Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kebangkitan Yesus Menurut Injil Lukas 24:1-49 dan Implikasinya Bagi Gereja Masa Kin

View through CrossRef
Kebangkitan Yesus merupakan peristiwa yang fundamental bagi iman Kristiani. Kebangkitan Yesus menegaskan kemenangan-Nya atas dosa, maut, dan kuasa kegelapan. Kebangkitan memberikan harapan akan kehidupan kekal dan memastikan janji kehidupan abadi bagi mereka yang percaya pada Yesus. Bagi umat Kristen, kebangkitan menyiratkan kekuatan transformasional dalam hidup mereka. Berkat kebangkitan, Gereja sebagai sakramen Allah memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan lima pilar Gereja itu sendiri. Disisi lain, masih ada umat yang belum memahami makna kebangkitan Yesus, sehingga tidak dapat mengimplikasikan panca tugas Gereja dalam dunia masa kini, bahkan ada umat yang lupa akan panca tugas Gereja ini. Tujuan penulisan artikel ini untuk menemukan fakta dan makna kebangkitan Yesus menurut Injil Lukas 24:1-49 serta implikasinya dalam kehidupan Gereja masa kini. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur.Hasil penelitian menunjukkan fakta kebangkitan Yesus ditandai dengan kubur kosong dan penampakan diri-Nya secara nyata berulang kali kepada para murid. Kebangkitan Yesus memiliki makna, yaitu: Gereja mendapat tugas perutusan dari Yesus untuk memberitakan kebangkitan, kebangkitan menunjukkan realitas yang mengatasi keberadaan spiritual dalam keabadian, dan kebangkitan menuntut kesetiaan dalam iman kepada Allah. Implikasi fakta dan makna kebangkitan Yesus bagi Gereja masa kini dapat terlaksana dalam panca tugas Gereja, yaitu persekutuan atau koinonia, pelayanan atau diakonia, pewartaan atau kerygma, pengudusan atau liturgia, dan kesaksian atau martiria. Kesetiaan mengimplikasikan panca tugas Gereja sebagai bukti mewartakan kebangkitan Yesus.
Title: Kebangkitan Yesus Menurut Injil Lukas 24:1-49 dan Implikasinya Bagi Gereja Masa Kin
Description:
Kebangkitan Yesus merupakan peristiwa yang fundamental bagi iman Kristiani.
Kebangkitan Yesus menegaskan kemenangan-Nya atas dosa, maut, dan kuasa kegelapan.
Kebangkitan memberikan harapan akan kehidupan kekal dan memastikan janji kehidupan abadi bagi mereka yang percaya pada Yesus.
Bagi umat Kristen, kebangkitan menyiratkan kekuatan transformasional dalam hidup mereka.
Berkat kebangkitan, Gereja sebagai sakramen Allah memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan lima pilar Gereja itu sendiri.
Disisi lain, masih ada umat yang belum memahami makna kebangkitan Yesus, sehingga tidak dapat mengimplikasikan panca tugas Gereja dalam dunia masa kini, bahkan ada umat yang lupa akan panca tugas Gereja ini.
Tujuan penulisan artikel ini untuk menemukan fakta dan makna kebangkitan Yesus menurut Injil Lukas 24:1-49 serta implikasinya dalam kehidupan Gereja masa kini.
Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur.
Hasil penelitian menunjukkan fakta kebangkitan Yesus ditandai dengan kubur kosong dan penampakan diri-Nya secara nyata berulang kali kepada para murid.
Kebangkitan Yesus memiliki makna, yaitu: Gereja mendapat tugas perutusan dari Yesus untuk memberitakan kebangkitan, kebangkitan menunjukkan realitas yang mengatasi keberadaan spiritual dalam keabadian, dan kebangkitan menuntut kesetiaan dalam iman kepada Allah.
Implikasi fakta dan makna kebangkitan Yesus bagi Gereja masa kini dapat terlaksana dalam panca tugas Gereja, yaitu persekutuan atau koinonia, pelayanan atau diakonia, pewartaan atau kerygma, pengudusan atau liturgia, dan kesaksian atau martiria.
Kesetiaan mengimplikasikan panca tugas Gereja sebagai bukti mewartakan kebangkitan Yesus.

Related Results

Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
Pentingnya Penginjilan Bagi Pertumbuhan Gereja dalam Perintisan Jemaat Baru
Pentingnya Penginjilan Bagi Pertumbuhan Gereja dalam Perintisan Jemaat Baru
Gereja yang bertumbuh adalah gereja yang menjalankan tugas utamanya terhadap penginjilan. Tugas penginjilan adalah tugas semua orang percaya tanpa terkecuali. Dipertajamkan langsun...
Gereja Visioner Panggilan Memuridkan “Bangsa”
Gereja Visioner Panggilan Memuridkan “Bangsa”
 A visionary church is the dream of every pastor and church congregation, but in the current reality the church is not doing what it wants and expected so that the visionary church...
Gambaran Anak Sekolah Dasar Mengenai Yesus
Gambaran Anak Sekolah Dasar Mengenai Yesus
Yesus Kristus dalah pokok utama iman Kristen. Bagi umat Kristen Yesus adalah Tuhan, Anak Allah, penyelamat dan bahkah adalah Allah yang menjilma menjadi manusia. Di sekolah mulai d...
Kajian Teologis Terhadap Makna Logos Menurut Injil Yohanes
Kajian Teologis Terhadap Makna Logos Menurut Injil Yohanes
Tulisan ini membahas tentang makna Logos pada Yesus dalam Injil Yohanes. Logos merupakan salah satu kunci di dalam agama Kristen. Injil Yohanes merupakan salah satu injil yang men...
Gereja Musafir Sebagai Antisipasi Hidup Eskatologis
Gereja Musafir Sebagai Antisipasi Hidup Eskatologis
Tujuan tulisan ini ialah untuk menggali kekayaan kazanah teologi Katolik tentang Gereja secara khusus yang akan digali dalam tulisan ini tentang Gereja musafir. Kata Musafir mau me...
Kerajaan Allah Sebagai Inti Kehidupan Dan Perutusan Yesus
Kerajaan Allah Sebagai Inti Kehidupan Dan Perutusan Yesus
Abstract: The Kingdom of God is central to the whole message of Jesus Christ. Through the kingdom of God, we can discover and understand the entire mission of Jesus. The Kingdom of...
Analisis misi apologetika Kristen untuk menjadikan gereja sebagai pekabaran injil
Analisis misi apologetika Kristen untuk menjadikan gereja sebagai pekabaran injil
menurut konsep dan pemahaman Kristus, Pekabaran Injil adalah bagian dari Misi Allah (Missio Dei) untuk memperluas Kerajaan-Nya. Misi tersebut dapat dilakukan dalam bentuk pertanggu...

Back to Top