Javascript must be enabled to continue!
PERMASALAHAN HAM DALAM PERCEPATAN TEKNOLOGI LINGKUNGAN DI KONGO
View through CrossRef
Percepatan Teknologi yang saat ini dilakukan oleh negara dunia pertama tersebut mengalami banyak permasalahan bagi negara dunia ketiga termasuk di Kongo yang harus mengikuti aturan internasional tersebut secara tidak langsung. Kongo sebagai pemilik sumber daya alam yang besar dalam kebutuhan percepatan teknologi transisi dari minyak bumi ke baterai tersebut mengalami eksploitasi secara berlebih dan paksa karena kebutuhan dunia yang saat ini sangat penting dalam mengatasi emisi minyak bumi. Tulisan ini diharapkan dapat menunjukkan gambaran mengenai wilayah Kongo yang mengalami penurunan kualitas lingkungan hidup masyarakat akibat adanya pembangunan teknologi dan eksploitasi sumber daya alam yang ada di wilayah negaranya karena kepentigan dunia akan kebutuhan “Green Techonology”. Keterlibatan beberapa perusahaan global dalam memanfaatkan kekayaan mineral di Kongo menyebabkan permasalahan yang serius dalam masyarakat terutama pekerja di sana. Kerugian para pekerja tambang menunjukkan angka yang tidak wajar baik dalam hal kekerasan maupun korban jiwa. Kongo perlu melakukan upaya-upaya untuk mempertahankan sumber daya alamnya serta memperbaiki sistem pekerjanya agar memberikan manfaat yang lebih banyak kepadanya dan tidak lupa kepada masyarakat umum.Kata Kunci : Eksploitasi, Pekerja Paksa, Kongo, Green TechonologyThe acceleration of technology that is currently being carried out by the first world countries is experiencing many problems for third world countries including the Congo which must follow these international rules indirectly. Congo, as the owner of large natural resources in the need to accelerate the transition from petroleum to battery technology, is being over-exploited and forced due to the world's needs which are currently very important in overcoming petroleum emissions. This paper is expected to provide an overview of the Congo region which has experienced a decline in the quality of the community's living environment due to technological development and exploitation of natural resources in its territory due to the world's interest in the need for "Green Technology". The involvement of several global companies in exploiting the mineral wealth of the Congo causes serious problems for the community, especially the workers there. The loss of mining workers shows an unreasonable number both in terms of violence and loss of life. Congo needs to make efforts to preserve its natural resources and improve its workforce system in order to provide more benefits to it and not to forget the general public.
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
Title: PERMASALAHAN HAM DALAM PERCEPATAN TEKNOLOGI LINGKUNGAN DI KONGO
Description:
Percepatan Teknologi yang saat ini dilakukan oleh negara dunia pertama tersebut mengalami banyak permasalahan bagi negara dunia ketiga termasuk di Kongo yang harus mengikuti aturan internasional tersebut secara tidak langsung.
Kongo sebagai pemilik sumber daya alam yang besar dalam kebutuhan percepatan teknologi transisi dari minyak bumi ke baterai tersebut mengalami eksploitasi secara berlebih dan paksa karena kebutuhan dunia yang saat ini sangat penting dalam mengatasi emisi minyak bumi.
Tulisan ini diharapkan dapat menunjukkan gambaran mengenai wilayah Kongo yang mengalami penurunan kualitas lingkungan hidup masyarakat akibat adanya pembangunan teknologi dan eksploitasi sumber daya alam yang ada di wilayah negaranya karena kepentigan dunia akan kebutuhan “Green Techonology”.
Keterlibatan beberapa perusahaan global dalam memanfaatkan kekayaan mineral di Kongo menyebabkan permasalahan yang serius dalam masyarakat terutama pekerja di sana.
Kerugian para pekerja tambang menunjukkan angka yang tidak wajar baik dalam hal kekerasan maupun korban jiwa.
