Javascript must be enabled to continue!
Keesaan Yahweh (TUHAN) Dalam Kitab Kejadian
View through CrossRef
AbstractThis paper discusses the oneness of Yahweh in the book of Genesis, especially the parts of the book of Genesis which are considered as the work of Yahwist sources. Why conduct a study from parts of the Bible that come from Yahwist sources because this source is considered to be the oldest source in the Bible. The point about the oneness of Yahweh is lifted, because in the book of Genesis, there are certain passages that indicate that Yahweh is not singular but is plural. Therefore, the researcher conducted research related to this subject by doing hermeneutic work, specifically using a critical historical approach. Through literature research on texts related to the subject matter, it can be concluded that in the view of Yahwist sources, the Lord God (Yahweh Elohim) who is worshipped by the Israelites in the Old Testament is one. The one Yahweh is often accompanied by His angels. Thus, the same Lord God who is worshipped by Christians today is one God.Keywords: Yahweh; Oneness; Book of Genesis; Yahwist.AbstrakTulisan ini membahas tentang keesaan Yahweh dalam kitab Kejadian, secara khusus dari bagian-bagian kitab Kejadian yang dianggap sebagai karya dari sumber Yahwist. Mengapa mengadakan kajian dari bagian-bagian Alkitab yang berasal dari sumber Yahwist karena sumber ini dianggap sebagai sumber yang tertua dalam Alkitab. Pokok tentang keesaan Yahweh diangkat, karena dalam kitab Kejadian, ada bagian-bagian tertentu seperti mengindikasikan bahwa Yahweh itu tidak esa adanya tetapi bersifat jamak. Karena itu penulis melakukan penelitian berkaitan dengan pokok ini dengan melakuan kerja hermeneutik, secara khusus menggunakan pendekatan historis kritis. Melalui penelitian literatur terhadap teks-teks yang berkaitan dengan pokok pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa dalam pandangan sumber Yahwist, TUHAN Allah (Yahweh Elohim) yang disembah oleh umat Israel dalam Perjanjian Lama, esa adanya. Yahweh yang esa itu seringkali didampingi oleh malaikat-malaikat-Nya. Dengan demikian, TUHAN Allah yang sama dan yang disembah oleh orang Kristen masa kini adalah Allah yang esa.Kata kunci: Yahweh; Keesaan; Kitab Kejadian; Yahwist.
Sekolah Tinggi Teologi Injil Bhakti Caraka Batam
Title: Keesaan Yahweh (TUHAN) Dalam Kitab Kejadian
Description:
AbstractThis paper discusses the oneness of Yahweh in the book of Genesis, especially the parts of the book of Genesis which are considered as the work of Yahwist sources.
Why conduct a study from parts of the Bible that come from Yahwist sources because this source is considered to be the oldest source in the Bible.
The point about the oneness of Yahweh is lifted, because in the book of Genesis, there are certain passages that indicate that Yahweh is not singular but is plural.
Therefore, the researcher conducted research related to this subject by doing hermeneutic work, specifically using a critical historical approach.
Through literature research on texts related to the subject matter, it can be concluded that in the view of Yahwist sources, the Lord God (Yahweh Elohim) who is worshipped by the Israelites in the Old Testament is one.
The one Yahweh is often accompanied by His angels.
Thus, the same Lord God who is worshipped by Christians today is one God.
Keywords: Yahweh; Oneness; Book of Genesis; Yahwist.
AbstrakTulisan ini membahas tentang keesaan Yahweh dalam kitab Kejadian, secara khusus dari bagian-bagian kitab Kejadian yang dianggap sebagai karya dari sumber Yahwist.
Mengapa mengadakan kajian dari bagian-bagian Alkitab yang berasal dari sumber Yahwist karena sumber ini dianggap sebagai sumber yang tertua dalam Alkitab.
Pokok tentang keesaan Yahweh diangkat, karena dalam kitab Kejadian, ada bagian-bagian tertentu seperti mengindikasikan bahwa Yahweh itu tidak esa adanya tetapi bersifat jamak.
Karena itu penulis melakukan penelitian berkaitan dengan pokok ini dengan melakuan kerja hermeneutik, secara khusus menggunakan pendekatan historis kritis.
