Javascript must be enabled to continue!
Manajemen Aset Kendaraan Dinas Operasional pada Badan Keuangan Kota Gorontalo
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Manajemen Aset Kendaraan Dinas Operasional pada Badan Keuangan Kota Gorontalo. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitin menunjukkan bahwa Manajemen Aset Kendaraan Dinas Operasional pada Badan Keuangan Kota Gorontalo baik inventarisasi aset, legal audit, penilaian aset, optimalisasi aset dan pengawasan aset. Pada umumnya sudah terlaksana namun belum optimal. Dilihat dari tahap inventarisasi aset sudah sesuai dengan prosedur tetapi dapat dikatakan belum berjalan dengan baik karena masih terdapat kendaraan dinas operasional yang tidak ditemukan fisiknya, tidak memiliki dokumen kepemilikan, pengecekan fisik kendaraan dinas operasional yang belum optimal, dan kurangnya sumber daya manusia dalam mengelola aset. Pada tahap legal audit dalam mengamankan kendaraan dinas operasional sudah berjalan dengan baik sesuai peraturan yang berlaku. Pada tahap penilaian aset kendaraan dinas operasional sudah dilakukan dengan baik menggunakan jasa penilai yang bersertifikat. Pada tahap optimalisasi aset kendaraan dinas operasional sudah dilakukan dengan baik dilihat dengan adanya pengecekan kelayakan fisik kendaraan dinas operasional dengan kondisi baik, kurang baik dan rusak berat lalu melakukan optimalisasi aset yang tidak berpotensi melalui penjualan hingga penghapusan. Pada pengawasan kendaraan dinas operasional sudah berjalan dengan baik sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Title: Manajemen Aset Kendaraan Dinas Operasional pada Badan Keuangan Kota Gorontalo
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Manajemen Aset Kendaraan Dinas Operasional pada Badan Keuangan Kota Gorontalo.
Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif.
Hasil penelitin menunjukkan bahwa Manajemen Aset Kendaraan Dinas Operasional pada Badan Keuangan Kota Gorontalo baik inventarisasi aset, legal audit, penilaian aset, optimalisasi aset dan pengawasan aset.
Pada umumnya sudah terlaksana namun belum optimal.
Dilihat dari tahap inventarisasi aset sudah sesuai dengan prosedur tetapi dapat dikatakan belum berjalan dengan baik karena masih terdapat kendaraan dinas operasional yang tidak ditemukan fisiknya, tidak memiliki dokumen kepemilikan, pengecekan fisik kendaraan dinas operasional yang belum optimal, dan kurangnya sumber daya manusia dalam mengelola aset.
Pada tahap legal audit dalam mengamankan kendaraan dinas operasional sudah berjalan dengan baik sesuai peraturan yang berlaku.
Pada tahap penilaian aset kendaraan dinas operasional sudah dilakukan dengan baik menggunakan jasa penilai yang bersertifikat.
Pada tahap optimalisasi aset kendaraan dinas operasional sudah dilakukan dengan baik dilihat dengan adanya pengecekan kelayakan fisik kendaraan dinas operasional dengan kondisi baik, kurang baik dan rusak berat lalu melakukan optimalisasi aset yang tidak berpotensi melalui penjualan hingga penghapusan.
Pada pengawasan kendaraan dinas operasional sudah berjalan dengan baik sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PKM PENERAPAN SISTEM INFORMASI INVENTARISASI ASET PADA SMK MIGAS INOVASI RIAU
PKM PENERAPAN SISTEM INFORMASI INVENTARISASI ASET PADA SMK MIGAS INOVASI RIAU
Manajemen aset dan inventarisasi aset adalah sebuah proses teknis dan penting dalam sebuah perusahaan atau institusi. Sistem ini yang berperan sebagai penyumbang sasaran organisasi...
Analisis Karakteristik Area Parkir di Lingkungan Kampus Universitas Muhammadiyah Buton Kota Baubau
Analisis Karakteristik Area Parkir di Lingkungan Kampus Universitas Muhammadiyah Buton Kota Baubau
Jalan Betoambari di Kota Baubau, baik dari sisi badan jalan, akan mengakibatkan tidak efektifnya lahan parkir dan terganggunya pergerakan lalulintas. Tujuan dari penelitian ini ada...
Analisis Penerapan Jalan Satu Arah di Ruas Jalan Raya Leles-Jalan Lingkar Leles
Analisis Penerapan Jalan Satu Arah di Ruas Jalan Raya Leles-Jalan Lingkar Leles
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kemacetan yang sering terjadi di ruas Jalan Raya Leles pada saat jam-jam sibuk dan mengetahui dampak penerapan jalan satu arah te...
Analisis Pengelolaan Aset Idle di Pemerintah Daerah
Analisis Pengelolaan Aset Idle di Pemerintah Daerah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk aset idle milik pemerintah daerah lombok tengah serta tindak lanjut terkait hal tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah pe...
PUSAT WISATA KULINER dan UMKM TANJUNG KRAMAT di KOTA GORONTALO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER
PUSAT WISATA KULINER dan UMKM TANJUNG KRAMAT di KOTA GORONTALO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER
Kota Gorontalo merupakan salah satu kota yang memiliki perkembangan yang cukup dalam bidang wisata dan kuliner yang di dukung dengan hasil laut yang melimpah sehingga membuat wisat...
PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM MUTU MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA, MANAJEMEN OPERASIONAL, MANAJEMEN KEUANGAN, DAN AKUNTANSI KEUANGAN PADA POTAS (POTONG AYAM BERKUALITAS)
PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM MUTU MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA, MANAJEMEN OPERASIONAL, MANAJEMEN KEUANGAN, DAN AKUNTANSI KEUANGAN PADA POTAS (POTONG AYAM BERKUALITAS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem mutu manajemen keuangan, manajemen operasional, manajemen keuangan, dan akuntansi keuangan pada POTAS (Potong Ayam Berkualitas)....
Strategi Optimalisasi Aset IDLE Dengan Menggunakan Algoritma K-MEAN Clustering
Strategi Optimalisasi Aset IDLE Dengan Menggunakan Algoritma K-MEAN Clustering
Aset yang dimiliki oleh pemerintah daerah dibagi menjadi dua, yaitu aset bergerak dan aset tidak bergerak. Aset tanah termasuk ke dalam kelompok aset tidak bergerak. Pemerintah Dae...