Kongo perlu melakukan upaya-upaya untuk mempertahankan sumber daya alamnya serta memperbaiki sistem pekerjanya agar memberikan manfaat yang lebih banyak kepadanya dan tidak lupa kepada masyarakat umum.
Kata Kunci : Eksploitasi, Pekerja Paksa, Kongo, Green TechonologyThe acceleration of technology that is currently being carried out by the first world countries is experiencing many problems for third world countries including the Congo which must follow these international rules indirectly.
Congo, as the owner of large natural resources in the need to accelerate the transition from petroleum to battery technology, is being over-exploited and forced due to the world's needs which are currently very important in overcoming petroleum emissions.
This paper is expected to provide an overview of the Congo region which has experienced a decline in the quality of the community's living environment due to technological development and exploitation of natural resources in its territory due to the world's interest in the need for "Green Technology".
The involvement of several global companies in exploiting the mineral wealth of the Congo causes serious problems for the community, especially the workers there.
The loss of mining workers shows an unreasonable number both in terms of violence and loss of life.
Congo needs to make efforts to preserve its natural resources and improve its workforce system in order to provide more benefits to it and not to forget the general public.
Related Results
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
Saat ini, dibandingkan dengan negara sekitar, di manakah posisi Indonesia? Tepat sesaat sebelum pandemi, World bank mengkategorikan Indonesia pada posisi upper middle income dan PB...
Perkawinan Beda Agama Perspektif HAM Barat dan HAM Islam
Perkawinan Beda Agama Perspektif HAM Barat dan HAM Islam
Pernikahan merupakan suatu janji perikatan yang sakral yang dilakukan oleh seorang laki-laki dengan pasangan menjadi sepasang suami-isteri. Pada dasarnya setiap agama memiliki kete...
Faiblesse de l’épargne au Kongo-Central
Faiblesse de l’épargne au Kongo-Central
Résumé
L’objectif de cette étude est d’analyser le niveau de l’épargne dans le Kongo-Central et d’examiner les facteurs déterminants cette épargne. Pour atteindre cet objectif, no...
Green Human Resource Management, Green Human Capital, Green Innovation, dan Perceived Organizational Support Terhadap Environmental Performance
Green Human Resource Management, Green Human Capital, Green Innovation, dan Perceived Organizational Support Terhadap Environmental Performance
Tujuan. Lingkungan kinerja yang ramah lingkungan memiliki kegiatan aktivitas yang tetap menjaga kelestarian lingkungan. Kelestarian lingkungan dapat terlaksana jika perusahaan mamp...
Perbandingan Sistem dan Mekanisme HAM Negara-Negara Anggota Asean: Tinjauan Konstitusi dan Kelembagaan
Perbandingan Sistem dan Mekanisme HAM Negara-Negara Anggota Asean: Tinjauan Konstitusi dan Kelembagaan
Perkembangan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dalam pemajuan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai perwujudan dari komunitas ASEAN pada sisi lain berhadapa...
Analisis Terhadap Penyelidikan Komnas HAM tentang Peristiwa Kematian Enam Orang Laskar FPI
Analisis Terhadap Penyelidikan Komnas HAM tentang Peristiwa Kematian Enam Orang Laskar FPI
Komnas HAM telah melakukan pemantauan dan penyelidikan terhadap peristiwa kematian 6 (enam) laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek pada 7 Desember 2020 yang hasilnya telah disampaikan ...
Upaya meningkatkan kepedulian peserta didik terhadap keberlangsungan lingkungan
Upaya meningkatkan kepedulian peserta didik terhadap keberlangsungan lingkungan
Di Indonesia, pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, beri...
Jalan Menuju Keadilan Korban Pelanggaran HAM yang Berat
Jalan Menuju Keadilan Korban Pelanggaran HAM yang Berat
Mekanisme non-yudisial merupakan solusi lain yang sedang dilakukan pemerintah untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM yang berat di masa lalu. Sebab, penyelesaian kasus mel...

