Javascript must be enabled to continue!
Pendidikan Karakter Di Sekolah
View through CrossRef
<div data-canvas-width="37.777992156862744">Abstrak</div><div data-canvas-width="349.9150745098038">Pendidakan karakter tiba-tiba menjadi wacana hangat di dunia pendidikan</div><div data-canvas-width="192.08482352941172">IndonesiWa laupun gagasan ihwal karakter adalah gagasan tua setua sejarah</div><div data-canvas-width="183.39721568627448">pendidikan, namun kemunculan gagasan “pendidikan karakter “(character</div><div data-canvas-width="166.49467843137253">building)menginterupsi bangsa kita khususnya yang sedang melanda bangsa</div><div data-canvas-width="125.72036862745095">Indonesia. Masalah-masalah yang terjadi seperti kekerasan, korupsi, manipulasi,</div><div data-canvas-width="189.64785882352945">praktek-praktek kebohongan dalam dunia pendidikan mulai dari menyontek</div><div data-canvas-width="350.1398235294117">dalamujian sampai plagiat,kurang keteladanan dikalangan para pemimpin bangsa, dan sebagainya, sebenarnya menyangkut masalah karakter. Walaupun sudah terlambat dalam menerapkan pendidikan karakter disekolah, “But late than never”, masih banyak generasi kita para peserta didik yang duduk dibangku sekolah dan butuh pendidikan karakter agar dimasa depannya menjadi orang yang tidak hanya cerdas secara intelek tapi juga memiliki karakter. Dunia pendidikan diharapkan menjadi motor penggerak sebagaimana telah dikemukakan oleh Mendinas Muhammad Nuh dalam peringatan Hardiknas tahun</div><div data-canvas-width="191.87519215686277">2010 yang lalu bahwa “ Pembangunan dan Pendidikan Karakter menjadi keharusan karena pendidikan tidak hanya menjadikan peserta didik cerdas. Pendidikan juga untuk membangun budi pekerti dan sopan santun dalam kehidupan “. Batasan karakter berada dalam dua wilayah. Ia diyakini ada sebagai sifat fitri manusia, sementara pada sisi lain ia diyakini harus “dibentuk”melalui pendidikan , salah satunya melalui pendidikan karakter</div><div data-canvas-width="186.45098039215685">disekolah. Pelaksanaan Pendidikan karakter disekolah sebagai alternative</div><div data-canvas-width="169.75605882352934">dikemukakan dalam makalah ini adalah: melalui Pembidanan dengan formula 4M (mengetaqhui, mencintai, menginginkan dan mengerjakan, juga dengan metode pembiasaan . Selain itu melalui metode : mengajarkan, keteladanan, mmenentukan prioritas dan praksis prioriotas.</div><div data-canvas-width="169.75605882352934"> </div><div data-canvas-width="169.75605882352934">Kata Kunci : Pendidikian Karakter, pendidikan Akhlak dan pendidikan Moral. </div>
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Title: Pendidikan Karakter Di Sekolah
Description:
<div data-canvas-width="37.
777992156862744">Abstrak</div><div data-canvas-width="349.
9150745098038">Pendidakan karakter tiba-tiba menjadi wacana hangat di dunia pendidikan</div><div data-canvas-width="192.
08482352941172">IndonesiWa laupun gagasan ihwal karakter adalah gagasan tua setua sejarah</div><div data-canvas-width="183.
39721568627448">pendidikan, namun kemunculan gagasan “pendidikan karakter “(character</div><div data-canvas-width="166.
49467843137253">building)menginterupsi bangsa kita khususnya yang sedang melanda bangsa</div><div data-canvas-width="125.
72036862745095">Indonesia.
Masalah-masalah yang terjadi seperti kekerasan, korupsi, manipulasi,</div><div data-canvas-width="189.
64785882352945">praktek-praktek kebohongan dalam dunia pendidikan mulai dari menyontek</div><div data-canvas-width="350.
1398235294117">dalamujian sampai plagiat,kurang keteladanan dikalangan para pemimpin bangsa, dan sebagainya, sebenarnya menyangkut masalah karakter.
