Javascript must be enabled to continue!
Keanekaragaman dan Kelimpahan Gastropoda pada Ekosistem Mangrove Desa Kramat Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo
View through CrossRef
Pesisir Desa Kramat merupakan bagian dari sebaran mangrove di kawasan Teluk Tomini. Tekanan lingkungan akibat aktivitas masyarakat seperti alih fungsi kawasan dan sampah pesisir ditengarai telah merusak kawasan mangrove di Desa Kramat. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada gastropoda sebagai komponen esensial ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati kekayaan jenis, keanekaragaman dan kelimpahan gastropoda mangrove di pesisir Desa Kramat, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Penelitian dilakukan dengan cara mensurvei populasi gastropoda menggunakan kuadran berukuran 5x5 m yang dibuat pada tiga transek garis (LT) yang berbeda berdasarkan lebar sabuk mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah spesies gastropoda di ekosistem mangrove adalah 14 yang mewakili anggota 8 famili. Kelimpahan tertinggi terdapat di LT-1 dengan lebar sabuk mangrove terkecil, yaitu Terebralia sulcata (14.800 ind/ha) untuk tingkat spesies dan Potamididae (20.600 ind/ha) untuk tingkat famili. Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener untuk semua spesies berkisar antara 1,517 hingga 2,177. Nilai indeks dispersi Morisita berkisar antara 0,97–14,00 untuk tingkat spesies dan 0,97–4,67 untuk tingkat famili. Meskipun jumlah spesies gastropoda cukup besar, nilai indeks keanekaragamannya tergolong sedang, dengan sebaran mengelompok. Kajian ini menunjukkan peran ekologis kawasan mangrove Desa Kramat sebagai penunjang keanekaragaman hayati dan habitat gastropoda yang diperlukan untuk pengelolaan kawasan pesisir di Teluk Tomini. The coast of Kramat Village is part of the mangrove distribution area in the Tomini Bay area. Environmental pressures due to community activities such as area conversion and coastal waste are suspected of degrading the mangrove area in Kramat Village. The condition is feared to impact gastropods as an essential component of the mangrove ecosystem. This research aimed to observe species richness, diversity, and the abundance of mangrove gastropods on the coast of Kramat Village, Boalemo Regency, Gorontalo Province. The study was conducted by surveying the gastropod population using a 5x5 m quadrant established on three different line transects (LT) based on the width of the mangrove belt. The study's results showed that the number of gastropod species in the mangrove ecosystem was 14, representing members of 8 families. The highest abundance was found in LT-1 with the smallest mangrove belt width, namely Terebralia sulcata (14,800 ind.ha-1) for species level and Potamididae (20,600 ind.ha-1) for family level. The Shannon-Wiener diversity index values for all species ranged from 1.517 to 2.177. Morisita's dispersion index values ranged from 0.97-14.00 for the species level and 0.97-4.67 for the family level. Although the number of gastropod species is quite large, the diversity index value is categorized as a medium, with distribution clumped. This study shows the ecological role of the mangrove area of Kramat Village to support biodiversity and as a habitat for gastropods needed for the management of coastal areas in Tomini Bay.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Keanekaragaman dan Kelimpahan Gastropoda pada Ekosistem Mangrove Desa Kramat Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo
Description:
Pesisir Desa Kramat merupakan bagian dari sebaran mangrove di kawasan Teluk Tomini.
Tekanan lingkungan akibat aktivitas masyarakat seperti alih fungsi kawasan dan sampah pesisir ditengarai telah merusak kawasan mangrove di Desa Kramat.
Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada gastropoda sebagai komponen esensial ekosistem mangrove.
Penelitian ini bertujuan untuk mengamati kekayaan jenis, keanekaragaman dan kelimpahan gastropoda mangrove di pesisir Desa Kramat, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.
Penelitian dilakukan dengan cara mensurvei populasi gastropoda menggunakan kuadran berukuran 5x5 m yang dibuat pada tiga transek garis (LT) yang berbeda berdasarkan lebar sabuk mangrove.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah spesies gastropoda di ekosistem mangrove adalah 14 yang mewakili anggota 8 famili.
Kelimpahan tertinggi terdapat di LT-1 dengan lebar sabuk mangrove terkecil, yaitu Terebralia sulcata (14.
800 ind/ha) untuk tingkat spesies dan Potamididae (20.
600 ind/ha) untuk tingkat famili.
Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener untuk semua spesies berkisar antara 1,517 hingga 2,177.
Nilai indeks dispersi Morisita berkisar antara 0,97–14,00 untuk tingkat spesies dan 0,97–4,67 untuk tingkat famili.
Meskipun jumlah spesies gastropoda cukup besar, nilai indeks keanekaragamannya tergolong sedang, dengan sebaran mengelompok.
