Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH ASUPAN MAKAN (ENERGI, KARBOHIDRAT, PROTEIN DAN LEMAK) TERHADAP DAYA TAHAN JANTUNG PARU (VO2 MAKS) ATLET SEPAK BOLA
View through CrossRef
Latar Belakang : Asupan zat gizi yang seimbang dapat mempengaruhi performa seorang atlet pada saat bertanding. Secara umum pemain sepak bola memerlukan pemenuhan energi, karbohidrat, protein dan lemak dengan mempertimbangkan latihan dan aktivitas fisik sehari-hari. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asupan makan (energi, karbohidrat, protein dan lemak) terhadap daya tahan jantung paru (VO2 maks) atlet sepak bola. Metode : Studi eksperimental quasi dengan pendekatan one group pre and post test design pada 19 atlet sepak bola berusia 14-18 tahun di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Jawa Tengah pada bulan Juni 2012. Selama sebelas hari subjek diberi makanan yang terdiri dari 55-60% karbohidrat, 15-20% protein dan 20-30% lemak dari total kebutuhan atau pengeluaran energi per hari. Pengukuran daya tahan jantung paru dilakukan dengan metode Cooper Test. Hasil : Asupan energi, karbohidrat, protein dan lemak tidak berpengaruh terhadap daya tahan jantung paru dengan nilai p > 0,05. Simpulan : Asupan energi, karbohidrat, protein dan lemak tidak berpengaruh terhadap daya tahan jantung paru atlet sepak bola. Daya tahan jantung paru dipengaruhi oleh indeks massa tubuh.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: PENGARUH ASUPAN MAKAN (ENERGI, KARBOHIDRAT, PROTEIN DAN LEMAK) TERHADAP DAYA TAHAN JANTUNG PARU (VO2 MAKS) ATLET SEPAK BOLA
Description:
Latar Belakang : Asupan zat gizi yang seimbang dapat mempengaruhi performa seorang atlet pada saat bertanding.
Secara umum pemain sepak bola memerlukan pemenuhan energi, karbohidrat, protein dan lemak dengan mempertimbangkan latihan dan aktivitas fisik sehari-hari.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asupan makan (energi, karbohidrat, protein dan lemak) terhadap daya tahan jantung paru (VO2 maks) atlet sepak bola.
Metode : Studi eksperimental quasi dengan pendekatan one group pre and post test design pada 19 atlet sepak bola berusia 14-18 tahun di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Jawa Tengah pada bulan Juni 2012.
Selama sebelas hari subjek diberi makanan yang terdiri dari 55-60% karbohidrat, 15-20% protein dan 20-30% lemak dari total kebutuhan atau pengeluaran energi per hari.
Pengukuran daya tahan jantung paru dilakukan dengan metode Cooper Test.
Hasil : Asupan energi, karbohidrat, protein dan lemak tidak berpengaruh terhadap daya tahan jantung paru dengan nilai p > 0,05.
Simpulan : Asupan energi, karbohidrat, protein dan lemak tidak berpengaruh terhadap daya tahan jantung paru atlet sepak bola.
Daya tahan jantung paru dipengaruhi oleh indeks massa tubuh.
Related Results
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI JAJANAN DENGAN PRESTASI BELAJAR REMAJA DI SMP PL DOMENICO SAVIO SEMARANG
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI JAJANAN DENGAN PRESTASI BELAJAR REMAJA DI SMP PL DOMENICO SAVIO SEMARANG
Latar belakang: Masa remaja merupakan masa transisi dari anak menuju dewasa. Remaja mengalami perkembangan secara fisik dan psikologi. Perlu asupan energi yang optimal untuk menunj...
PENTINGNYA PENGETAHUAN GIZI UNTUK ASUPAN MAKAN YANG OPTIMAL PADA ATLET SEPAK BOLA
PENTINGNYA PENGETAHUAN GIZI UNTUK ASUPAN MAKAN YANG OPTIMAL PADA ATLET SEPAK BOLA
Olahraga merupakan gerak badan yang dilakukan dengan teknik tertentu. Olahraga populer di Dunia adalah sepak bola karena cara bermain yang mudah dipahami dan diminati banyak orang....
Hubungan Asupan Energi Dan Zat Gizi Makro (Protein, Karbohidrat, Lemak) Dengan Kebugaran (VO2Max) Pada Atlet Remaja Di Sekolah Sepak Bola (SSB) Harbi
Hubungan Asupan Energi Dan Zat Gizi Makro (Protein, Karbohidrat, Lemak) Dengan Kebugaran (VO2Max) Pada Atlet Remaja Di Sekolah Sepak Bola (SSB) Harbi
Latar Belakang & Tujuan: Asupan makanan memiliki peranan penting dalam proses pemeliharaan tubuh dan pencegahan penyakit. Atlet sepak bola memerlukan asupan makanan lebih besar...
Korelasi Kapasitas Vital Paru dengan Prestasi Atlet Di Sekolah Olahraga Nasional Sriwijaya Palembang
Korelasi Kapasitas Vital Paru dengan Prestasi Atlet Di Sekolah Olahraga Nasional Sriwijaya Palembang
Prestasi olahraga memiliki nilai yang sangat tinggi bagi suatu bangsa. Banyak faktor yang mempengaruhi prestasi olahraga antara lain daya tahan, kekuatan, frekuensi latihan serta d...
Penerapan Metode Latihan E-Movement terhadap Hasil Speed Atlet Sepak Bola Club Deltras FC 1989
Penerapan Metode Latihan E-Movement terhadap Hasil Speed Atlet Sepak Bola Club Deltras FC 1989
Berdasarkan latar belakang masalah speed merupakan salah satu faktor kelemahan atlet klub sepak bola Deltras FC 1989 ketika bertanding melawan tim dengan gaya permainan sepak bola ...
Makalah pjok
Makalah pjok
Sepak Bola adalah olahraga permainan terkenal di dunia. Banyak orangmampu bermain bola dan tidak sedikit yang menjadi pemain professional.Perkembangan sepak bola semakin pesat deng...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Pengaruh Latihan Leddericky shuffle dan Lari Segitiga Terhadap Kemampuan Menggiring Bola Mahasiswa Penjaskesrek Unmul
Pengaruh Latihan Leddericky shuffle dan Lari Segitiga Terhadap Kemampuan Menggiring Bola Mahasiswa Penjaskesrek Unmul
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) Apakah ada pengaruh latihan ledder icky shuffle terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepak bola MAHASISWA PENJASKESREKU...

