Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

A PENGETAHUAN IBU TENTANG IVA TEST DENGAN PEMERIKSAAN IVA TEST DI PUSKESMAS KALIBALANGAN KECAMATAN ABUNG SELATAN KABUPATEN LAMPUNG UTARA TAHUN 2024

View through CrossRef
ABSTRACT IVA examination is an examination that can be carried out to detect cervical cancer and is also an alternative screening to pap smears because it is usually cheaper, practical, very easy to carry out and has simple equipment. In this examination, the examination is carried out by looking at the cervix which has been treated with 3-5% acetic acid inspectively. IVA is an examination of the cervix by looking directly (with the naked eye) at the cervix after smearing the cervix with a 3 to 5% acetic acid solution. In this way we can detect uterine cancer as early as possible (Wijaya Delia, 2010). This service activity was carried out in the form of counseling on the theme of cervical cancer and IVA examinations attended by women of productive age at the Kalibalangan Community Health Center. Before the counseling begins, participants are given pretest questions to measure knowledge about women's reproductive health. From the results of the research that has been carried out, it was found that if we look at the individual scores, all participants experienced an increase in the correct number. An increase in the number of correct results during the pretest compared to the posttest is the indicator achievement target aimed at in this service activity to produce the outcome of increasing knowledge about cervical cancer. ABSTRAK Pemeriksaan IVA merupakan pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mendeteksi kanker leher rahim dan juga skrining alternatif dari pap smear karena biasanya lebih murah, praktis, sangat mudah untuk dilaksanakan dan menggunakan peralatan yang sederhana. Pada pemeriksaan ini, pemeriksaan dilakukan dengan cara melihat serviks yang telah diberi asam asetat 3-5% secara inspekulo. IVA adalah pemeriksaan leher rahim ( serviks ) dengan cara melihat langsung ( dengan mata telanjang ) leher rahim setelah memulas leher rahim dengan larutan asam asetat 3 sapai dengan 5%. Dengan cara ini kita dapat mendeteksi kanker rahim sedini mungkin, (Wijaya Delia, 2010). Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan bertema kanker serviks dan pemeriksaan IVA diikuti oleh wanita usia produktif yang berlokasi di Puksesmas Kalibalangan. Sebelum penyuluhan dimulai, peserta terlebih dahulu diberikan soal pretest untuk mengukur pengetahuan tentang kesehatan  reproduksi  wanita, setelah dilakukan penyuluhan, peserta kembali diberikan soal post test untuk melihat pemahaman peserta setelah selesai penyuluhan yang dilakukan. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh bahwa bila ditilik dari nilai perseorangan, seluruh peserta mengalami peningkatan jumlah benar. Peningkatan jumlah benar pada saat pretest kemudian dibandingkan pada saat post test merupakan target capaian indikator yang dituju dalam kegiatan pengabdian ini untuk menghasilkan luaran peningkatan pengetahuan tentang kanker serviks.
Title: A PENGETAHUAN IBU TENTANG IVA TEST DENGAN PEMERIKSAAN IVA TEST DI PUSKESMAS KALIBALANGAN KECAMATAN ABUNG SELATAN KABUPATEN LAMPUNG UTARA TAHUN 2024
Description:
ABSTRACT IVA examination is an examination that can be carried out to detect cervical cancer and is also an alternative screening to pap smears because it is usually cheaper, practical, very easy to carry out and has simple equipment.
In this examination, the examination is carried out by looking at the cervix which has been treated with 3-5% acetic acid inspectively.
IVA is an examination of the cervix by looking directly (with the naked eye) at the cervix after smearing the cervix with a 3 to 5% acetic acid solution.
In this way we can detect uterine cancer as early as possible (Wijaya Delia, 2010).
This service activity was carried out in the form of counseling on the theme of cervical cancer and IVA examinations attended by women of productive age at the Kalibalangan Community Health Center.
Before the counseling begins, participants are given pretest questions to measure knowledge about women's reproductive health.
