Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS BASIS SUBSEKTOR PERTANIAN DI PROVINSI SULAWESI TENGAH
View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui subsektor pertanian basis di Sulawesi Tengah pada saat ini dan dimasa yang akan dating, dengan menggunakan data sekunder. Analisis data menggunakan metode LQ dan DLQ. Berdasarkan hasil analisis Location Quotient, subsektor perkebunan, kehutanan serta perikanan adalah subsektor basis dengan rata-rata nilai LQ>1. Subsektor tanaman pangan, tanaman hortikultura serta peternakan adalah subsektor non basis dengan rata-rata nilai LQ<1 pada sektor pertanian di Provinsi Sulawesi Tengah. Hasil analisis Dynamic Location Quotient, subsektor tanaman pangan, tanaman perkebunan, tanaman hortikultura, kehutanan, perikanan dan peternakan adalah subsektor basis di masa yang akan datang pada sektor pertanian di Provinsi Sulawesi Tengah dengan rata-rata nilai DLQ>1.
Universitas Tadulako
Title: ANALISIS BASIS SUBSEKTOR PERTANIAN DI PROVINSI SULAWESI TENGAH
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui subsektor pertanian basis di Sulawesi Tengah pada saat ini dan dimasa yang akan dating, dengan menggunakan data sekunder.
Analisis data menggunakan metode LQ dan DLQ.
Berdasarkan hasil analisis Location Quotient, subsektor perkebunan, kehutanan serta perikanan adalah subsektor basis dengan rata-rata nilai LQ>1.
Subsektor tanaman pangan, tanaman hortikultura serta peternakan adalah subsektor non basis dengan rata-rata nilai LQ<1 pada sektor pertanian di Provinsi Sulawesi Tengah.
Hasil analisis Dynamic Location Quotient, subsektor tanaman pangan, tanaman perkebunan, tanaman hortikultura, kehutanan, perikanan dan peternakan adalah subsektor basis di masa yang akan datang pada sektor pertanian di Provinsi Sulawesi Tengah dengan rata-rata nilai DLQ>1.
Related Results
Peran Teknologi Pertanian Cerdas (Smart Farming) untuk Generasi Pertanian Indonesia
Peran Teknologi Pertanian Cerdas (Smart Farming) untuk Generasi Pertanian Indonesia
Smart Farming atau pertanian digital adalah solusi pintar di sektor pertanian yang memanfaatkan sistem jaringan berbasis Internet of Things (IoT) untuk melakukan pemantauan dan pen...
Komoditas Perkebunan di Provinsi Maluku Utara: Basis Ekonomi dan Tingkat Spesialisasi
Komoditas Perkebunan di Provinsi Maluku Utara: Basis Ekonomi dan Tingkat Spesialisasi
Perekonomian Maluku Utara terus maju dengan sektor pertanian, terutama perkebunan, sebagai kontributor utama. Perkebunan memberikan dampak positif pada perekonomian dengan berbagai...
Strategi Diseminasi Inovasi Pertanian dalam Mendukung Pembangunan Pertanian
Strategi Diseminasi Inovasi Pertanian dalam Mendukung Pembangunan Pertanian
<p>Dissemination of innovation of research results/agricultural assessment is an important communication activity in the process. Problems of dissemination agricultural innov...
Diversifikasi Usaha untuk Keberlanjutan Lingkungan dalam Kerangka Reforma Agraria melalui Pertanian Karbon
Diversifikasi Usaha untuk Keberlanjutan Lingkungan dalam Kerangka Reforma Agraria melalui Pertanian Karbon
The accelerating pace of climate change has prompted many countries to reduce carbon emissions through carbon farming. Carbon farming plays a crucial role in climate change mitigat...
Faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah Menggunakan Regresi Data Panel
Faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah Menggunakan Regresi Data Panel
Kemiskinan merupakan permasalahan umum yang dihadapi negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu hal yang dapat menjadikan keberhasilan bagi pembangunan suatu neara yaitu dapat...
DAYA SAING KOMODITI SUBSEKTOR PERIKANAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGGARA
DAYA SAING KOMODITI SUBSEKTOR PERIKANAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGGARA
Penelitian ini di lakukan di wilayah Sulawesi Tenggara. Penentuan lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive sampling)dengan pertimbangan adanya ketimpangan yang terjadi d...
PENGARUH MODUL TAKTIK JITU BABAK TENGAH LEVEL 2 TERHADAP PEMAHAMAN TAKTIK CATUR BABAK TENGAH PADA SISWA EKSTRAKULIKULER CATUR DI MTs NEGERI BANYUWANGI TAHUN PELAJARAN 2016/2017
PENGARUH MODUL TAKTIK JITU BABAK TENGAH LEVEL 2 TERHADAP PEMAHAMAN TAKTIK CATUR BABAK TENGAH PADA SISWA EKSTRAKULIKULER CATUR DI MTs NEGERI BANYUWANGI TAHUN PELAJARAN 2016/2017
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan pemahaman taktik catur babak tengah skak mat dan keunggulan materi menggunakan media modul taktik jitu babak tengah level...
KARAKTERISTIK DAN DINAMIKA SISTEM PERTANIAN LAHAN KERING DALAM KEBUDAYAAN MANGGARAI
KARAKTERISTIK DAN DINAMIKA SISTEM PERTANIAN LAHAN KERING DALAM KEBUDAYAAN MANGGARAI
Penelitian ini mengkaji karakteristik dan dinamika sistem pertanian lahan kering dalam kebudayaan Manggarai, lambang identitas masyarakat Manggarai sebagai anggota kelompok etnik M...

