Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Komunikasi Budaya Masyarakat Toraja di Jakarta (Upaya Masyarakat Toraja Mempertahankan Budaya Asli)

View through CrossRef
Toraja is an area that has many unique cultures. However, over time many native Toraja people left hometown, and went to wander outside Toraja, one of which was Jakarta. The research with the title "Study of Cultural Communication of the Toraja Society in Indonesia" Jakarta (Efforts of the Toraja People to Maintain Indigenous Culture)” aims to: to find out how the Toraja people in Jakarta maintain their the culture. The method used in this research is the method qualitative with a descriptive approach. In support of this research, the authors using cultural theory, social exchange theory, and symbolic interaction theory. The author obtained data by using library research methods, interviews, and documentation. This research was conducted because there is no research that discusses the about how the Toraja people maintain their culture in Jakarta. Results research shows that the Toraja people in Jakarta still maintain their culture by still gathering together even though they are in Jakarta. Another way is to teach Toraja children in Jakarta about Toraja language and arts.Toraja merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak keunikan budaya. Namun, seiring berjalannya waktu banyak orang asli Toraja yang meninggalkan kampung halamannya, dan pergi merantau ke luar Toraja, salah satunya adalah Jakarta. Penelitian dengan judul “Studi Komunikasi Budaya Masyarakat Toraja di Jakarta (Upaya Masyarakat Toraja Mempertahankan Budaya Asli)” ini bertujuan untuk mengetahui cara masyarakat Toraja di Jakarta dalam mempertahankan kebudayaannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam mendukung penelitian ini, penulis menggunakan teori budaya, teori pertukaran sosial, dan teori interaksi simbolik. Penulis memperoleh data dengan metode studi kepustakaan, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan karena belum ada penelitian yang membahas mengenai cara masyarakat Toraja mempertahankan budayanya di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Toraja di Jakarta masih mempertahankan budayanya dengan masih berkumpul bersama walau sedang berada di Jakarta. Cara lainnya yaitu dengan mengajarkan anak-anak Toraja di Jakarta mengenai bahasa dan kesenian Toraja.
Title: Studi Komunikasi Budaya Masyarakat Toraja di Jakarta (Upaya Masyarakat Toraja Mempertahankan Budaya Asli)
Description:
Toraja is an area that has many unique cultures.
However, over time many native Toraja people left hometown, and went to wander outside Toraja, one of which was Jakarta.
The research with the title "Study of Cultural Communication of the Toraja Society in Indonesia" Jakarta (Efforts of the Toraja People to Maintain Indigenous Culture)” aims to: to find out how the Toraja people in Jakarta maintain their the culture.
The method used in this research is the method qualitative with a descriptive approach.
In support of this research, the authors using cultural theory, social exchange theory, and symbolic interaction theory.
The author obtained data by using library research methods, interviews, and documentation.
This research was conducted because there is no research that discusses the about how the Toraja people maintain their culture in Jakarta.
Results research shows that the Toraja people in Jakarta still maintain their culture by still gathering together even though they are in Jakarta.
Another way is to teach Toraja children in Jakarta about Toraja language and arts.
Toraja merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak keunikan budaya.
Namun, seiring berjalannya waktu banyak orang asli Toraja yang meninggalkan kampung halamannya, dan pergi merantau ke luar Toraja, salah satunya adalah Jakarta.
Penelitian dengan judul “Studi Komunikasi Budaya Masyarakat Toraja di Jakarta (Upaya Masyarakat Toraja Mempertahankan Budaya Asli)” ini bertujuan untuk mengetahui cara masyarakat Toraja di Jakarta dalam mempertahankan kebudayaannya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Dalam mendukung penelitian ini, penulis menggunakan teori budaya, teori pertukaran sosial, dan teori interaksi simbolik.
Penulis memperoleh data dengan metode studi kepustakaan, wawancara, dan dokumentasi.
Penelitian ini dilakukan karena belum ada penelitian yang membahas mengenai cara masyarakat Toraja mempertahankan budayanya di Jakarta.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Toraja di Jakarta masih mempertahankan budayanya dengan masih berkumpul bersama walau sedang berada di Jakarta.
Cara lainnya yaitu dengan mengajarkan anak-anak Toraja di Jakarta mengenai bahasa dan kesenian Toraja.

Related Results

Budaya Toraja dan Hubungannya dengan Pembentukan Karakter Masyarakat Toraja
Budaya Toraja dan Hubungannya dengan Pembentukan Karakter Masyarakat Toraja
Budaya merupakan cara atau pola hidup yang berkembang serta dimiliki bersama oleh sekelompok orang, dan diwariskan secara turun temurun. Budaya Toraja merupakan salah satu budaya d...
POTENSI BUDAYA SUKU TORAJA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA PADA KABUPATEN TANA TORAJA DAN TORAJA UTARA
POTENSI BUDAYA SUKU TORAJA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA PADA KABUPATEN TANA TORAJA DAN TORAJA UTARA
This study aims to determine the cultural potential of the Toraja tribe as a tourist attraction in Tana Toraja and North Toraja districts. With the research method using the type o...
Hubungan Komunikasi Terapeutik Bidan Dengan Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Berangas Kabupaten Barito Kuala Tahun 2021
Hubungan Komunikasi Terapeutik Bidan Dengan Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Berangas Kabupaten Barito Kuala Tahun 2021
Persalinan merupakan salah satu masa yang cukup berat bagi ibu. Proses persalinan layaknya sebuah pertaruhan hidup dan mati seorang ibu. Rasa cemas, panik, dan takut yang melanda d...
Model Komunikasi Dakwah di Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan
Model Komunikasi Dakwah di Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan
Masyarakat Madura dikenal dengan keakraban antar sesama manusia, selalu mengedepankan perilaku yang baik terhadap semua orang dan tidak pandang bulu, sopan santun yang dibudayakan ...
FUNGSI SOSIOBUDAYA RUMAH ADAT TONGKONAN SUKU TORAJA DI LALIKAN PANGALA’, TORAJA UTARA, SULAWESI SELATAN, INDONESIA
FUNGSI SOSIOBUDAYA RUMAH ADAT TONGKONAN SUKU TORAJA DI LALIKAN PANGALA’, TORAJA UTARA, SULAWESI SELATAN, INDONESIA
  ABSTRAK Rumah Adat Tongkonan merupakan warisan budaya yang dimiliki Suku Toraja di Indonesia dimana ianya menjadi pusat kehidupan sebagai rumah adat yang multifungsi. Secara um...
Peningkatan Komunikasi Efektif Dalam Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Kedaton
Peningkatan Komunikasi Efektif Dalam Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Kedaton
Komunikasi di fasilitas kesehatan merupakan komunikasi komplek, tidak hanya komunikasi dengan  tenaga kesehatan tapi juga dengan pasien, masyarakat dan juga peserta didik. Masalah ...
Hospitalitas Antar Mahasiswa Papua dan Mahasiswa Toraja Di Institut Agama Kristen Negeri Toraja
Hospitalitas Antar Mahasiswa Papua dan Mahasiswa Toraja Di Institut Agama Kristen Negeri Toraja
Abstrak: Tulisan ini memperlihatkan bahwa hospitalitas antar mahasiswa Papua dan mahasiswa Toraja di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja, sepenuhnya belum diterapkan. Penul...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...

Back to Top