Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Cancer Immunology: From Immunosurveillance to Immunoescape

View through CrossRef
Sejak lama telah diketahui bahwa sistem imun dapat mengidentifikasi dan menyingkirkan sel tumor berdasarkan ekspresi antigen tumor atau molekul yang diinduksi oleh stres pada sel. Proses ini dikenal sebagai tumor immunosurveillance, pada proses mana sistem imun mengidentifikasi sel kanker dan sel prekanker kemudian menghancurkannya sebelum sel itu menjadi berbahaya. Berbagai sel efektor, seperti sel B, T, NK, NKT, IFN, perforin dan granzyme telah sejak lama diketahui secara jelas peranannya dalam immunosurveillance. Walaupun telah jelas bahwa ada immunosurveillance dan sel kanker dapat dikenal dan dihancurkan oleh sistem imun, mengapa kanker masih tetap dapat tumbuh dan berkembang pada orang yang imunokompeten? Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa immunosurveillance hanyalah salah satu dimensi dari hubungan yang kompleks antara tumor dengan sistem imun. Juga telah banyak bukti bahwa sistem imun dapat merangsang munculnya tumor dengan imunogenesitas rendah yang mampu menghindar dari penghancuran oleh sistem imun. Penemuan ini mengakibatkan berkembangnya hipotesis baru yang dikenal sebagai hipotesis immunoediting.Tinjauan pustaka ini akan merangkum interaksi antara pejamu dengan sel-sel tumor yang berakibat eliminasi, ekilibrium clan escape, yang dikenal dengan istilah 3E dari proses immunoediting.
National Cancer Center Dharmais Cancer Hospital
Title: Cancer Immunology: From Immunosurveillance to Immunoescape
Description:
Sejak lama telah diketahui bahwa sistem imun dapat mengidentifikasi dan menyingkirkan sel tumor berdasarkan ekspresi antigen tumor atau molekul yang diinduksi oleh stres pada sel.
Proses ini dikenal sebagai tumor immunosurveillance, pada proses mana sistem imun mengidentifikasi sel kanker dan sel prekanker kemudian menghancurkannya sebelum sel itu menjadi berbahaya.
Berbagai sel efektor, seperti sel B, T, NK, NKT, IFN, perforin dan granzyme telah sejak lama diketahui secara jelas peranannya dalam immunosurveillance.
Walaupun telah jelas bahwa ada immunosurveillance dan sel kanker dapat dikenal dan dihancurkan oleh sistem imun, mengapa kanker masih tetap dapat tumbuh dan berkembang pada orang yang imunokompeten? Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa immunosurveillance hanyalah salah satu dimensi dari hubungan yang kompleks antara tumor dengan sistem imun.
Juga telah banyak bukti bahwa sistem imun dapat merangsang munculnya tumor dengan imunogenesitas rendah yang mampu menghindar dari penghancuran oleh sistem imun.
Penemuan ini mengakibatkan berkembangnya hipotesis baru yang dikenal sebagai hipotesis immunoediting.
Tinjauan pustaka ini akan merangkum interaksi antara pejamu dengan sel-sel tumor yang berakibat eliminasi, ekilibrium clan escape, yang dikenal dengan istilah 3E dari proses immunoediting.

Related Results

Diagnostic Rate of the Cancer by BDORT Utilizing the Cancer Slide
Diagnostic Rate of the Cancer by BDORT Utilizing the Cancer Slide
Purpose: To make a diagnosis of cancer with BDORT (resonance test), we can choose two methods. One is to use a chemical agent like Integrin α5β1 or Oncogene C-f...
Are Cervical Ribs Indicators of Childhood Cancer? A Narrative Review
Are Cervical Ribs Indicators of Childhood Cancer? A Narrative Review
Abstract A cervical rib (CR), also known as a supernumerary or extra rib, is an additional rib that forms above the first rib, resulting from the overgrowth of the transverse proce...
Edoxaban and Cancer-Associated Venous Thromboembolism: A Meta-analysis of Clinical Trials
Edoxaban and Cancer-Associated Venous Thromboembolism: A Meta-analysis of Clinical Trials
Abstract Introduction Cancer patients face a venous thromboembolism (VTE) risk that is up to 50 times higher compared to individuals without cancer. In 2010, direct oral anticoagul...
Abstract 4602: Clinicopathological and genetic features of prostate cancer in Algerian patients: First report
Abstract 4602: Clinicopathological and genetic features of prostate cancer in Algerian patients: First report
Abstract Background: Prostate cancer is the second most frequent malignancy (after lung cancer) in men worldwide. It is the third most common cancer in men in Algeri...
Abstract OI-1: OI-1 Decoding breast cancer predisposition genes
Abstract OI-1: OI-1 Decoding breast cancer predisposition genes
Abstract Women with one or more first-degree female relatives with a history of breast cancer have a two-fold increased risk of developing breast cancer. This risk i...
Abstract 1624: Antigen-independent de novo prediction of cancer-associated TCR repertoire
Abstract 1624: Antigen-independent de novo prediction of cancer-associated TCR repertoire
Abstract Cancer-associated T cells play a critical role in mediating immune responses in the anti-tumor immunity. However, due to the complex nature of cancer ant...

Back to Top