Javascript must be enabled to continue!
Analisis Model Critical Thinking pada Konten Fikih di Madrasah Ibtidaiyah
View through CrossRef
<p>Mengajarkan dan melatih kemampuan berpikir kritis penting diajarkan sejak sekolah dasar karena akan ada perbedaan penguasaan peserta didik yang dilatih berpikir kritis dan yang tidak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model critical thinking pada konten fikih di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang menganalisis data-data yang bersumber dari jurnal penelitian dan buku-buku tentang critical thinking terutama langkah critical thinking yang ditulis oleh Facione dan konsep penerapannya pada anak usia sekolah dasar, kemudian menghubungkannya dengan konsep critical thinking pada buku teks fikih untuk MI. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, critical thinking pada konten fikih di MI terdiri dari 1) Pada materi zakat fitrah, jual beli, makanan dan minuman yang halal dan haram, binatang yang halal dan haram menampilkan gambar dimana siswa diminta untuk menceritakan maksud dari gambar. Konsep ini bisa disebut interpretasi mengingat indikatornya adalah siswa diharapkan dapat memahami dan mengungkapkan makna dari berbagai situasi, data, pengalaman; 2) Konten fikih pada buku fikih MI berupaya melatih daya analisis siswa dengan menyajikan permasalahan yang terjadi berkaitan dengan amaliah dan dampak hukumnya dengan konteks yang sederhana; 3) Berkaitan dengan keterampilan inferensi, konten yang disajikan bisa dalam bentuk dialog atau wawancara tentang topik dan situasi tertentu. Dalam konten fikih MI, terlihat penyajiannya juga diimbangi dengan cerita yang mencerminkan perbuatan tertentu untuk dianalisis hukumnya; 4) Tahap eksplanasi (penjelasan/penalaran), kemampuan ini terlihat ketika seseorang membenarkan atau menyanggah suatu alasan berdasarkan bukti, konsep, dan kriteria logis dari suatu informasi. Pada konten fikih MI, siswa akan menentukan hukum yang berlaku sampai pada penjelasan atas penentuan suatu hukum. Jadi ada penentuan kesamaan illat atau tidak terkait penentuan status perbuatan tertentu. Proses ini ditemukan pada konten fikih di kelas tinggi.</p>
Sekolah Tinggi Ilmu Qur an Amuntai
Title: Analisis Model Critical Thinking pada Konten Fikih di Madrasah Ibtidaiyah
Description:
<p>Mengajarkan dan melatih kemampuan berpikir kritis penting diajarkan sejak sekolah dasar karena akan ada perbedaan penguasaan peserta didik yang dilatih berpikir kritis dan yang tidak.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model critical thinking pada konten fikih di Madrasah Ibtidaiyah.
Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang menganalisis data-data yang bersumber dari jurnal penelitian dan buku-buku tentang critical thinking terutama langkah critical thinking yang ditulis oleh Facione dan konsep penerapannya pada anak usia sekolah dasar, kemudian menghubungkannya dengan konsep critical thinking pada buku teks fikih untuk MI.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, critical thinking pada konten fikih di MI terdiri dari 1) Pada materi zakat fitrah, jual beli, makanan dan minuman yang halal dan haram, binatang yang halal dan haram menampilkan gambar dimana siswa diminta untuk menceritakan maksud dari gambar.
Konsep ini bisa disebut interpretasi mengingat indikatornya adalah siswa diharapkan dapat memahami dan mengungkapkan makna dari berbagai situasi, data, pengalaman; 2) Konten fikih pada buku fikih MI berupaya melatih daya analisis siswa dengan menyajikan permasalahan yang terjadi berkaitan dengan amaliah dan dampak hukumnya dengan konteks yang sederhana; 3) Berkaitan dengan keterampilan inferensi, konten yang disajikan bisa dalam bentuk dialog atau wawancara tentang topik dan situasi tertentu.
Dalam konten fikih MI, terlihat penyajiannya juga diimbangi dengan cerita yang mencerminkan perbuatan tertentu untuk dianalisis hukumnya; 4) Tahap eksplanasi (penjelasan/penalaran), kemampuan ini terlihat ketika seseorang membenarkan atau menyanggah suatu alasan berdasarkan bukti, konsep, dan kriteria logis dari suatu informasi.
Pada konten fikih MI, siswa akan menentukan hukum yang berlaku sampai pada penjelasan atas penentuan suatu hukum.
Jadi ada penentuan kesamaan illat atau tidak terkait penentuan status perbuatan tertentu.
Proses ini ditemukan pada konten fikih di kelas tinggi.
</p>.
Related Results
PENERAPAN METODE WAFA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN DI MI MIFTAHUL HUDA
PENERAPAN METODE WAFA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN DI MI MIFTAHUL HUDA
This research article was conducted to find out the extent of the effectiveness of the application of the wafa method, namely the method using the right brain in improving the abil...
Implementasi Budaya Madrasah Dalam Perspektif Pendidikan Karakter
Implementasi Budaya Madrasah Dalam Perspektif Pendidikan Karakter
This research examines the implementation of madrasah culture from the perspective of character education in Madrasah through structural and cultural approaches. This study aims to...
Pengaruh Apresiasi dan Motivasi dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah Kelas Rendah
Pengaruh Apresiasi dan Motivasi dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah Kelas Rendah
Minat belajar merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesuksesan belajar siswa di madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh apresiasi dan ...
The Role of the Traditional Game Congklak as a Medium for Character Education Based on Rahmatan lil ‘Alamin Values of Students in Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah
The Role of the Traditional Game Congklak as a Medium for Character Education Based on Rahmatan lil ‘Alamin Values of Students in Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah
Indonesia is facing a moral crisis that contrasts sharply with the rapid advancement of technology. One way to cultivate character values from an early age is by utilizing congkak ...
Manajemen Supervisi Dan Evaluasi Pengawas Madrasah Di Kementerian Agama Kabupaten Buol
Manajemen Supervisi Dan Evaluasi Pengawas Madrasah Di Kementerian Agama Kabupaten Buol
Manajemen Supervisi Dan Evaluasi Pengawas Madrasah Di Kementerian Agama Kabupaten Buol, dalam hal ini kami mengangkat judul tersebut guna mengetahui bagaimana manajemen supervisi d...
SINERGITAS KOMITE DENGAN MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MA MADANI ALAUDDIN, KAB. GOWA
SINERGITAS KOMITE DENGAN MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MA MADANI ALAUDDIN, KAB. GOWA
Quality education is the key to building competent and civilized learners in the sense of producing outputs that are in accordance with the needs of society. Education management i...
Eyyûbîler Döneminde Fıkıh Eğitimi
Eyyûbîler Döneminde Fıkıh Eğitimi
VI.-VII. (XII.-XIII.) yüzyıllar arasında Mısır, Suriye Hicaz Yemen ve Anadolu’da hüküm süren Eyyûbî devleti, Haçlılar’ı mağlup edip Kudüs’ü özgürleştirerek İslâm tarihinde saygın b...
KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA MADRASAH DAN KINERJA MENGAJAR GURU DALAM MUTU PENDIDIKAN
KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA MADRASAH DAN KINERJA MENGAJAR GURU DALAM MUTU PENDIDIKAN
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusikemampuan manajerialkepala madrasah dan kinerja mengajar guru terhadap mutu Madrasah Aliyah swasta. Pendekatan yang digu...

