Javascript must be enabled to continue!
Gambaran Pasien Miopia di Rumah Sakit Mata Bali Mandara Tahun 2022
View through CrossRef
Miopia merupakan kelainan refraksi yang paling umum yang terjadi dengan prevalensi miopia di dunia sebesar 49,8%, di Indonesia sekitar 25% dan di provinsi Bali sebesar 25%. Hasilsurvey yang dilakukan di Rumah Sakit Mata terbesar di Indonesia Timur, Rumah Sakit Mata Bali Mandara, mencatat prevalensi miopia yang cukup tinggi yakni sebanyak 1,418 pasien pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pasien miopia di Rumah Sakit Mata Bali Mandara pada tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling dengan jumlah 133 responden. Data diolah menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 23 dengan analisis univariat. Pada penelitian ini didapatkan gambaran pasien miopia berdasarkan sosiodemografi didominasi oleh kelompok umur 12-25 tahun (41,4%), perempuan (51,9%), pelajar (41,4%), dan berdomisili di Bali (95%). Berdasarkan gejala klinis pasien umumnya datang dengan keluhan mata kabur (89,5%), miopia derajat ringan (54,9%) dan lateralisasi pada kedua mata (83,5%). Berdasarkan riwayat penyakit penyerta, didapatkan hasil hanya 2 (1,5%) yang memiliki riwayat penyakit diabetes mellitus dan hanya 1 (0,8%) yang memiliki riwayat penyakit hipertensi. Berdasarkan jenis tata laksana yang diperoleh terbanyak adalah dengan penatalaksanaan farmakologi dan non farmakologi (82,7%).
Universitas Warmadewa
Title: Gambaran Pasien Miopia di Rumah Sakit Mata Bali Mandara Tahun 2022
Description:
Miopia merupakan kelainan refraksi yang paling umum yang terjadi dengan prevalensi miopia di dunia sebesar 49,8%, di Indonesia sekitar 25% dan di provinsi Bali sebesar 25%.
Hasilsurvey yang dilakukan di Rumah Sakit Mata terbesar di Indonesia Timur, Rumah Sakit Mata Bali Mandara, mencatat prevalensi miopia yang cukup tinggi yakni sebanyak 1,418 pasien pada tahun 2022.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pasien miopia di Rumah Sakit Mata Bali Mandara pada tahun 2022.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional.
Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling dengan jumlah 133 responden.
Data diolah menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 23 dengan analisis univariat.
Pada penelitian ini didapatkan gambaran pasien miopia berdasarkan sosiodemografi didominasi oleh kelompok umur 12-25 tahun (41,4%), perempuan (51,9%), pelajar (41,4%), dan berdomisili di Bali (95%).
Berdasarkan gejala klinis pasien umumnya datang dengan keluhan mata kabur (89,5%), miopia derajat ringan (54,9%) dan lateralisasi pada kedua mata (83,5%).
Berdasarkan riwayat penyakit penyerta, didapatkan hasil hanya 2 (1,5%) yang memiliki riwayat penyakit diabetes mellitus dan hanya 1 (0,8%) yang memiliki riwayat penyakit hipertensi.
Berdasarkan jenis tata laksana yang diperoleh terbanyak adalah dengan penatalaksanaan farmakologi dan non farmakologi (82,7%).
.
Related Results
Analisis Marketing Mix (Bauran Pemasaran) Dalam Meningkatkan Penggunaan Tempat Tidur Di Rumah Sakit Tandun Tahun 2019
Analisis Marketing Mix (Bauran Pemasaran) Dalam Meningkatkan Penggunaan Tempat Tidur Di Rumah Sakit Tandun Tahun 2019
Bauran pemasaran merupakan strategi mencampur kegiatan-kegiatan marketing yang meliputi product, price, place, dan promotion, agar dicari kombinasi maksimal sehingga mendatangkan h...
Gambaran Pasien Katarak dengan Riwayat Diabetes Melitus di Rumah Sakit Mata Bali Mandara
Gambaran Pasien Katarak dengan Riwayat Diabetes Melitus di Rumah Sakit Mata Bali Mandara
Keadaan lensa mata yang biasanya bening dan jernih berubah menjadi keruh disebut dengan katarak. Di Indonesia, katarak menjadi penyebab utama terjadinya kebutaan dengan persentase ...
Analisis Pelaksanaan Standar Sasaran Keselamatan Pasien di Unit Gawat Darurat Ribka Saktiana Pasaribu
Analisis Pelaksanaan Standar Sasaran Keselamatan Pasien di Unit Gawat Darurat Ribka Saktiana Pasaribu
Latar belakang Keselamatan pasien adalah suatu sistem yang membuat asuhan pasien lebih aman, meliputi asesmen risiko, identifikasi dan pengelolaan risiko pasien, pelaporan dan anal...
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA RUMAH SAKIT TERHADAP TINDAK PIDANA PEMALSUAN JUMLAH TAGIHAN UANG KEPADA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS)
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA RUMAH SAKIT TERHADAP TINDAK PIDANA PEMALSUAN JUMLAH TAGIHAN UANG KEPADA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS)
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA RUMAH SAKIT TERHADAP TINDAK PIDANA PEMALSUAN JUMLAH TAGIHAN UANG KEPADA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS)
sonyaairinibatubara@unprim...
ANALISA SIMRS DI RSI PURWOKERTO
ANALISA SIMRS DI RSI PURWOKERTO
RSI Purwokerto yang terletak di daerah barat Purwokerto merupakan rumah sakit rujukan swasta yang memfasilitasi pasien-pasien secara umum ataupun BPJS dan asuransi umum lainnya . S...
Pelaksanaan Kolaborasi Komunikasi antara Dokter-Pasien di Rumah Sakit Kota Padang
Pelaksanaan Kolaborasi Komunikasi antara Dokter-Pasien di Rumah Sakit Kota Padang
Patient care in the hospital consists of 4 pillars of health professionals who play a role, namely clinicians, pharmacists, nurses and nutritionists. To realize good service to pat...
Pengaruh Waktu Tunggu Terhadap Kepuasanpasien Di Unit Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Doloksanggul Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2024
Pengaruh Waktu Tunggu Terhadap Kepuasanpasien Di Unit Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Doloksanggul Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2024
Latar Belakang: Rumah Sakit Umum Daerah Doloksanggul adalah salah satu rumah sakit tipe C di Doloksanggul. Rumah Sakit Umum Daerah Doloksanggul diketahui bahwa dari 10 responden ya...
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PEMBIAYAAN DAN ARUS KAS DI PELAYANAN RUMAH SAKIT (STUDI LITERATUR)
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PEMBIAYAAN DAN ARUS KAS DI PELAYANAN RUMAH SAKIT (STUDI LITERATUR)
Latar Belakang : COVID-19 merupakan tantangan bagi rumah sakit untuk mengaktifkan kembali prosedurkebencanaan sebagai fasilitas pelayanan kesehatan utama dalam menangani pasien COV...

