Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Desain UI/UX Ringkes Mobile: Aplikasi Skrining Kesehatan Berbasis UCD

View through CrossRef
Pelaksanaan skrining kesehatan di Puskesmas memiliki peran penting dalam deteksi dini penyakit dan pencegahan masalah kesehatan masyarakat. Namun, proses pencatatan hasil skrining di banyak Puskesmas masih dilakukan secara manual menggunakan formulir kertas, yang menyebabkan risiko kehilangan data, keterlambatan rekapitulasi, dan hambatan pengambilan keputusan klinis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain antarmuka aplikasi skrining kesehatan berbasis mobile dengan pendekatan User Centered Design (UCD) untuk memastikan aplikasi sesuai dengan kebutuhan tenaga kesehatan di lapangan. Metode penelitian terdiri atas lima tahap utama UCD, yaitu studi literatur dan identifikasi masalah, pemahaman konteks penggunaan melalui wawancara dan analisis deskriptif, spesifikasi kebutuhan pengguna dan organisasi, pengembangan solusi desain melalui storyboarding, wireframing, dan prototyping, serta evaluasi desain menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ). Sebanyak 10 responden tenaga kesehatan berpartisipasi dalam uji coba prototipe aplikasi. Hasil evaluasi menunjukkan skor rata-rata UEQ pada seluruh dimensi berada pada kategori Good hingga Excellent, dengan skor tertinggi pada skala Efficiency (2,08) dan terendah pada Perspicuity (1,75). Temuan ini menunjukkan bahwa desain prototipe telah memenuhi sebagian besar harapan pengguna, terutama dari aspek kemudahan penggunaan, kecepatan pencatatan data, dan tampilan antarmuka yang menarik. Kesimpulannya, penerapan metode UCD dalam perancangan aplikasi skrining kesehatan mobile mampu menghasilkan desain yang adaptif terhadap kebutuhan pengguna, serta berpotensi meningkatkan efektivitas dan akurasi proses pencatatan skrining di Puskesmas.
Title: Desain UI/UX Ringkes Mobile: Aplikasi Skrining Kesehatan Berbasis UCD
Description:
Pelaksanaan skrining kesehatan di Puskesmas memiliki peran penting dalam deteksi dini penyakit dan pencegahan masalah kesehatan masyarakat.
Namun, proses pencatatan hasil skrining di banyak Puskesmas masih dilakukan secara manual menggunakan formulir kertas, yang menyebabkan risiko kehilangan data, keterlambatan rekapitulasi, dan hambatan pengambilan keputusan klinis.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain antarmuka aplikasi skrining kesehatan berbasis mobile dengan pendekatan User Centered Design (UCD) untuk memastikan aplikasi sesuai dengan kebutuhan tenaga kesehatan di lapangan.
Metode penelitian terdiri atas lima tahap utama UCD, yaitu studi literatur dan identifikasi masalah, pemahaman konteks penggunaan melalui wawancara dan analisis deskriptif, spesifikasi kebutuhan pengguna dan organisasi, pengembangan solusi desain melalui storyboarding, wireframing, dan prototyping, serta evaluasi desain menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ).
Sebanyak 10 responden tenaga kesehatan berpartisipasi dalam uji coba prototipe aplikasi.
Hasil evaluasi menunjukkan skor rata-rata UEQ pada seluruh dimensi berada pada kategori Good hingga Excellent, dengan skor tertinggi pada skala Efficiency (2,08) dan terendah pada Perspicuity (1,75).
Temuan ini menunjukkan bahwa desain prototipe telah memenuhi sebagian besar harapan pengguna, terutama dari aspek kemudahan penggunaan, kecepatan pencatatan data, dan tampilan antarmuka yang menarik.
Kesimpulannya, penerapan metode UCD dalam perancangan aplikasi skrining kesehatan mobile mampu menghasilkan desain yang adaptif terhadap kebutuhan pengguna, serta berpotensi meningkatkan efektivitas dan akurasi proses pencatatan skrining di Puskesmas.

Related Results

Policy brief: penelusuran ancaman kasus TB pada petugas kesehatan di Indonesia
Policy brief: penelusuran ancaman kasus TB pada petugas kesehatan di Indonesia
Pendahuluan: Jarak kontak yang cukup dekat petugas kesehatan dengan pasien memudahkan terjadi penularan penyakit TB. Resiko terkena TB pada petugas kesehatan tiga kali lebih tinggi...
Video tutorial pendaftaran mobile JKN dapat meningkatkan pemahaman pasien BPJS kesehatan
Video tutorial pendaftaran mobile JKN dapat meningkatkan pemahaman pasien BPJS kesehatan
Background: The national health insurance mobile application is used for registration of social security administrator patients who want to seek treatment at health service facilit...
Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28H Ayat (1) dan UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan Pasal 5 menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kesehatan. UU 1945 Pasal 28H Ayat (1) men...
Penilaian Sistematis Kualitas Aplikasi Smartphone Tumbuh Kembang Anak
Penilaian Sistematis Kualitas Aplikasi Smartphone Tumbuh Kembang Anak
Saat ini terdapat 38 aplikasi smartphone untuk orang tua dalam memantau tumbuh kembang anak (balita) yang ada di Google Playstore, namun sampai sekarang belum ada satupun rekomenda...
Penerapan MTBS di puskesmas dan skrining tumbuh kembang balita disertai edukasi keluarga pada kunjungan rumah di wilayah puskesmas Bantul
Penerapan MTBS di puskesmas dan skrining tumbuh kembang balita disertai edukasi keluarga pada kunjungan rumah di wilayah puskesmas Bantul
Tumbuh kembang yang sehat pada balita tampak pada fisik yang sehat, keamanan yang optimal serta  mental dan emosional  yang sejahtera. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk m...
Rekonstruksi Sipesanpos Bina Karya
Rekonstruksi Sipesanpos Bina Karya
Masalah utama dalam pengembangan system informasi adalah ketidakkonsistenan pengembang/perancang. Seringkali tahapan terhenti sampai evaluasi, bahkan hanya sampai perancangan dan u...
Analisis faktor yang berhubungan dengan masalah kesehatan mental pada petugas kesehatan
Analisis faktor yang berhubungan dengan masalah kesehatan mental pada petugas kesehatan
Background: Mental health is an important public health problem in Indonesia due to its high prevalence and the economic and social impacts it causes. The magnitude of suffering an...

Back to Top