Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Kondisi Fasilitas Rusunawa (Studi Kasus: Rusunawa Wanyi, Bengkuring Raya, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda)
View through CrossRef
Permukiman menjadi permasalahan yang semakin kompleks untuk dihadapi pada kota-kota besar di Indonesia, terutama dengan tingginya angka kelahiran dan migrasi penduduk. Kepadatan penduduk yang semakin meningkat mendorong terciptanya permukiman kumuh dan rumah susun disediakan guna mengatasi masalah kawasan kumuh. Kondisi fasilitas di Rusunawa Wanyi perlu dievaluasi untuk mengetahui kondisi masing-masing fasilitas yang ada di sana. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Pada penelitian ini, populasi yang digunakan adalah seluruh fasilitas yang terdapat di Rusunawa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis kuantitatif dengan menggunakan metode analisis skoring dengan standar teknis pelaksanaan rusunawa, sehingga hasil observasi atau pengamatan pada penelitian ini dicatat secara kuantitatif, yang secara akurat memiliki nilai dari skor yang telah dilakukan, adapun metode skoring yang digunakan dengan menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil analisis, Rusunawa Wanyi tidak memenuhi standar yaitu hanya senilai 3,3 yang masuk pada klasifikasi KURANG SESUAI DENGAN STANDAR. Hal ini disebabkan oleh masih banyaknya fasilitas yang belum sesuai standar pelaksanaan rumah susun sehingga diperlukan beberapa perbaikan dan peningkatan kinerja dari variabel tersebut.
Institut Teknologi Kalimantan
Title: Evaluasi Kondisi Fasilitas Rusunawa (Studi Kasus: Rusunawa Wanyi, Bengkuring Raya, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda)
Description:
Permukiman menjadi permasalahan yang semakin kompleks untuk dihadapi pada kota-kota besar di Indonesia, terutama dengan tingginya angka kelahiran dan migrasi penduduk.
Kepadatan penduduk yang semakin meningkat mendorong terciptanya permukiman kumuh dan rumah susun disediakan guna mengatasi masalah kawasan kumuh.
Kondisi fasilitas di Rusunawa Wanyi perlu dievaluasi untuk mengetahui kondisi masing-masing fasilitas yang ada di sana.
Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif.
Pada penelitian ini, populasi yang digunakan adalah seluruh fasilitas yang terdapat di Rusunawa.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis kuantitatif dengan menggunakan metode analisis skoring dengan standar teknis pelaksanaan rusunawa, sehingga hasil observasi atau pengamatan pada penelitian ini dicatat secara kuantitatif, yang secara akurat memiliki nilai dari skor yang telah dilakukan, adapun metode skoring yang digunakan dengan menggunakan skala likert.
Berdasarkan hasil analisis, Rusunawa Wanyi tidak memenuhi standar yaitu hanya senilai 3,3 yang masuk pada klasifikasi KURANG SESUAI DENGAN STANDAR.
Hal ini disebabkan oleh masih banyaknya fasilitas yang belum sesuai standar pelaksanaan rumah susun sehingga diperlukan beberapa perbaikan dan peningkatan kinerja dari variabel tersebut.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ATRIBUT KEPUASAN RUSUNAWA DI JAKARTA TIMUR
ATRIBUT KEPUASAN RUSUNAWA DI JAKARTA TIMUR
Kepuasan atas rusunawa menggambarkan jarak antara harapan dengan realitas yang dirasakan oleh penghuni. Atribut kepuasan atas rusunawa merupakan ukuran atas kepuasan yang dirasakan...
PEMILIHAN LOKASI RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA: STUDI KASUS RUSUNAWA PUTRI CEMPO, SURAKARTA
PEMILIHAN LOKASI RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA: STUDI KASUS RUSUNAWA PUTRI CEMPO, SURAKARTA
<p><em>Kota Surakarta memiliki luas wilayah sebesar 44,04 km<sup>2</sup> dengan kepadatan penduduk lebih dari 11.340,84 jiwa/km<sup>2</sup>. Seb...
Analisis Ketersediaan Fasilitas Pelayanan Sosial Ekonomi di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang
Analisis Ketersediaan Fasilitas Pelayanan Sosial Ekonomi di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui: (1) ketersediaan fasilitas pelayanan sosial (fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan) di Kecamatan Batang kuis dan (2) Ketersediaan pel...
Faktor yang mempengaruhi preferensi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terhadap Rusunawa Gulon, Magelang
Faktor yang mempengaruhi preferensi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terhadap Rusunawa Gulon, Magelang
<p class="Abstract"><span id="docs-internal-guid-2ae5b21e-7fff-0a5b-3ec7-132c44baf733"><span>Rusunawa Gulon merupakan salah satu rusunawa di Kabupaten Magelang ya...
Konsep Invasi Ruang Eventual: Fleksibilitas Penggunaan Ruang pada Perancangan Rusunawa
Konsep Invasi Ruang Eventual: Fleksibilitas Penggunaan Ruang pada Perancangan Rusunawa
Invasi spasial merupakan ekspresi subyektif dari masyarakat berpenghasilan rendah di daerah bantaran sungai. Kebiasaan atau gaya hidup ini merupakan salah satu ekspresi masyarakat ...
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
Dalam sebuah proses pembelajaran komponen yang turut menentukan keberhasilan sebuah proses adalah evaluasi. Melalui evaluasi orang akan mengetahui sampai sejauh mana penyampaian pe...
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
<p><em>Kota Surakarta </em><em>memiliki visi </em><em>menjaga keseimbangan kebutuhan lahan dan daya tampung lingkungan dengan pertumbuhan pendud...