Kajian ini menunjukkan peran ekologis kawasan mangrove Desa Kramat sebagai penunjang keanekaragaman hayati dan habitat gastropoda yang diperlukan untuk pengelolaan kawasan pesisir di Teluk Tomini.
The coast of Kramat Village is part of the mangrove distribution area in the Tomini Bay area.
Environmental pressures due to community activities such as area conversion and coastal waste are suspected of degrading the mangrove area in Kramat Village.
The condition is feared to impact gastropods as an essential component of the mangrove ecosystem.
This research aimed to observe species richness, diversity, and the abundance of mangrove gastropods on the coast of Kramat Village, Boalemo Regency, Gorontalo Province.
The study was conducted by surveying the gastropod population using a 5x5 m quadrant established on three different line transects (LT) based on the width of the mangrove belt.
The study's results showed that the number of gastropod species in the mangrove ecosystem was 14, representing members of 8 families.
The highest abundance was found in LT-1 with the smallest mangrove belt width, namely Terebralia sulcata (14,800 ind.
ha-1) for species level and Potamididae (20,600 ind.
ha-1) for family level.
The Shannon-Wiener diversity index values for all species ranged from 1.
517 to 2.
177.
Morisita's dispersion index values ranged from 0.
97-14.
00 for the species level and 0.
97-4.
67 for the family level.
Although the number of gastropod species is quite large, the diversity index value is categorized as a medium, with distribution clumped.
This study shows the ecological role of the mangrove area of Kramat Village to support biodiversity and as a habitat for gastropods needed for the management of coastal areas in Tomini Bay.
Related Results
Diversitas dan Kerapatan Mangrove, Gastropoda, dan Bivalvia di Estuari Perancak, Bali
Diversitas dan Kerapatan Mangrove, Gastropoda, dan Bivalvia di Estuari Perancak, Bali
Penelitian ini bertujuan membandingkan diversitas dan kerapatan mangrove dengan kepadatan gastropoda dan bivalvia di mangrove alami dan rehabilitasi. Pengukuran ekosistem mangrove ...
Diversitas Dan Kerapatan Mangrove, Gastropoda, dan Bivalvia Di Estuari Perancak, Bali
Diversitas Dan Kerapatan Mangrove, Gastropoda, dan Bivalvia Di Estuari Perancak, Bali
Penelitian ini bertujuan membandingkan diversitas dan kerapatan mangrove dengan kepadatan gastropoda dan bivalvia di mangrove alami dan rehabilitasi. Pengukuran ekosistem mangrove ...
KEANEKARAGAMAN GASTROPODA DI EKOSISTEM MANGROVE PESISIR KABUPATEN SITUBONDO, JAWA TIMUR
KEANEKARAGAMAN GASTROPODA DI EKOSISTEM MANGROVE PESISIR KABUPATEN SITUBONDO, JAWA TIMUR
Gastropoda merupakan komponen penting dalam ekosistem mangrove. Spesies ini banyak ditemukan baik di batang, akar maupun sedimen di ekosistem mangrove. Selain itu, gastropoda juga ...
Keanekaragaman Gastropoda di Kawasan Kali Persawahan Desa Padenganploso Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan
Keanekaragaman Gastropoda di Kawasan Kali Persawahan Desa Padenganploso Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan
Gastropoda, kelompok hewan dengan tubuh lunak yang menggunakan otot perut untuk bergerak, memiliki peran penting dalam ekosistem sawah. Beberapa spesies dapat memberikan manfaat, s...
PENGOLAHAN LIMBAH TANAMAN MANGROVE SEBAGAI BAHAN PEWARNA ALAMI PADA PRODUK ECOPRINT DI DESA LUBUK KERTANG KABUPATEN LANGKAT, SUMATERA UTARA
PENGOLAHAN LIMBAH TANAMAN MANGROVE SEBAGAI BAHAN PEWARNA ALAMI PADA PRODUK ECOPRINT DI DESA LUBUK KERTANG KABUPATEN LANGKAT, SUMATERA UTARA
Abstract
Lubuk Kertang Village has the potential for mangrove ecotourism which is currently being developed as a source of income for the community's economy apart from fishe...
Dampak Perluasan Lahan Tambak Terhadap Keanekaragaman Makrozoobenthos Di Ekosistem Mangrove
Dampak Perluasan Lahan Tambak Terhadap Keanekaragaman Makrozoobenthos Di Ekosistem Mangrove
Pengalihan fungsi lahan mangrove menjadi tambak masyarakat telah menyebabkan proses abrasi dan sedimentasi yang cukup parah, sehingga diduga menyebabkan kontaminasi terhadap kebera...
Kelimpahan dan pola sebaran gastropoda di Pantai Blebak Jepara
Kelimpahan dan pola sebaran gastropoda di Pantai Blebak Jepara
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik, kelimpahan dan pola sebaran gastropoda di Pantai Blebak Jepara. Penelitian ini berlokasi di Pantai Blebak, Desa Se...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...


