Javascript must be enabled to continue!
Inovasi Berbagai Media Tanam Berbasis Blotong dan Pruning pada Produktifitas Tanaman Kyuri (Cucumis Sativus L.)
View through CrossRef
Tanaman Kyuri (Cucumis sativus L) mempunyai nilai ekonomi yang baik dan sangat dibutuhkan bagi kesehatan. Dalam budidayanya diperlukan media yang baik serta pemangkasan yang akan merangsang tumbuhnya cabang baru yang produktif yang sangat diperlukan dalam peningkatan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan media tanam blotong dan teknik pemangkasan guna meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun kyuri. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial terdiri dari 2 faktor, diulang tiga kali. M1: blotong dan abu ketel (BK), M2 blotong dan arang sekam (BS), M3 Tanah , arang sekam dan pupuk kandang(TSK), dan M4: Tanah dan Cocopeat dan Pupuk Kandang (TCK). Faktor 2: Sistem Pemangkasan, di mana P1 tanpa pemangkasan, P2 pangkas pucuk pada batang utama dan pucuk tiga cabang lateral (PP3L), dan P3 pangkas pucuk pada batang utama dan pucuk lima cabang lateral (PP5L). Variabel yang diukur meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah buah, berat buah, dan panjang buah. Analisis data menggunakan analisis variansi (ANOVA) dengan tingkat signifikansi 5%. Jika hasil ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan maka dilakukan uji lanjut dengan menggunakan uji Duncan dengan taraf 5%.. Kombinasi perlakuan terbaik adalah M2P2 yakni penggunaan media tanam blotong : arang sekam 5:2 dan pemangkasan pucuk batang utama dan tiga cabang lateral yang mampu menghasilkan rata-rata tinggi tanaman 166,2 cm, Diameter Batang 12,1 mm, Jumlah Daun 22,3 , Jumlah Buah 7,1 , Bobot Buah 337,3 kg, Panjang Buah 28,4
Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen
Title: Inovasi Berbagai Media Tanam Berbasis Blotong dan Pruning pada Produktifitas Tanaman Kyuri (Cucumis Sativus L.)
Description:
Tanaman Kyuri (Cucumis sativus L) mempunyai nilai ekonomi yang baik dan sangat dibutuhkan bagi kesehatan.
Dalam budidayanya diperlukan media yang baik serta pemangkasan yang akan merangsang tumbuhnya cabang baru yang produktif yang sangat diperlukan dalam peningkatan produksi.
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan media tanam blotong dan teknik pemangkasan guna meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun kyuri.
Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial terdiri dari 2 faktor, diulang tiga kali.
M1: blotong dan abu ketel (BK), M2 blotong dan arang sekam (BS), M3 Tanah , arang sekam dan pupuk kandang(TSK), dan M4: Tanah dan Cocopeat dan Pupuk Kandang (TCK).
Faktor 2: Sistem Pemangkasan, di mana P1 tanpa pemangkasan, P2 pangkas pucuk pada batang utama dan pucuk tiga cabang lateral (PP3L), dan P3 pangkas pucuk pada batang utama dan pucuk lima cabang lateral (PP5L).
Variabel yang diukur meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah buah, berat buah, dan panjang buah.
Analisis data menggunakan analisis variansi (ANOVA) dengan tingkat signifikansi 5%.
Jika hasil ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan maka dilakukan uji lanjut dengan menggunakan uji Duncan dengan taraf 5%.
Kombinasi perlakuan terbaik adalah M2P2 yakni penggunaan media tanam blotong : arang sekam 5:2 dan pemangkasan pucuk batang utama dan tiga cabang lateral yang mampu menghasilkan rata-rata tinggi tanaman 166,2 cm, Diameter Batang 12,1 mm, Jumlah Daun 22,3 , Jumlah Buah 7,1 , Bobot Buah 337,3 kg, Panjang Buah 28,4.
