Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SELF EFFICACY PENCEGAHAN KOMPLIKASI PADA PASIEN HIPERTENSI DI RS MUHAMMADIYAH PALEMBANG: STUDI DESKRIPTIF

View through CrossRef
Latar Belakang: Penyakit tidak menular yang paling sering dipermasalahkan dan banyak ditemukan di masyarakat saat ini adalah hipertensi. Hipertensi dapat menyebabkan gangguan peredaran darah dan akhir-akhir ini cenderung menyerang semua segala usia. Upaya mencegah hipertensi agar tidak terjadi keadaan yang lebih parah, perlu dilakukannya pencegahan dengan cara menumbuhkan Self Efficacy. Tingkat Self Efficacy atau keyakinan diri yang baik dapat peningkatan manajemen diri untuk kontrol hipertensi yang lebih baik dan menjalankan pola hidup sehat untuk mengurangi resiko komplikasi hipertensi. Tujuan penelitian : Menggambarkan Self Efficacy pencegahan komplikasi pada pasien hipertensi. Metode Penelitian : Penelitian ini dengan mengunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskritif analitik. Metode sampling yang digunakan teknik nonprobability sampling dengan metode purposive sampling yang berjumlah 65 responden penelitian menggunakan kuesioner Self Efficacy pada pasien hipertensi dalam mencegah komplikasi dengan kategori : Modifikasi gaya hidup, dukungan keluarga, kepatuhan minum obat dan  pelayanan kesehatan. Hasil Penelitian : Rata- rata responden kategori modifikasi gaya hidup sangat baik (58,5%), dukungan keluarga cukup baik (49,2%), kepatuhan minum obat sangat baik (55,4 %), dan pelayanan kesehatan (56,9 %). Kesimpulan : Berdasarkan penelitian diatas rata-rata tingkat Self Efficacy pasien hipertensi sangat baik persentase (67,7%) dan kurang baik (9,1%), Self Efficacy pada pasien hipertensi sangat penting dalam mencegah komplikasi oleh karena itu, sebagai perawat memberikan motivasi untuk meningkatkan Self Efficacy pasien dalam melakukan pencegahan komplikasi hipertensi.
Institut Ilmu kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang
Title: SELF EFFICACY PENCEGAHAN KOMPLIKASI PADA PASIEN HIPERTENSI DI RS MUHAMMADIYAH PALEMBANG: STUDI DESKRIPTIF
Description:
Latar Belakang: Penyakit tidak menular yang paling sering dipermasalahkan dan banyak ditemukan di masyarakat saat ini adalah hipertensi.
Hipertensi dapat menyebabkan gangguan peredaran darah dan akhir-akhir ini cenderung menyerang semua segala usia.
Upaya mencegah hipertensi agar tidak terjadi keadaan yang lebih parah, perlu dilakukannya pencegahan dengan cara menumbuhkan Self Efficacy.
Tingkat Self Efficacy atau keyakinan diri yang baik dapat peningkatan manajemen diri untuk kontrol hipertensi yang lebih baik dan menjalankan pola hidup sehat untuk mengurangi resiko komplikasi hipertensi.
Tujuan penelitian : Menggambarkan Self Efficacy pencegahan komplikasi pada pasien hipertensi.
Metode Penelitian : Penelitian ini dengan mengunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskritif analitik.
Metode sampling yang digunakan teknik nonprobability sampling dengan metode purposive sampling yang berjumlah 65 responden penelitian menggunakan kuesioner Self Efficacy pada pasien hipertensi dalam mencegah komplikasi dengan kategori : Modifikasi gaya hidup, dukungan keluarga, kepatuhan minum obat dan  pelayanan kesehatan.
Hasil Penelitian : Rata- rata responden kategori modifikasi gaya hidup sangat baik (58,5%), dukungan keluarga cukup baik (49,2%), kepatuhan minum obat sangat baik (55,4 %), dan pelayanan kesehatan (56,9 %).
Kesimpulan : Berdasarkan penelitian diatas rata-rata tingkat Self Efficacy pasien hipertensi sangat baik persentase (67,7%) dan kurang baik (9,1%), Self Efficacy pada pasien hipertensi sangat penting dalam mencegah komplikasi oleh karena itu, sebagai perawat memberikan motivasi untuk meningkatkan Self Efficacy pasien dalam melakukan pencegahan komplikasi hipertensi.

Related Results

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Peer Group Support
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Peer Group Support
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang mengalami peningkatan setiap tahun dan dikenal dengan penyakit silent killer. Penyakit ini menyerang semua tingkat usia namun yang ...
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Hipertensi masih merupakan masalah kesehatan yang penting. Prevalensi hipertensi nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 35,8% dengan proporsi kasus hipertensi yang te...
Dukungan Keluarga dengan Self-Management pada Pasien Hipertensi
Dukungan Keluarga dengan Self-Management pada Pasien Hipertensi
Uncontrolled hypertension will cause complications. Management of hypertension must be done to reduce complications that will occur and must be carried out in the long term and con...
Kejadian Intradialitic Complication pada Pasien PGK yang Menjalani Hemodialisa: Studi Deskritif
Kejadian Intradialitic Complication pada Pasien PGK yang Menjalani Hemodialisa: Studi Deskritif
Latar Belakang: Komplikasi intradialitik adalah kejadian komplikasi yang terjadi pada saat pasien menjalani dialisis atau terapi pengganti ginjal seperti hemodialisa. Pasien yang m...
GAMBARAN TERAPI ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RST. DR. ASMIR SALATIGA
GAMBARAN TERAPI ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RST. DR. ASMIR SALATIGA
Peningkatan tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik ≥140 mmHg/ ≥90 mmHg setelah dua kali pengukuran secara terpisah dapat disebut sebagai hipertensi. Pengobatan hiperten...
PENDAMPINGAN LANSIA DALAM PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI
PENDAMPINGAN LANSIA DALAM PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI
ABSTRAKHipertensi adalah penyakit kronis yang umum di seluruh dunia dan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Penyebab utama penyakit ini yaitu faktor genetika, perilaku dan...
Encefalopati uremikum pada pasien gagal ginjal: Laporan kasus
Encefalopati uremikum pada pasien gagal ginjal: Laporan kasus
Background: Patients with kidney failure often experience clinical symptoms related to fluid and electrolyte imbalance, anemia, malnutrition, and gastrointestinal disorders. One of...
HUBUNGAN KEPATUHAN DIET RENDAH GARAM DENGAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK INTAN HUSADA JATIROGO TUBAN
HUBUNGAN KEPATUHAN DIET RENDAH GARAM DENGAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK INTAN HUSADA JATIROGO TUBAN
Pendahuluan Kepatuhan diet rendah garam merupakan tantangan besar bagi pasien hipertensi, jika pasien hipertensi tidak patuh maka akan menyebabkan komplikasi terhadap penyakit-peny...

Back to Top