Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Roh Kudus: Pribadi Ketiga dari Allah Trinitas─ Api Penginjilan Bagi Bangsa-bangsa

View through CrossRef
Abstract:The doctrine of the Trinity states that God is Father, Son, and Holy Spirit, three persons in one essence. The Holy Spirit is the third person of the Trinity, and as a divine person, the Holy Spirit has personality, will, and feelings. The typology of the Holy Spirit as ‘fire’ is closely related to evangelism because the Holy Spirit gives power and courage to Christ’s disciples to preach the Gospel of the Kingdom of God. However, there are still differences in understanding of the work of the Holy Spirit in contemporary evangelism, which can cause its effectiveness to decrease. To overcome this problem, the author uses library research methods to obtain data about the Holy Spirit and the Fire of Evangelism. Through the data analysis process, it was discovered that the work of the Holy Spirit is a driving force for evangelism by empowering God’s people so that the Gospel spreads to the ends of the earth. The work of the Holy Spirit in evangelisation is essential for the Church to fulfil its mission of bearing witness to Christ and making disciples of all nations for Christ. The role of the Holy Spirit as the Fire of Evangelism is very important because it highlights the transformative power of the Holy Spirit in the lives of believers. The Holy Spirit empowers believers to live out their faith and bear witness to Christ, even in the face of persecution and opposition. The Holy Spirit is the primary agent of evangelism, guiding and directing the Church in world evangelisation. Abstrak: Doktrin Trinitas menyatakan bahwa Allah adalah Bapa, Putra, dan Roh Kudus, tiga pribadi dalam satu hakikat. Roh Kudus adalah pribadi ketiga dari Trinitas, dan sebagai pribadi ilahi, Roh Kudus memiliki kepribadian, kehendak, dan perasaan. Tipologi Roh Kudus sebagai 'api' erat kaitannya dengan penginjilan, karena Roh Kudus memberikan kuasa dan keberanian kepada murid-murid Kristus untuk memberitakan Injil Kerajaan Allah. Namun demikian, masih terdapat perbedaan pemahaman tentang pekerjaan Roh Kudus dalam penginjilan masa kini yang dapat menyebabkan efektivitasnya menurun. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan untuk memperoleh data tentang Roh Kudus dan Api Penginjilan. Melalui proses analisis data ditemukan bahwa pekerjaan Roh Kudus menjadi penggerak penginjilan dengan memberdayakan umat Tuhan sehingga Injil tersebar sampai ke ujung bumi. Pekerjaan Roh Kudus dalam penginjilan sangat penting bagi Gereja untuk memenuhi misinya memberikan kesaksian tentang Kristus dan menjadikan semua bangsa murid Kristus. Peran Roh Kudus sebagai Api Penginjilan sangat penting karena menyoroti kuasa transformatif Roh Kudus dalam kehidupan orang-orang percaya. Roh Kudus memberdayakan orang-orang percaya untuk menghidupi iman mereka dan memberikan kesaksian tentang Kristus, bahkan ketika menghadapi penganiayaan dan perlawanan. Roh Kudus adalah agen utama penginjilan, membimbing dan mengarahkan Gereja dalam penginjilan sedunia.
Title: Roh Kudus: Pribadi Ketiga dari Allah Trinitas─ Api Penginjilan Bagi Bangsa-bangsa
Description:
Abstract:The doctrine of the Trinity states that God is Father, Son, and Holy Spirit, three persons in one essence.
The Holy Spirit is the third person of the Trinity, and as a divine person, the Holy Spirit has personality, will, and feelings.
The typology of the Holy Spirit as ‘fire’ is closely related to evangelism because the Holy Spirit gives power and courage to Christ’s disciples to preach the Gospel of the Kingdom of God.
However, there are still differences in understanding of the work of the Holy Spirit in contemporary evangelism, which can cause its effectiveness to decrease.
To overcome this problem, the author uses library research methods to obtain data about the Holy Spirit and the Fire of Evangelism.
Through the data analysis process, it was discovered that the work of the Holy Spirit is a driving force for evangelism by empowering God’s people so that the Gospel spreads to the ends of the earth.
The work of the Holy Spirit in evangelisation is essential for the Church to fulfil its mission of bearing witness to Christ and making disciples of all nations for Christ.
The role of the Holy Spirit as the Fire of Evangelism is very important because it highlights the transformative power of the Holy Spirit in the lives of believers.
The Holy Spirit empowers believers to live out their faith and bear witness to Christ, even in the face of persecution and opposition.
The Holy Spirit is the primary agent of evangelism, guiding and directing the Church in world evangelisation.
 Abstrak: Doktrin Trinitas menyatakan bahwa Allah adalah Bapa, Putra, dan Roh Kudus, tiga pribadi dalam satu hakikat.
Roh Kudus adalah pribadi ketiga dari Trinitas, dan sebagai pribadi ilahi, Roh Kudus memiliki kepribadian, kehendak, dan perasaan.
Tipologi Roh Kudus sebagai 'api' erat kaitannya dengan penginjilan, karena Roh Kudus memberikan kuasa dan keberanian kepada murid-murid Kristus untuk memberitakan Injil Kerajaan Allah.
Namun demikian, masih terdapat perbedaan pemahaman tentang pekerjaan Roh Kudus dalam penginjilan masa kini yang dapat menyebabkan efektivitasnya menurun.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan untuk memperoleh data tentang Roh Kudus dan Api Penginjilan.
Melalui proses analisis data ditemukan bahwa pekerjaan Roh Kudus menjadi penggerak penginjilan dengan memberdayakan umat Tuhan sehingga Injil tersebar sampai ke ujung bumi.
Pekerjaan Roh Kudus dalam penginjilan sangat penting bagi Gereja untuk memenuhi misinya memberikan kesaksian tentang Kristus dan menjadikan semua bangsa murid Kristus.
Peran Roh Kudus sebagai Api Penginjilan sangat penting karena menyoroti kuasa transformatif Roh Kudus dalam kehidupan orang-orang percaya.
Roh Kudus memberdayakan orang-orang percaya untuk menghidupi iman mereka dan memberikan kesaksian tentang Kristus, bahkan ketika menghadapi penganiayaan dan perlawanan.
Roh Kudus adalah agen utama penginjilan, membimbing dan mengarahkan Gereja dalam penginjilan sedunia.