Melalui penelitian literatur terhadap teks-teks yang berkaitan dengan pokok pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa dalam pandangan sumber Yahwist, TUHAN Allah (Yahweh Elohim) yang disembah oleh umat Israel dalam Perjanjian Lama, esa adanya.
Yahweh yang esa itu seringkali didampingi oleh malaikat-malaikat-Nya.
Dengan demikian, TUHAN Allah yang sama dan yang disembah oleh orang Kristen masa kini adalah Allah yang esa.
Kata kunci: Yahweh; Keesaan; Kitab Kejadian; Yahwist.
Related Results
ANALISIS KITAB RUJUKAN HADIS YANG DIGUNAKAN DALAM KITAB TA’LIM AL-MUTA’ALLIM OLEH SHAYKH AL-ZARNUJI
ANALISIS KITAB RUJUKAN HADIS YANG DIGUNAKAN DALAM KITAB TA’LIM AL-MUTA’ALLIM OLEH SHAYKH AL-ZARNUJI
<p class="06IsiAbstrak">Kitab <em>Ta’lim al-Muta’alim</em> yang dikarang oleh shaykh al-Zarnuji merupakan kitab klasik yang berisikan adab atau etika belajar dan ...
Saadahnoor2018@gmail.com Prodi PIAUD STAI Muhammadiyah Blora
Saadahnoor2018@gmail.com Prodi PIAUD STAI Muhammadiyah Blora
Senam anak sholih merupakan salah satu bentuk dari senam irama yang dilakukan dengan mengikuti irama musik atau nyanyian serta melatih jasmani yang sistematis, teratur dan terencan...
Kekuasaan Dan Kedaulatan Tuhan (Yeremia 18: 1-17)
Kekuasaan Dan Kedaulatan Tuhan (Yeremia 18: 1-17)
Yeremia di suruh TUHAN untuk pergi kerumah tukang periuk. Sebenarnya apa tujuan dan maksud TUHAN menyuruh nabi Yeremia ke rumah tukang periuk? Ada apa dengan tukang periuk? Tujuan ...
NEOPLATONISME SEBAGAI REFLEKSI TUHAN DALAM HIDUP
NEOPLATONISME SEBAGAI REFLEKSI TUHAN DALAM HIDUP
Neoplatonisme adalah suatu aliran filsafat yang menggabungkan ajaran Plato dengan elemen-elemen dari kebudayaan Helenistik dan agama-agama timur. Salah satu konsep sentral dalam ne...
Anak-Anak Imam Eli (I Samuel 2-3) Dan Refleksinya Bagi Anak-Anak Hamba Tuhan
Anak-Anak Imam Eli (I Samuel 2-3) Dan Refleksinya Bagi Anak-Anak Hamba Tuhan
Pengalaman anak-anak Imam Eli bisa jadi dialami oleh anak-anak hamba Tuhan. Anak-anak hamba Tuhan memiliki pergumulan khusus, yang bisa berimbas negatif tapi juga bisa berimbas pos...
Implementasi Metode Sorogan dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Islahudiny Kediri Lombok Barat
Implementasi Metode Sorogan dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Islahudiny Kediri Lombok Barat
Abstract
Studying and reading kitab kuning is not an easy thing because it requires perseverance and the right method in teaching it. The objectives pf this research are to find T...
KITAB WAHYU DALAM GEREJA KATOLIK : Sebuah Proses Memaknai Pengharapan
KITAB WAHYU DALAM GEREJA KATOLIK : Sebuah Proses Memaknai Pengharapan
The Book of Revelation is the last book in the Bible. Bible readers (especially Catholics) have very few opportunities to read the Book of Revelation because it does not have much ...
RELIGIUSITAS DALAM KUMPULAN PUISI CAHAYA MAHA CAHAYA KARYA EMHA AINUN NADJIB (RELIGIOSITY IN THE COLLECTION OF CAHAYA MAHA CAHAYA POEMS BY EMHA AINUN NADJIB)
RELIGIUSITAS DALAM KUMPULAN PUISI CAHAYA MAHA CAHAYA KARYA EMHA AINUN NADJIB (RELIGIOSITY IN THE COLLECTION OF CAHAYA MAHA CAHAYA POEMS BY EMHA AINUN NADJIB)
Religiusitas dalam Kumpulan Puisi Cahaya Maha Cahaya karya Emha Ainun Nadjib. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui makna religiusitas dalam kumpulan puisi Cahaya Maha Cahaya ka...