From the results of the research that has been carried out, it was found that if we look at the individual scores, all participants experienced an increase in the correct number.
An increase in the number of correct results during the pretest compared to the posttest is the indicator achievement target aimed at in this service activity to produce the outcome of increasing knowledge about cervical cancer.
ABSTRAK Pemeriksaan IVA merupakan pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mendeteksi kanker leher rahim dan juga skrining alternatif dari pap smear karena biasanya lebih murah, praktis, sangat mudah untuk dilaksanakan dan menggunakan peralatan yang sederhana.
Pada pemeriksaan ini, pemeriksaan dilakukan dengan cara melihat serviks yang telah diberi asam asetat 3-5% secara inspekulo.
IVA adalah pemeriksaan leher rahim ( serviks ) dengan cara melihat langsung ( dengan mata telanjang ) leher rahim setelah memulas leher rahim dengan larutan asam asetat 3 sapai dengan 5%.
Dengan cara ini kita dapat mendeteksi kanker rahim sedini mungkin, (Wijaya Delia, 2010).
Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan bertema kanker serviks dan pemeriksaan IVA diikuti oleh wanita usia produktif yang berlokasi di Puksesmas Kalibalangan.
Sebelum penyuluhan dimulai, peserta terlebih dahulu diberikan soal pretest untuk mengukur pengetahuan tentang kesehatan  reproduksi  wanita, setelah dilakukan penyuluhan, peserta kembali diberikan soal post test untuk melihat pemahaman peserta setelah selesai penyuluhan yang dilakukan.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh bahwa bila ditilik dari nilai perseorangan, seluruh peserta mengalami peningkatan jumlah benar.
Peningkatan jumlah benar pada saat pretest kemudian dibandingkan pada saat post test merupakan target capaian indikator yang dituju dalam kegiatan pengabdian ini untuk menghasilkan luaran peningkatan pengetahuan tentang kanker serviks.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DENGAN KESEDIAAN PEMERIKSAAN HIV DAN AIDS
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DENGAN KESEDIAAN PEMERIKSAAN HIV DAN AIDS
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2015 memperkirakan jika di Indonesia setiap tahun terdapat 9.000 ibu hamil positif Human Immunodeficiency Virus  yang melahirkan bayi...
PENDAMPINGAN IBU HAMIL TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS TRUCUK KLATEN
PENDAMPINGAN IBU HAMIL TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS TRUCUK KLATEN
Kehamilan merupakan masa yang dimulai dari pembuahan atau bertemunya sel telur dengan sperma sampai dengan lahirnya janin. Lamanya kehamilan normal yaitu 40 minggu. Kehamilan ini d...
Sistem Pelaksanaan PONED di Puskesmas Kabupaten Pati
Sistem Pelaksanaan PONED di Puskesmas Kabupaten Pati
Kasus kematian ibu bersalin di Kabupaten Pati dalam tiga tahun terakhir cenderung meningkat pada tahun 2009 sampai 2011, padahal di kabupaten Pati sudah terdapat 3 puskesmas PONED....
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI DENGAN ANEMIA IBU HAMIL DI PUSKESMAS RAMBUNG
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI DENGAN ANEMIA IBU HAMIL DI PUSKESMAS RAMBUNG
Upaya peningkatan kesehatan adalah suatu kegiatan atau serangkaiankegiatan yang di lakukan secara terpadu dalam bentuk pencegahan penyakitpeningkatan kesehatan, terutama kepada ibu...
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Mompang Kabupaten Mandailing Natal
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Mompang Kabupaten Mandailing Natal
Persentase anak usia 0 sampai 11 bulan yang mendapat imunisasi dasar lengkap tercapai 75,5% dari target 92,9%, dengan capaian kinerja 75,34% (Dinas Kesehatan Sumatera Utara,2020). ...
INOVASI GERHANA (GERAKAN SEDERHANA BERANTAS ANEMIA) DENGAN NUGGET TERI DI DESA KESUGIHAN KECAMATAN KALIANDA LAMPUNG SELATAN
INOVASI GERHANA (GERAKAN SEDERHANA BERANTAS ANEMIA) DENGAN NUGGET TERI DI DESA KESUGIHAN KECAMATAN KALIANDA LAMPUNG SELATAN
Rata-rata kejadian anemia tergantung pada usia, jumlah anak dan usia kehamilan, status gizi, hal ini erat kaitannya dengan terjadinya anemia pada ibu hamil, karena usia ibu yang ti...

Back to Top