Javascript must be enabled to continue!
Komunikasi Interpersonal Dewasa Awal Pengidap Gangguan Kecemasan dengan Orang Tua dalam Keluarga Broken Home
View through CrossRef
Abstract. Interpersonal communication plays important role in building healthy relationships between parents and children, especially in the context of broken home families. This study can be focused on "Analyzing interpersonal communication patterns between young adults and parents in broken home families who have anxiety disorders in Bandung City". This study aims to analyze interpersonal communication patterns between early adult women with anxiety disorders and parents in broken home families in Bandung City. This study uses a qualitative method with a case study approach to constructivism methodology. Data collection techniques in this study were semi-structured interviews, observation and documentation of three main informants who met the criteria of early adult women (aged 18-25 years), who have anxiety disorders, from broken home families. The results showed that interpersonal communication patterns between informants and parents were generally passive, closed, and less responsive. The main factors that influence this communication pattern are low emotional support, lack of empathy from parents, and the absence of a father or mother figure in the informant's life. However, there are significant differences in informants who have empathetic substitute figures, are able to create more open, supportive communication.
Abstrak. Komunikasi interpersonal memiliki peran penting dalam membangun hubungan yang sehat antara orang tua dan anak, terutama dalam konteks keluarga broken home. Penelitian ini dapat difokuskan sebagai “Menganalisis pola komunikasi interpersonal antara dewasa awal dengan orang tua dalam keluarga broken home yang memiliki gangguan kecemasan di Kota Bandung”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi interpersonal antara Perempuan dewasa awal pengidap gangguan kecemasan dengan orang tua dalam keluarga broken home di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus metodologi konstruktivisme. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu wawancara semi terstruktur, observasi serta dokumentasi pada tiga informan utama yang memenuhi kriteria Perempuan dewasa awal (usia 18-25 tahun), yang memiliki gangguan kecemasan, berasal dari keluarga broken home. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi interpersonal antara informan dan orang tua umumnya bersifat pasif, tertutup, dan kurang responsif. Faktor utama yang memengaruhi pola komunikasi ini adalah rendahnya dukungan emosional, minimnya empati dari orang tua, serta ketidakhadiran figur ayah atau ibu dalam kehidupan informan. Meskipun demikian, terdapat perbedaan signifikan pada informan yang memiliki figur pengganti yang empatik serta mampu menciptakan komunikasi lebih terbuka dan suportif.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Komunikasi Interpersonal Dewasa Awal Pengidap Gangguan Kecemasan dengan Orang Tua dalam Keluarga Broken Home
Description:
Abstract.
Interpersonal communication plays important role in building healthy relationships between parents and children, especially in the context of broken home families.
This study can be focused on "Analyzing interpersonal communication patterns between young adults and parents in broken home families who have anxiety disorders in Bandung City".
This study aims to analyze interpersonal communication patterns between early adult women with anxiety disorders and parents in broken home families in Bandung City.
This study uses a qualitative method with a case study approach to constructivism methodology.
Data collection techniques in this study were semi-structured interviews, observation and documentation of three main informants who met the criteria of early adult women (aged 18-25 years), who have anxiety disorders, from broken home families.
The results showed that interpersonal communication patterns between informants and parents were generally passive, closed, and less responsive.
The main factors that influence this communication pattern are low emotional support, lack of empathy from parents, and the absence of a father or mother figure in the informant's life.
However, there are significant differences in informants who have empathetic substitute figures, are able to create more open, supportive communication.
Abstrak.
Komunikasi interpersonal memiliki peran penting dalam membangun hubungan yang sehat antara orang tua dan anak, terutama dalam konteks keluarga broken home.
Penelitian ini dapat difokuskan sebagai “Menganalisis pola komunikasi interpersonal antara dewasa awal dengan orang tua dalam keluarga broken home yang memiliki gangguan kecemasan di Kota Bandung”.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi interpersonal antara Perempuan dewasa awal pengidap gangguan kecemasan dengan orang tua dalam keluarga broken home di Kota Bandung.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus metodologi konstruktivisme.
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu wawancara semi terstruktur, observasi serta dokumentasi pada tiga informan utama yang memenuhi kriteria Perempuan dewasa awal (usia 18-25 tahun), yang memiliki gangguan kecemasan, berasal dari keluarga broken home.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi interpersonal antara informan dan orang tua umumnya bersifat pasif, tertutup, dan kurang responsif.
Faktor utama yang memengaruhi pola komunikasi ini adalah rendahnya dukungan emosional, minimnya empati dari orang tua, serta ketidakhadiran figur ayah atau ibu dalam kehidupan informan.
Meskipun demikian, terdapat perbedaan signifikan pada informan yang memiliki figur pengganti yang empatik serta mampu menciptakan komunikasi lebih terbuka dan suportif.
.
Related Results
Hubungan karakteristik caregiver dengan tingkat kecemasan caregiver yang memiliki orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)
Hubungan karakteristik caregiver dengan tingkat kecemasan caregiver yang memiliki orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)
Background: The burden of caring for family members with mental disorders often triggers anxiety in caregivers, the intensity of which is influenced by caregiver characteristics.
P...
POLA KOMUNIKASI ANTARA ORANG TUA DENGAN GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD INPRES MANGGALA KOTA MAKASSAR
POLA KOMUNIKASI ANTARA ORANG TUA DENGAN GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD INPRES MANGGALA KOTA MAKASSAR
Latar belakang penelitian tentang pola komunikasi yang dilakukan antara orang tua dengan guru terhadap motivasi belajar siswa siswa kelas V SD Inpres Manggala Kota Makasar. Orang ...
Lanskap Dinamika Skizofrenia: Studi Literatur Terkait Perilaku Pengidap Skizofrenia
Lanskap Dinamika Skizofrenia: Studi Literatur Terkait Perilaku Pengidap Skizofrenia
Schizophrenia is a mental disorder involving all psychological aspects that are quite difficult to observe. One of the factors that can cause this disorder is genetic factors. Peop...
Tanggung Gugat Orang Tua Terhadap Harta Anak Dalam Kedudukannya Sebagai Kekuasaan Orang Tua
Tanggung Gugat Orang Tua Terhadap Harta Anak Dalam Kedudukannya Sebagai Kekuasaan Orang Tua
Abstrak Orang tua dalam melakukan pengelolaan harta anak harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku agar tidak menimbulkan kerugian terhadap harta anak. Namun, terdap...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
Strategi Komunikasi Pembina Akhlak Dalam Keluarga Kabupaten Muaro Jambi
Strategi Komunikasi Pembina Akhlak Dalam Keluarga Kabupaten Muaro Jambi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangya komunikasi dalam keluarga dalam membentuk karakter anak agar menjadi beretika, bermoral dan baik akhlaknya. Orang tua pastinya menjadi...
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN GANGGUAN JIWA DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN GANGGUAN JIWA DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN
Gangguan jiwa merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena adanya kekacauan pikiran, persepsi dan tingkah laku di mana individu tidak mampu menyesuaikan diri dengan diri sendiri...
POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI
POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI
In the family of parents has a big role in influencing the social development of children. Every parent certainly has a different parenting, including: authoritative parenting, dem...

