Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PENGGUNAAN KANSHA HYOUGEN DALAM SERIAL ANIMASI FLYING WITCH KARYA SAKURABI KATSUSHI

View through CrossRef
Kansha hyougen is a symbolic means of showing gratitude or restoring an imbalance caused by the benefits received by the speaker from the hearer. However, many people in Indonesia, especially Japanese language learners, are not fully aware of how important it is to use kansha hyougen when speaking with interlocutors, especially with Japanese individuals. This research aims to describe the variations in the use of kansha hyougen in the anime Flying Witch. The research type is qualitative with a descriptive analysis method, and data collection is done using the observation technique, followed by free observation and note-taking. The data used in this research are utterances containing kansha hyougen from the film Flying Witch. The results of the study found a total of 28 instances of kansha hyougen, which can be categorized into 8 variations: 2 instances of thanking speech acts, 4 expressions of psychological acts of gratitude, 0 instance of expressing gratitude towards an object, 5 instances discussing obligations, 6 instance discussing benefits, 0 offering repayment, 9 instances of positive evaluations, and 2 instances of stating the hearer as the beneficiary. 
Title: ANALISIS PENGGUNAAN KANSHA HYOUGEN DALAM SERIAL ANIMASI FLYING WITCH KARYA SAKURABI KATSUSHI
Description:
Kansha hyougen is a symbolic means of showing gratitude or restoring an imbalance caused by the benefits received by the speaker from the hearer.
However, many people in Indonesia, especially Japanese language learners, are not fully aware of how important it is to use kansha hyougen when speaking with interlocutors, especially with Japanese individuals.
This research aims to describe the variations in the use of kansha hyougen in the anime Flying Witch.
The research type is qualitative with a descriptive analysis method, and data collection is done using the observation technique, followed by free observation and note-taking.
The data used in this research are utterances containing kansha hyougen from the film Flying Witch.
The results of the study found a total of 28 instances of kansha hyougen, which can be categorized into 8 variations: 2 instances of thanking speech acts, 4 expressions of psychological acts of gratitude, 0 instance of expressing gratitude towards an object, 5 instances discussing obligations, 6 instance discussing benefits, 0 offering repayment, 9 instances of positive evaluations, and 2 instances of stating the hearer as the beneficiary.
 .

Related Results

PERBANDINGAN KINERJA BROWSER PADA PEMANFAATAN ANIMASI SVG (SCALABLE VECTOR GRAPHIC)
PERBANDINGAN KINERJA BROWSER PADA PEMANFAATAN ANIMASI SVG (SCALABLE VECTOR GRAPHIC)
Penggunaan Motion Graphic (MG) tidak hanya dugunakan sebagai sarana media seni, namun perkembanganya MG dapat dimanfaatakan di berbagai bidang. Baik bidang pendidikan, periklanan, ...
Analisis Penggunaan Kibou No Hyougen Dalam Anime Black Clover
Analisis Penggunaan Kibou No Hyougen Dalam Anime Black Clover
Penelitian ini membahas mengenai penggunaan dari ungkapan keinginan dan harapan yang disebut dengan kibou no hyougen. Pembahasan utama dari penelitian ini adalah, jenis-jenis, makn...
Budaya Aimai dalam Anime Flying Witch Karya Katsushi Sakurabi
Budaya Aimai dalam Anime Flying Witch Karya Katsushi Sakurabi
Dalam masyarakat Jepang, salah satu budaya komunikasi yang menjadi perhatian penting adalah budaya aimai atau ambiguitas. Penggunaan aimai dalam komunikasi masyarakat bertujuan unt...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
Serial Verbs
Serial Verbs
Serial verb constructions, or serial verbs, are sequences of verbs without any overt marker of coordination, subordination, or syntactic dependency of any sort. Serial verbs are mo...
ANALISIS FILM ANIMASI THE WIND RISES
ANALISIS FILM ANIMASI THE WIND RISES
Film animasi "The Wind Rises" (judul asli: Kaze Tachinu) karya Studio Ghibli dan disutradarai oleh Hayao Miyazaki, telah menjadi sorotan internasional sejak dirilis pada tahun 2013...
ANALISIS ISI PESAN EDUKASI SERIAL ANIMASI “RIKO THE SERIES” SEBAGAI NILAI KARAKTER PEDULI SOSIAL ANAK USIA DINI
ANALISIS ISI PESAN EDUKASI SERIAL ANIMASI “RIKO THE SERIES” SEBAGAI NILAI KARAKTER PEDULI SOSIAL ANAK USIA DINI
Kemajuan teknologi saat ini berkembang dengan sangat pesat terutama pada bidang komunikasi dan informasi. Banyak orang yang masih belum menyadari banyak media sosial yang menyajika...
PERANCANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI PADA INSTALASI MESIN LISTRIK PADA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI BONTANG
PERANCANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI PADA INSTALASI MESIN LISTRIK PADA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI BONTANG
Aktivitas pembelajaran dimasa pandemi covid-19 dilaksanakan secara daring/online.  Penggunaan media dua dimensi dinilai tidak cukup bersinergi dengan media realita khususnya mesin-...

Back to Top