Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Dukungan Sosial dan Regulasi Emosi dengan Quarter Life Crisis Mahasiswa

View through CrossRef
Kecemasan terhadap masa depan, finansial dan perkerjaan, kurangnya kepercayaan diri, keraguan dalam memutuskan pilihan, tertekan dengan tuntutan lingkungan, serta seringkali terlibat dalam permasalahan hubungan dengan orang terdekat menyebabkan quarter life crisis yang berpengaruh pada kesehatan mental individu. Faktor penyebabnya yaitu dari internal (regulasi emosi) dan eksternal (dukungan sosial. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan regulasi emosi dengan quarter life crisis. Penelitian menggunakan rancangan penelitian korelasional. Sampel penelitian sejumlah 175 mahasiswa, menggunakan metode simple random sampling dalam pengambilan sampel. Teknik analisis dengan analisis korelasi berganda. Instrumen penelitian menggunakan skala dukungan sosial, skala regulasi emosi, dan skala quarter life crisis ketiganya sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian uji korelasi berganda menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.00 terhadap hubungan X1 (dukungan sosial) dan Y (quarter life crisis) maka ada hubungan antar keduanya, lalu pada hubungan X2 (regulasi emosi) dan Y (quarter life crisis) menunjukkan nilai signifikansi 0,395 maka tidak ada hubungan signifikan antar keduanya, sedangkan hubungan X1 dan X2 dengan Y menunjukkan signifikansi 0,00 maka terdapat hubungan secara simultan antar ketiganya.
Title: Hubungan Dukungan Sosial dan Regulasi Emosi dengan Quarter Life Crisis Mahasiswa
Description:
Kecemasan terhadap masa depan, finansial dan perkerjaan, kurangnya kepercayaan diri, keraguan dalam memutuskan pilihan, tertekan dengan tuntutan lingkungan, serta seringkali terlibat dalam permasalahan hubungan dengan orang terdekat menyebabkan quarter life crisis yang berpengaruh pada kesehatan mental individu.
Faktor penyebabnya yaitu dari internal (regulasi emosi) dan eksternal (dukungan sosial.
Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan regulasi emosi dengan quarter life crisis.
Penelitian menggunakan rancangan penelitian korelasional.
Sampel penelitian sejumlah 175 mahasiswa, menggunakan metode simple random sampling dalam pengambilan sampel.
Teknik analisis dengan analisis korelasi berganda.
Instrumen penelitian menggunakan skala dukungan sosial, skala regulasi emosi, dan skala quarter life crisis ketiganya sudah teruji validitas dan reliabilitasnya.
Hasil penelitian uji korelasi berganda menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.
00 terhadap hubungan X1 (dukungan sosial) dan Y (quarter life crisis) maka ada hubungan antar keduanya, lalu pada hubungan X2 (regulasi emosi) dan Y (quarter life crisis) menunjukkan nilai signifikansi 0,395 maka tidak ada hubungan signifikan antar keduanya, sedangkan hubungan X1 dan X2 dengan Y menunjukkan signifikansi 0,00 maka terdapat hubungan secara simultan antar ketiganya.

Related Results

Dinamika Emosi Tokoh Kinan dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf
Dinamika Emosi Tokoh Kinan dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dinamika emosi Kinan dalam novel Layangan Putus Karya Mommy Asf. Pendekatan yang digunakan adalah Psikologi Sastra. Metode yang d...
Peran Regulasi Emosi Terhadap Stres Akademik Pada Mahasiswa Pemegang Beasiswa
Peran Regulasi Emosi Terhadap Stres Akademik Pada Mahasiswa Pemegang Beasiswa
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peran regulasi emosi terhadap stres akademik pada mahasiswa pemegang beasiswa Universitas Islam Indonesia. Peneli...
Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Dukungan sosial teman sebaya dan kejadian ide bunuh diri pada mahasiswa
Background: Mental health is said to be good when the brain feels calm and relaxed, allowing a person to appreciate others and enjoy everyday life. People who have mental health ar...
Self-Efficacy dan Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Keperawatan
Self-Efficacy dan Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Keperawatan
Quarter life crisis adalah periode transisi kritis yang sering dialami oleh mahasiswa, ditandai oleh kekhawatiran, kegelisahan, dan kurangnya kepercayaan diri. self-efficacy atau e...
HUBUNGAN RELIGIUSITAS ISLAM DAN REGULASI EMOSI MAHASISWA UNTUK TERCAPAINYA SDGS KE-3
HUBUNGAN RELIGIUSITAS ISLAM DAN REGULASI EMOSI MAHASISWA UNTUK TERCAPAINYA SDGS KE-3
Religiusitas Islam merupakan hal penting untuk diperhatikan, khususnya pada seorang muslim. Hal ini karena religiusitas Islam berperan terhadap seluruh aspek kehidupan manusia, tid...
Upaya Meningkatkan Regulasi Diri Pada Mahasiswa
Upaya Meningkatkan Regulasi Diri Pada Mahasiswa
Abstract Self-regulation is one of the abilities that everyone must have in order to achieve goals based on the desired standards. This article aims to discuss self-regulation of a...
Dukungan Sosial dengan Kebermaknaan Hidup pada Pasien ODHA
Dukungan Sosial dengan Kebermaknaan Hidup pada Pasien ODHA
HIV/AIDS is a chronic disease, if this condition is experienced for a long period of time it can lead to thoughts of life being meaningless. The meaning of life is important for so...
Catatan dari Managing Editor
Catatan dari Managing Editor
Salam sejahtera, Tahun 2020 ini menandakan awal dari akhir sebuah dekade dimana terjadi berbagai perubahan sosial dan teknologi. Pertama, diketahui bahwa teknologi internet dan me...

Back to Top