Walaupun sudah terlambat dalam menerapkan pendidikan karakter disekolah, “But late than never”, masih banyak generasi kita para peserta didik yang duduk dibangku sekolah dan butuh pendidikan karakter agar dimasa depannya menjadi orang yang tidak hanya cerdas secara intelek tapi juga memiliki karakter.
Dunia pendidikan diharapkan menjadi motor penggerak sebagaimana telah dikemukakan oleh Mendinas Muhammad Nuh dalam peringatan Hardiknas tahun</div><div data-canvas-width="191.
87519215686277">2010 yang lalu bahwa “ Pembangunan dan Pendidikan Karakter menjadi keharusan karena pendidikan tidak hanya menjadikan peserta didik cerdas.
Pendidikan juga untuk membangun budi pekerti dan sopan santun dalam kehidupan “.
Batasan karakter berada dalam dua wilayah.
Ia diyakini ada sebagai sifat fitri manusia, sementara pada sisi lain ia diyakini harus “dibentuk”melalui pendidikan , salah satunya melalui pendidikan karakter</div><div data-canvas-width="186.
45098039215685">disekolah.
Pelaksanaan Pendidikan karakter disekolah sebagai alternative</div><div data-canvas-width="169.
75605882352934">dikemukakan dalam makalah ini adalah: melalui Pembidanan dengan formula 4M (mengetaqhui, mencintai, menginginkan dan mengerjakan, juga dengan metode pembiasaan .
Selain itu melalui metode : mengajarkan, keteladanan, mmenentukan prioritas dan praksis prioriotas.
</div><div data-canvas-width="169.
75605882352934"> </div><div data-canvas-width="169.
75605882352934">Kata Kunci : Pendidikian Karakter, pendidikan Akhlak dan pendidikan Moral.
</div>.
Related Results
PENDIDIKAN KARAKTER PADA MAHASISWA
PENDIDIKAN KARAKTER PADA MAHASISWA
Sorotan tentang Pendidikan yang berbasis pada karakter sejak beberapa tahun lalu sudah mendapat menarik perhatian berbagai pihak. Beberapa pakar yang bependapat bahwa pendidikan ka...
PERAN PARENTING DALAM PENDIDIKAN KARAKTER DISEKOLAH DASAR
PERAN PARENTING DALAM PENDIDIKAN KARAKTER DISEKOLAH DASAR
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisa kebutuhan awal peran parenting dalam pendidikan karakter sekolah dasar sebagai upaya strategi pembelajaran yang dapat membentuk kar...
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PERKULIAHAN ETIKA DAN PROFESI KEGURUAN
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PERKULIAHAN ETIKA DAN PROFESI KEGURUAN
Abstrak: Artikel ini membahas kajian dalam implementasi pendidikan karakter melalui perkuliahan etika dan profesi keguruan di Jurusan Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Univ...
Sebab Akibat Banyak Anak Di Indonesia Yang Putus Sekolah
Sebab Akibat Banyak Anak Di Indonesia Yang Putus Sekolah
Pendidikan merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan sesorang. Pendidikanlah yang menentukan dan menuntun masa depan dan arah hidup seseorang. Walaupun tidak semua orang ...
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN SEJARAH DI KELAS XI IPS SMAN 1 SUKASADA
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN SEJARAH DI KELAS XI IPS SMAN 1 SUKASADA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pola pendidikan karakter yang diterapkan pada Pembelajaran Sejarah di SMAN 1 Sukasada,(2) pola pendidikan karakter yang diterapkan pa...
Analisis Kebijakan Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran PAI di Sekolah
Analisis Kebijakan Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran PAI di Sekolah
Nowadays, the topic of character education, especially related to the decline in morality among students, is continuously discussed endlessly in the world of education. Character e...
Pengembangan pendidikan karakter dan budaya bangsa berwawasan kearifan lokal
Pengembangan pendidikan karakter dan budaya bangsa berwawasan kearifan lokal
Dunia pendidikan saat ini masih menampung banyak masalah. Program pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan belum menampakkan hasil seperti yang diharapkan. Jumlah anak usia p...
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMA DE BRITTO YOGYAKARTA
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMA DE BRITTO YOGYAKARTA
Pendidikan karakter di Indonesia dinilai gagal. Penyebabnya diyakini bahwa manajemen pendidikan karakter di sekolah belum berlangsung sebagaimanamestinya. Penelitian dilakukan untu...


