Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF <em>HANA</em> (HIDUNG) PADA CERPEN “HANA” KARYA AKUTAGAWA RYUNOSUKE

View through CrossRef
AbstrakPenelitian ini tentang makna denotatif dan konotatif hana (hidung) dalam cerpen “Hana” karya Akutagawa Ryunosukae. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna hidung yang ditulis oleh Akutagawa baik dalam makna denotatif maupun konotatif. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna hidung dalam cerpen “Hana” yang dikembangkan oleh Akutagawa sebagai berikut: 1) Makna denotatif 身体 berarti fisik, terbagi dalam dua kelompok makna, yaitu 長い鼻 (hidung panjang), dan 短い鼻 (hidung pendek), 2) Makna konotatif 内心 (internal) terbagi dalam empat kelompok makna, yaitu苦しみ (penderitaan), がっかり(kekecewaan),幸せ (kebahagiaan), 動力 (usaha tokoh), 3) Makna konotatif 外心 (eksternal) yang terdiri atas tiga kelompok makna, yaitu 話 (pembicaraan), 妻 (istri), dan 嘲笑 (bahan ejekan). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kata hana (hidung) selain mengandung makna denotatif,  kata hidung juga dikembangkan oleh Akutagawa dalam makna konotatif.Kata kunci: makna denotatif, makna konotatif, hana (hidung), cerpenABSTRACTThis research is about denotative and  connotative meanings of hana (nose) in Akutagawa Ryunosuke’s  short story entitled “Hana”. The purpose of this study is to find out the meanings of the word hana (nose )both denotatively and connotatively. The research method used in this study was qualitative one. The technigues used in collecting data were reading and taking notes. The results showed that the meanings of nose in Hana's short story developed by Akutagawa are as follows: 1)denotatively, 身体  means physical performace of nose which is divided into two categories, namely 長い鼻 (long nose), and 短い鼻 (short nose), 2)connonatively 内心 (internal) is segmented into three categories, such as 苦しみ (suffering)、がっかり(disappointment)、幸せ happiness), 3) 動力 (the character’s effort), 4) 外心 (external) which is classified into three group of meanings, those are 話 (talking material), 妻 (wife), and 嘲笑 (ridicule). Based on the result,, it can be concluded that the word hana (nose) in this short story not only has denotative meanings but also connotative ones.keywords: connotative meanings, denotative meanings, hana (nose), short story
Balai Bahasa Jawa Tengah
Title: MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF <em>HANA</em> (HIDUNG) PADA CERPEN “HANA” KARYA AKUTAGAWA RYUNOSUKE
Description:
AbstrakPenelitian ini tentang makna denotatif dan konotatif hana (hidung) dalam cerpen “Hana” karya Akutagawa Ryunosukae.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna hidung yang ditulis oleh Akutagawa baik dalam makna denotatif maupun konotatif.
Metode penelitian ini adalah metode kualitatif.
Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna hidung dalam cerpen “Hana” yang dikembangkan oleh Akutagawa sebagai berikut: 1) Makna denotatif 身体 berarti fisik, terbagi dalam dua kelompok makna, yaitu 長い鼻 (hidung panjang), dan 短い鼻 (hidung pendek), 2) Makna konotatif 内心 (internal) terbagi dalam empat kelompok makna, yaitu苦しみ (penderitaan), がっかり(kekecewaan),幸せ (kebahagiaan), 動力 (usaha tokoh), 3) Makna konotatif 外心 (eksternal) yang terdiri atas tiga kelompok makna, yaitu 話 (pembicaraan), 妻 (istri), dan 嘲笑 (bahan ejekan).
Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kata hana (hidung) selain mengandung makna denotatif,  kata hidung juga dikembangkan oleh Akutagawa dalam makna konotatif.
Kata kunci: makna denotatif, makna konotatif, hana (hidung), cerpenABSTRACTThis research is about denotative and  connotative meanings of hana (nose) in Akutagawa Ryunosuke’s  short story entitled “Hana”.
The purpose of this study is to find out the meanings of the word hana (nose )both denotatively and connotatively.
The research method used in this study was qualitative one.
The technigues used in collecting data were reading and taking notes.
The results showed that the meanings of nose in Hana's short story developed by Akutagawa are as follows: 1)denotatively, 身体  means physical performace of nose which is divided into two categories, namely 長い鼻 (long nose), and 短い鼻 (short nose), 2)connonatively 内心 (internal) is segmented into three categories, such as 苦しみ (suffering)、がっかり(disappointment)、幸せ happiness), 3) 動力 (the character’s effort), 4) 外心 (external) which is classified into three group of meanings, those are 話 (talking material), 妻 (wife), and 嘲笑 (ridicule).
Based on the result,, it can be concluded that the word hana (nose) in this short story not only has denotative meanings but also connotative ones.
keywords: connotative meanings, denotative meanings, hana (nose), short story.

Related Results

Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Gender merupakan piranti yang lebih dikonstruksikan secara sosial daripada biologis. Seseorang bisa menjadi kurang atau lebih ‘feminim’ dan kurang atau lebih ‘maskulin’. Seorang la...
Kesehatan hidung di Sekolah Polisi Negara Karombasan Manado
Kesehatan hidung di Sekolah Polisi Negara Karombasan Manado
Abstract: Physiologically, nose has several functions such as a filter and the first-line defence as well as protectve organ against the negative impacts of the environment. The no...
Kesehatan hidung di Sekolah Polisi Negara Karombasan Manado
Kesehatan hidung di Sekolah Polisi Negara Karombasan Manado
Abstract: Physiologically, nose has several functions such as a filter and the first-line defence as well as protectve organ against the negative impacts of the environment. The no...
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN CERPEN “SAAT CINTA DATANG BELUM PADA WAKTUNYA” KARYA ARI PUSPARINI
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN CERPEN “SAAT CINTA DATANG BELUM PADA WAKTUNYA” KARYA ARI PUSPARINI
Penelitian ini didasarkan permasalahan penyediaan bahan ajar yang masih terpaku karena menggeneralisasi kemampuan siswa secara global. Permasalahan lainnya penggunaan bahan ajar LK...
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
Kajian ini merupakan kajian linguistik yang membahas tentang klasifikasi makna (ditinjau dari ranah komunikasi). Dalam kajian ini di bahas klasifikasi makna atau arti (types of mea...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
ISOLASI DAN KARANTINA DI MASA PANDEMI COVID-19 DALAM DUA CERPEN MAJALAH SUARA MUHAMMADIYAH
ISOLASI DAN KARANTINA DI MASA PANDEMI COVID-19 DALAM DUA CERPEN MAJALAH SUARA MUHAMMADIYAH
ABSTRAKDua cerita pendek atau cerpen yang dimuat dalam majalah Suara Muhammadiyah dapat diidentifikasi sebagai cerpen yang mengangkat masalah Covid-19 berkenaan dengan isolasi dan ...
VISUALISASI DEWI PERTIWI DALAM FOTOGRAFI EKSPRESI
VISUALISASI DEWI PERTIWI DALAM FOTOGRAFI EKSPRESI
Masalah lingkungan dapat berakibat pada rusaknya alam yang berharga seperti hutan, sungai, pantai dan lain-lain, selain itu masalah lingkungan juga dapat merusak keragaman hayati y...

Back to Top