Related Results
RESPON PENGGUNAAN AGENS HAYATI SEBAGAI BIOMATRICONDITIONING BENIH DIINTEGRASIKAN DENGAN MEDIA TANAM BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KYURI (Cucumis sativus L.)
RESPON PENGGUNAAN AGENS HAYATI SEBAGAI BIOMATRICONDITIONING BENIH DIINTEGRASIKAN DENGAN MEDIA TANAM BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KYURI (Cucumis sativus L.)
Tanaman Kyuri (Cucumis sativus L.) adalah sayuran populer kaya gizi dan memiliki beragam manfaat kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respon pertumbuhan dan hasil...
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
PENANAMAN JAGUNG (Zea mays) PADA BEBERAPA JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK UNTUK OPTIMALISASI LAHAN DI TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)
Optimalisasi pemanfaatan areal dapat meningkatkan produktivitas suatu lahan. Areal TBM kelapa sawit mulai dari tanaman tahun 0 hingga tahun ke-3, memiliki sela yang dapat dimanfaat...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
RESPONS PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN KYURI (Cucumis sativus L.) TERHADAP PENGATURAN JARAK TANAM DAN PEMANGKASAN TANAMAN
RESPONS PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN KYURI (Cucumis sativus L.) TERHADAP PENGATURAN JARAK TANAM DAN PEMANGKASAN TANAMAN
Mentimun kyuri (Cucumis sativus L.) termasuk tanaman hortikultura yang diminati oleh masyarakat Indonesia. Penelitian bertujuan untuk menentukan jarak tanam dan pemangkasan batang ...
PEWARISAN KETAHANAN MELON (Cucumis melo L.) KULTIVAR MELODI GAMA 3 TERHADAP Kyuri green mottle mosaic virus (RESISTANCE’S INHERITANCE TO Kyuri green mottle mosaic virus IN MELON (Cucumis melo L.) MELODI GAMA 3 CULTIVAR)
PEWARISAN KETAHANAN MELON (Cucumis melo L.) KULTIVAR MELODI GAMA 3 TERHADAP Kyuri green mottle mosaic virus (RESISTANCE’S INHERITANCE TO Kyuri green mottle mosaic virus IN MELON (Cucumis melo L.) MELODI GAMA 3 CULTIVAR)
Melon (Cucumis melo L.) belongs to Cucurbitaceae. Melon has high potential to be developed as main horticultural product in Indonesia. Melon is one of important foreign exchange an...
Pengaruh Jenis Biomulsa dan Jarak Tanam Kailan terhadap Produksi Tanaman Kailan (Brassica oleracea L. cv. grup Kailan)
Pengaruh Jenis Biomulsa dan Jarak Tanam Kailan terhadap Produksi Tanaman Kailan (Brassica oleracea L. cv. grup Kailan)
Kailan (Brassica oleracea L. cv. group Chinese Kale) merupakan anggota famili Brassicaceae yang memiliki akar serabut yang lebat dan dangkal, dekat dengan permukaan tanah. Tujuan p...
Keragaan Produksi Kentang G2 Genotipe IPB Asal Stek dan Umbi di Garut Jawa Barat
Keragaan Produksi Kentang G2 Genotipe IPB Asal Stek dan Umbi di Garut Jawa Barat
Konsumsi kentang terus meningkat seiring meningkatnya penduduk, namun total produksinya mengalami penurunan pada tahun 2015, maka diperlukan usaha memperoleh varietas yang berprodu...
Keragaan Produksi Kentang G2 Genotipe IPB Asal Stek dan Umbi di Garut Jawa Barat
Keragaan Produksi Kentang G2 Genotipe IPB Asal Stek dan Umbi di Garut Jawa Barat
Konsumsi kentang terus meningkat seiring meningkatnya penduduk, namun total produksinya mengalami penurunan pada tahun 2015, maka diperlukan usaha memperoleh varietas yang berprodu...

