Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Persepsi Pengunjung Terhadap Taman Wisata Alam Madapangga, Kabupaten Bima

View through CrossRef
Taman Wisata Alam (TWA) Madapangga merupakan salah satu kawasan konservasi yang memiliki potensi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. TWA ini memiliki potensi flora, fauna, mata air, sungai, dan panorama alam yang dikembangkan dengan konsep ekowisata.  Persolan yang terjadi pada saat ini yaitu, tingginya potensi wisata tidak sebanding dengan jumlah kunjungan wisatawan, dalam arti keindahan dan keunikan di TWA ini ini belum mampu mendatangkan banyak wisatawan. Penelitian ini dilakukan dengan dua tujuan yaitu; (1) mengukur tingkat persepsi pengunjung ditinjau dari aspek Attraction, Accessibility, Amenity, dan Ancillary Services;  (2) mengidentifikasi faktor-fakor yang mempengaruhi persepsi pengunjung terhadap pengelolaan objek dan daya tarik wisata di TWA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, penentuan lokasi dan responden menggunakan teknik Purposive sampling. Responden pada penelitian ini berjumlah 100 orang dengan teknik pengambilan data menggunakan accidental sampling dan analisis  data yang digunakan yaitu skala likert. Hasil penelitian menunjukkan pada aspek atraction dikategorikan baik dengan persentase 100%,  untuk aspek accessibility  wisatawan berpendapat kondisi akses menuju TWA baik dgn jumlah 80%, dan masih terdapat penilaian kurang baik seumlah 20%. Pada aspek amenitas, mayoritas wisatawan menilai amenitas di TWA masih tergolong kurang baik dgn jumlah 99%, dan ketegori tidak baik sejumlah 1%. Pada aspek ancilary service wisatawan menyatakan berada pada kategori baik sejumlah 58% dan kategori kurang baik sejumlah 42%. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pengunjung ada 2 yaitu faktor internal yang terdiri dari umur dan pendidikan, sedangkan faktor eksternal terdiri dari informasi dan pengalaman, analisis regresi menunjukkan faktor pengalaman memiliki pengaruh terhadap persepsi pengunjung sedangkan faktor umur, pendidikan dan informasi tidak memiliki pengaruh terhadap persepsi.
Title: Persepsi Pengunjung Terhadap Taman Wisata Alam Madapangga, Kabupaten Bima
Description:
Taman Wisata Alam (TWA) Madapangga merupakan salah satu kawasan konservasi yang memiliki potensi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi.
TWA ini memiliki potensi flora, fauna, mata air, sungai, dan panorama alam yang dikembangkan dengan konsep ekowisata.
 Persolan yang terjadi pada saat ini yaitu, tingginya potensi wisata tidak sebanding dengan jumlah kunjungan wisatawan, dalam arti keindahan dan keunikan di TWA ini ini belum mampu mendatangkan banyak wisatawan.
Penelitian ini dilakukan dengan dua tujuan yaitu; (1) mengukur tingkat persepsi pengunjung ditinjau dari aspek Attraction, Accessibility, Amenity, dan Ancillary Services;  (2) mengidentifikasi faktor-fakor yang mempengaruhi persepsi pengunjung terhadap pengelolaan objek dan daya tarik wisata di TWA.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, penentuan lokasi dan responden menggunakan teknik Purposive sampling.
Responden pada penelitian ini berjumlah 100 orang dengan teknik pengambilan data menggunakan accidental sampling dan analisis  data yang digunakan yaitu skala likert.
Hasil penelitian menunjukkan pada aspek atraction dikategorikan baik dengan persentase 100%,  untuk aspek accessibility  wisatawan berpendapat kondisi akses menuju TWA baik dgn jumlah 80%, dan masih terdapat penilaian kurang baik seumlah 20%.
Pada aspek amenitas, mayoritas wisatawan menilai amenitas di TWA masih tergolong kurang baik dgn jumlah 99%, dan ketegori tidak baik sejumlah 1%.
Pada aspek ancilary service wisatawan menyatakan berada pada kategori baik sejumlah 58% dan kategori kurang baik sejumlah 42%.
Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pengunjung ada 2 yaitu faktor internal yang terdiri dari umur dan pendidikan, sedangkan faktor eksternal terdiri dari informasi dan pengalaman, analisis regresi menunjukkan faktor pengalaman memiliki pengaruh terhadap persepsi pengunjung sedangkan faktor umur, pendidikan dan informasi tidak memiliki pengaruh terhadap persepsi.

Related Results

Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
PENGEMBANGAN WISATA BERBASIS SYARIAH (HALAL TOURISM)
PENGEMBANGAN WISATA BERBASIS SYARIAH (HALAL TOURISM)
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik spesifik yang dimiliki Kota Bima dalam mendukung pengembangan wisata berbasis syariah (halal tourism) di Kota Bima yang didu...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
Sejak dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2012 lalu, Taman Krucuk yang berada di jalan Lohbener, Kesenden, Kejaksan, kota Cirebon, Jawa Barat belum kunjung sele...
PENGEMBANGAN WISATA PENANGKARAN TAMAN BUDAYA ASAM KUMBANG SEBAGAI OBJEK DAN DAYA TARIK WISATA KOTA MEDAN
PENGEMBANGAN WISATA PENANGKARAN TAMAN BUDAYA ASAM KUMBANG SEBAGAI OBJEK DAN DAYA TARIK WISATA KOTA MEDAN
Penelitian ini berjudul “Pengembangan wisata penangkaran Taman Buaya AsamKumbang sebagai objek dan daya tarik wisata Kota Medan”. Membahas tentangbagaimana pengembangan wisata pena...
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
Wisata Bongan saat ini tengah dikembangkan untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa wisata ini memiliki beragam potensi wisata, baik itu ...

Back to Top