kemampuan dan motivasi dalam menghadapi badai Covid-19.
Adanya edukasi dan pendampingan ini diharapkan masyarakat siap dalam mengantisipasi semakin bertambahnya sebaran virus Covid-19 melalui penerapan pola hidup sehat dan bermasyarakat sesuai protokol kesehatan.
Selain itu, masyarakat  diharapkan mampu mandiri secara ekonomi, kebutuhan dan kebertahanan hidup tetap terpenuhi.
Selama masa pandemi ini, roda perekonomian dituntut untuk terus berputar, semua kebutuhan hidup juga harus terpenuhi.
Pengabdian ini menggunakan metode pendampingan dan pengedukasian masyarakat sasaran melalui Majelis Taklim Darun Nisa’ Masjid Baitussalam di Kelurahan Ngaliyan, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.
Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat pada Majelis Taklim Darun Nisa’ adalah  jamaah telah memiliki kemampuan, kemandirian dan motivasi dalam berpartisipasi dengan melakukan upaya preventif dalam pencegahan penularan dan memutus penyebaran virus Covid-19 melalui perilaku hidup sehat dalam bermasyarakat, serta  dapat memberikan penguatan peran Majelis Taklim Darun Nisa’ dalam penanganan Covid-19 guna mewujudkan kampung amanah yang tangguh.
This community service during the Covid-19 pandemic aims to equip the community with the knowledge, abilities, and motivation to face the Covid-19 storm.
With this education and assistance, it is hoped that the community will be ready to anticipate the increasing spread of the Covid-19 virus through the application of a healthy and social lifestyle according to health protocols.
In addition, the community is expected to be able to be economically independent, and their needs and survival will still be met.
During this pandemic, the wheels of the economy are required to keep turning, and all the necessities of life must also be met.
This service uses the method of mentoring and educating the target community through the Taklim Council of Darun Nisa' Baitussalam Mosque in Ngaliyan Village, Ngaliyan District, Semarang City.
The result of community service activities at the Darun Nisa' Taklim Council is that the congregation has the ability, independence, and motivation to participate by making preventive efforts in preventing transmission and breaking the spread of the Covid-19 virus through healthy living behavior in society, and can strengthen the role of the Taklim Council.
Darun Nisa' in handling Covid-19 to create a strong mandate for the village.

Related Results

Strategi Dakwah Majelis At-tazkiyah Dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Pemuda
Strategi Dakwah Majelis At-tazkiyah Dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Pemuda
  Abstract. Majelis Ta’lim serves as a learning forum with the purpose of studying and teaching religious knowledge, particularly in Islam. It is generally attended by individuals...
HEALTH EXAMINATION OF CONGREGATIONS OF MAJELIS TAKLIM ATHOYYIBAH KEMUNING (ATHOYYIBAH KEMUNING ISLAMIC LEARNING INSTITUTION) SOUTH JAKARTA
HEALTH EXAMINATION OF CONGREGATIONS OF MAJELIS TAKLIM ATHOYYIBAH KEMUNING (ATHOYYIBAH KEMUNING ISLAMIC LEARNING INSTITUTION) SOUTH JAKARTA
The Athoyyibah Islamic Learning Institution, commonly known as Majelis Taklim Athoyyibah, attracts a consistent crowd of congregations. Approximately 70 individuals gather at Majel...
REFORMULASI KURIKULUM MAJLIS TAKLIM DI ERA TRANSFORMASI DIGITAL
REFORMULASI KURIKULUM MAJLIS TAKLIM DI ERA TRANSFORMASI DIGITAL
This research aims to formulate the curriculum formulation of the majelis taklim in the era of digital transformation. This research model is library research using qualitative res...
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG CITRA KOTA CIMAHI SEBAGAI KAWASAN MILITER
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG CITRA KOTA CIMAHI SEBAGAI KAWASAN MILITER
Citra Kota Cimahi Sebagai Kawasan Militer telah dicanangkan pada bulan Februari tahun 2010 yang lalu, pencanangan ini dilakukan oleh pihak pemerintah Kota Cimahi beserta jajaran in...
Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Jamaah Majlis Taklim
Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Jamaah Majlis Taklim
Tulisan ini ingin membahas tentang upaya pemberdayaan ekonomi pada lembaga kegiatan keagamaan bernama majlis taklim. Pertanyaan penelitian dirumuskan apakah pemberdayaan ekonomi pa...
Peran Buya Gusrizal Gazahar di Majelis Ulama Indonesia Sumatra Barat
Peran Buya Gusrizal Gazahar di Majelis Ulama Indonesia Sumatra Barat
AbstrakMUI Sumatra Barat masa kepemimpinan Buya Gusrizal Gazahar memahami pergolakan dan perubahan sosial seperti perubahan. Masa kepemimpinnya di Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sum...

Back to Top