Javascript must be enabled to continue!
PEMBERDAYAAN MAHASISWA UNTUK PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN DAN LITERASI KESEHATAN DIGITAL TERKAIT COVID-19
View through CrossRef
Literasi kesehatan dan literasi kesehatan digital memegang peranan penting dalam mengatasi permasalahan kesehatan di masyarakat. Mahasiswa, sebagai kalangan terdidik, diharapkan memiliki literasi kesehatan dan literasi kesehatan digital yang memadai. Berdasarkan survei pendahuluan literasi kesehatan dan literasi kesehatan digital yang dilakukan terhadap mahasiswa/i FKM UMJ pada bulan Juni 2022, ditemukan bahwa hanya sebesar 15% responden menyatakan “mudah” untuk menilai informasi tentang COVID-19 di internet. Program pengabdian kepada masyarakat ini menyasar mahasiswa guna memberdayakan mereka dalam upaya peningkatan literasi kesehatan dan literasi kesehatan digital terkait COVID-19. Jenis kegiatan yang kami lakukan adalah satu hari pelatihan. Mahasiswa dibekali mengenai informasi terbaru mengenai COVID-19, pentingnya literasi kesehatan dan bagaimana memilih dan memilah informasi mengenai COVID-19 yang beredar di internet. Peserta kegiatan diukur tingkat literasinya pada awal sebelum pelatihan dimulai (pre-test) dan sesudah pelatihan selesai (post-test). Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan (2,21 poin), sikap (1,16 poin), literasi kesehatan (5,14 poin) dan pengetahuan terkait materi pelatihan (6,66 poin). Sementara itu, tidak ada perubahan pada aspek perilaku dan ada sedikit penurunan pada aspek literasi kesehatan digital (-0,53).
Title: PEMBERDAYAAN MAHASISWA UNTUK PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN DAN LITERASI KESEHATAN DIGITAL TERKAIT COVID-19
Description:
Literasi kesehatan dan literasi kesehatan digital memegang peranan penting dalam mengatasi permasalahan kesehatan di masyarakat.
Mahasiswa, sebagai kalangan terdidik, diharapkan memiliki literasi kesehatan dan literasi kesehatan digital yang memadai.
Berdasarkan survei pendahuluan literasi kesehatan dan literasi kesehatan digital yang dilakukan terhadap mahasiswa/i FKM UMJ pada bulan Juni 2022, ditemukan bahwa hanya sebesar 15% responden menyatakan “mudah” untuk menilai informasi tentang COVID-19 di internet.
Program pengabdian kepada masyarakat ini menyasar mahasiswa guna memberdayakan mereka dalam upaya peningkatan literasi kesehatan dan literasi kesehatan digital terkait COVID-19.
Jenis kegiatan yang kami lakukan adalah satu hari pelatihan.
Mahasiswa dibekali mengenai informasi terbaru mengenai COVID-19, pentingnya literasi kesehatan dan bagaimana memilih dan memilah informasi mengenai COVID-19 yang beredar di internet.
Peserta kegiatan diukur tingkat literasinya pada awal sebelum pelatihan dimulai (pre-test) dan sesudah pelatihan selesai (post-test).
Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan (2,21 poin), sikap (1,16 poin), literasi kesehatan (5,14 poin) dan pengetahuan terkait materi pelatihan (6,66 poin).
Sementara itu, tidak ada perubahan pada aspek perilaku dan ada sedikit penurunan pada aspek literasi kesehatan digital (-0,53).
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KompetensiLiterasiMahasiswaDalamPembelajaranMatakuliahSeminarDiProdiPendidikanBahasaDanSastraIndonesia_Bayu
KompetensiLiterasiMahasiswaDalamPembelajaranMatakuliahSeminarDiProdiPendidikanBahasaDanSastraIndonesia_Bayu
Kompetensi literasi adalah kompetensi penting yang harus dikuasai oleh setiap mahasiswa. kompetensi literasi sangat dibutuhkan dalam rangka menguasai berbagai capaian pembelajaran....
Mengukur Kemampuan Literasi dan Pemahaman Mahasiswa dalam Penggunaan Aplikasi Berbasis Kecerdasan Buatan
Mengukur Kemampuan Literasi dan Pemahaman Mahasiswa dalam Penggunaan Aplikasi Berbasis Kecerdasan Buatan
Pada era Revolusi Industri 4.0, penggunaan teknologi semakin meluas dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Salah satu teknologi yang semakin berkembang a...
Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28H Ayat (1) dan UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan Pasal 5 menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kesehatan. UU 1945 Pasal 28H Ayat (1) men...
PEMANFAATAN SUMBER PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK PENGEMBANGAN DIRI GURU DAN PEMBELAJARAN DI SD TANGERANG SELATAN TAHUN 2022
PEMANFAATAN SUMBER PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK PENGEMBANGAN DIRI GURU DAN PEMBELAJARAN DI SD TANGERANG SELATAN TAHUN 2022
Kondisi pandemi Covid-19 dan pasca-pandemi menuntut sekolah, para guru, siswa dan orang tua siswa memiliki kemampuan literasi digital agar keterampilan abad 21 dapat dikembangkan ...
Membangun Rumah Literasi di Desa: Menumbuhkan Budaya Membaca dan Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Membangun Rumah Literasi di Desa: Menumbuhkan Budaya Membaca dan Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Literasi merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Namun, rendahnya tingkat literasi di Indonesia, khususnya di daerah pedesaan, menj...
PERSEPSI IBU HAMIL TENTANG VAKSIN COVID-19 TERHADAP PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19
PERSEPSI IBU HAMIL TENTANG VAKSIN COVID-19 TERHADAP PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19
Latar Belakang: kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo tahun 2021 mencapai 12.350 dan terus mengalami penambahan jumlah. Dari jumlah tersebut terdapat 168 kasus positif Covi...
PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP PERILAKU EKONOMI MAHASISWA AKUNTANSI DAN MANAJEMEN
PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP PERILAKU EKONOMI MAHASISWA AKUNTANSI DAN MANAJEMEN
Terbatasnya penelitian mengenai literasi keuangan berdasarkan pengukuran mahasiswa perlu dibahas. Mahasiswa akuntansi dan mahasiswa manajemen merupakan mahasiswa yang mempunyai pen...

