Javascript must be enabled to continue!
Teknik Sinemaedukasi Berbasis Structure Learning Approach (SLA) Dalam Bimbingan Kelompok Untuk Mengembangkan Perilaku Asertif Siswa SMP
View through CrossRef
Remaja awal, dengan rentang usia 13-15 tahun, setara dengan usia siswa SMP. Pada tahap ini, mereka sering mengalami gejolak emosi yang labil, membuat mereka cemas akan penolakan dari teman sebayanya. Penting bagi remaja awal untuk mengembangkan perilaku asertif, yang memungkinkan mereka mengekspresikan perasaan tanpa menyakiti orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sinemaedukasi berbasis Structure Learning Approach (SLA) dalam bimbingan kelompok untuk meningkatkan perilaku asertif siswa SMP. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui database Google Scholar dan ScienceDirect, ditemukan 12 artikel yang dikaji lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinemaedukasi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang perilaku asertif. Pendekatan SLA yang terstruktur membantu siswa mengembangkan perilaku ini secara bertahap, sementara bimbingan kelompok memungkinkan mereka belajar bersama secara mendalam. Metode ini dapat membantu konselor menciptakan lingkungan yang mendukung komunikasi yang baik dan asertif.
Kata kunci: bimbingan kelompok, sinemaedukasi, structure learning approach
Universitas PGRI Yogyakarta
Title: Teknik Sinemaedukasi Berbasis Structure Learning Approach (SLA) Dalam Bimbingan Kelompok Untuk Mengembangkan Perilaku Asertif Siswa SMP
Description:
Remaja awal, dengan rentang usia 13-15 tahun, setara dengan usia siswa SMP.
Pada tahap ini, mereka sering mengalami gejolak emosi yang labil, membuat mereka cemas akan penolakan dari teman sebayanya.
Penting bagi remaja awal untuk mengembangkan perilaku asertif, yang memungkinkan mereka mengekspresikan perasaan tanpa menyakiti orang lain.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sinemaedukasi berbasis Structure Learning Approach (SLA) dalam bimbingan kelompok untuk meningkatkan perilaku asertif siswa SMP.
Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui database Google Scholar dan ScienceDirect, ditemukan 12 artikel yang dikaji lebih lanjut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinemaedukasi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang perilaku asertif.
Pendekatan SLA yang terstruktur membantu siswa mengembangkan perilaku ini secara bertahap, sementara bimbingan kelompok memungkinkan mereka belajar bersama secara mendalam.
Metode ini dapat membantu konselor menciptakan lingkungan yang mendukung komunikasi yang baik dan asertif.
Kata kunci: bimbingan kelompok, sinemaedukasi, structure learning approach.
Related Results
Keefektifan Bimbingan Kelompok Teknik Sinemaedukasi untuk Mengembangkan Kesadaran Sosial Siswa Reguler Terhadap Siswa Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Inklusi
Keefektifan Bimbingan Kelompok Teknik Sinemaedukasi untuk Mengembangkan Kesadaran Sosial Siswa Reguler Terhadap Siswa Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Inklusi
Bimbingan kelompok teknik sinemaedukasi merupakan salah satu layanan dalam bimbingan dan konseling yang berorientasi pada perkembangan siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk menge...
Pengembangan Panduan Bimbingan Kelompok Teknik Sinemaedukasi Berbasis E-Book Untuk Mencegah Prokrastinasi Akademik Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)
Pengembangan Panduan Bimbingan Kelompok Teknik Sinemaedukasi Berbasis E-Book Untuk Mencegah Prokrastinasi Akademik Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)
Prokrastinasi akademik merupakan perilaku yang meliputi pada unsur-unsur penundaan, dampak yang dapat ditimbulkan diantaranya kecemasan berlebih dan tingkat stress yang tinggi, dar...
PENERAPAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENGURANGI KASUS BULLYING SISWA KELAS VII SMP CERDAS MURNI TEMBUNG
PENERAPAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENGURANGI KASUS BULLYING SISWA KELAS VII SMP CERDAS MURNI TEMBUNG
Penelitian ini berjudul, “Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Mengurangi Kasus Bullying Siswa Kelas VII SMP Cerdas Murni Tembung” yang dilatarbelakangi dengan banyaknya teri...
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK MELALUI METODE MUHASABAH TERHADAP PEMBENTUKAN PERILAKU RELIGIUS SISWA
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK MELALUI METODE MUHASABAH TERHADAP PEMBENTUKAN PERILAKU RELIGIUS SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap pembentukan perilaku religius siswa melalui metode muhasabah. Desain yang digunakan adal...
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....
Optimalisasi Bimbingan Pra- Nikah di Kantor Urusan Agama
Optimalisasi Bimbingan Pra- Nikah di Kantor Urusan Agama
Pre Marriage Marriage Guidance comes because of the need, with the increasing number of divorce cases that occur in the community of Ujung Berung Subdistrict, it also indicates tha...
Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal Berbasis Problem Based Learning Terhadap Kepercayaan Diri Siswa
Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal Berbasis Problem Based Learning Terhadap Kepercayaan Diri Siswa
Tujuan penelitian adalah untuk: (1) Mengetahui gambaran kepercayaan diri siswa ; (2) Mengetahui gambaran pelaksanaan Layanan Bimbingan Klasikal Berbasis PBL (Problem Based Learning...
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DAN PENGETAHUAN SISWA DENGAN PERILAKU BULLYING PADA SISWA KELAS XI MENDEL SMA KRISTEN RANTEPAO TAHUN 2024
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DAN PENGETAHUAN SISWA DENGAN PERILAKU BULLYING PADA SISWA KELAS XI MENDEL SMA KRISTEN RANTEPAO TAHUN 2024
Salah satu perilaku bullying yang masih sering terjadi pada siswa kelas XI Mendel SMA Kristen Rantepao Tahun 2024 yaitu bentuk perilaku bullying verbal seperti mengejek temannya de...