Related Results

Peran Roh Kudus Dalam Penginjilan Dari Perspektif Alkitab
Peran Roh Kudus Dalam Penginjilan Dari Perspektif Alkitab
Pelayanan adalah tugas setiap orang percaya, termasuk pelayanan Injil. Dalam pelayanan, orang percaya bekerja tidak sendirian, tetapi dengan kuasa Roh Kudus. Alkitab menjelaskan ba...
Sahabe Şiirlerinde Medine’ye Hicret
Sahabe Şiirlerinde Medine’ye Hicret
Allah Resûlü (s.a.v.), haksızlıkların ve çarpık inanç biçimlerinin hüküm sürdüğü Mekke ortamında dünyaya gelir ve kırk yaşına bastığında Yüce Allah tarafından peygamberlikle görevl...
IMPLEMENTASI PENGAJARAN KARYA ROH KUDUS DALAM KEHIDUPAN REMAJA
IMPLEMENTASI PENGAJARAN KARYA ROH KUDUS DALAM KEHIDUPAN REMAJA
                     Penelitian ini bertujuan untuk: Pertama, untuk menjelaskan hal-hal apa saja yang terkait dengan pengajaran Karya Roh Kudus. Yang kedua, Me...
PERANAN KAUM AWAM DALAM PELAYANAN GEREJA
PERANAN KAUM AWAM DALAM PELAYANAN GEREJA
Ungkapan ”persekutuan Roh” dalam Filipi 2:1 bisa berarti persekutuan dengan Roh yang dimungkinkan oleh Roh Kudus sendiri. Gagasan Perjanjian Baru tentang persekutuan ini sering kal...
Sadreddin Konevî’ye Göre “Allah” İsmi ve Sırları
Sadreddin Konevî’ye Göre “Allah” İsmi ve Sırları
Sadreddin Konevi, vahdet-i vücud düşüncesinin en önemli temsilcilerinden biridir. Konevi, sadece şeyhi İbnü’l Arabi’nin eserlerini şerhetmekle yetinmemiş, bir çok eser vermiş, kend...
Karya Kristus Sebagai Dasar Penginjilan di Dunia Non-Kristen
Karya Kristus Sebagai Dasar Penginjilan di Dunia Non-Kristen
Tulisan ini hendak menjelaskan mengenai konsep penginjilan, yang terdiridari enam pokok bahasan, yaitu: landasan teologis penginjilan, pengertianpenginjilan, hakikat penginjilan, m...
Book Review: Theologi Penginjilan
Book Review: Theologi Penginjilan
Buku ini mengulas hasil dari penelitian Stephen Tong yang berjudul theologi penginjilan. Yang kemudian akan disingkat ST. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang menunju...
Kur'an'da Sınırlayıcı Bir Kayıt İfadesi: Allah’ın İzni
Kur'an'da Sınırlayıcı Bir Kayıt İfadesi: Allah’ın İzni
Kur’an, insanların Allah’la, diğer insanlarla ve toplumla ilişkilerini düzenleyen; onların dünya ve ahiret hayatında mutluluğa erişme yollarını onlara sunan pek çok konuya temas et...

Back to Top