Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Upaya Pemberdayaan Kelompok Wanita Pesisir Poklahsar Dikranusa Melalui Pemanfaatan Ikan Hasil Tangkapan Sampingan di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten

View through CrossRef
Ikan hasil tangkapan sampingan (HTS) merupakan ikan non target yang ikut tertangkap pada alat tangkap. Jumlah ikan HTS cukup besar berkisar 25-74% dari total ikan hasil tangkapan. Ikan HTS hingga kini masih menjadi problem dan tantangan dalam pengelolaan perikanan karena minim pemanfaatan. Hal ini diperparah dengan pandemic covid-19 yang berlarut-larut yang menyebabkan permintaan ikan menurun, sehingga jumlah ikan yang tidak termanfaatkan menjadi bertambah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan diolah menjadi produk olahan, diantaranya pemindangan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode pelatihan dengan mitra Poklahsar Dikranusa. Mitra sasaran diberikan pelatihan dan pendampingan hingga mampu dan bisa memproduksi pindang secara mandiri. Tahap pembuatan pindang adalah penyiangan ikan; ikan dibungkus dengan daun pisang dengan diberi garam; ikan disusun dalam panci dan direbus selama 1,5-2 jam; pengangkatan ikan yang telah matang; dan pengemasan produk pindang. Pemindangan dapat menjadi alternatif kegiatan ekonomi tambahan bagi wanita pesisir diluar waktu melakukan pekerjaan domestik dan membantu suami memperbaiki jaring. Pemindangan ikan membutuhkan peralatan yang sederhana dan mudah dilakukan, sehingga dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi wanita pesisir. Mitra telah mampu memproduksi, mengemas dan menjual produk pindang yang dihasilkan. Nilai ekonomi dari produk ikan pindang jauh lebih tinggi dibandingkan jika hanya menjual ikan segar.
Title: Upaya Pemberdayaan Kelompok Wanita Pesisir Poklahsar Dikranusa Melalui Pemanfaatan Ikan Hasil Tangkapan Sampingan di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten
Description:
Ikan hasil tangkapan sampingan (HTS) merupakan ikan non target yang ikut tertangkap pada alat tangkap.
Jumlah ikan HTS cukup besar berkisar 25-74% dari total ikan hasil tangkapan.
Ikan HTS hingga kini masih menjadi problem dan tantangan dalam pengelolaan perikanan karena minim pemanfaatan.
Hal ini diperparah dengan pandemic covid-19 yang berlarut-larut yang menyebabkan permintaan ikan menurun, sehingga jumlah ikan yang tidak termanfaatkan menjadi bertambah.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan diolah menjadi produk olahan, diantaranya pemindangan.
Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode pelatihan dengan mitra Poklahsar Dikranusa.
Mitra sasaran diberikan pelatihan dan pendampingan hingga mampu dan bisa memproduksi pindang secara mandiri.
Tahap pembuatan pindang adalah penyiangan ikan; ikan dibungkus dengan daun pisang dengan diberi garam; ikan disusun dalam panci dan direbus selama 1,5-2 jam; pengangkatan ikan yang telah matang; dan pengemasan produk pindang.
Pemindangan dapat menjadi alternatif kegiatan ekonomi tambahan bagi wanita pesisir diluar waktu melakukan pekerjaan domestik dan membantu suami memperbaiki jaring.
Pemindangan ikan membutuhkan peralatan yang sederhana dan mudah dilakukan, sehingga dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi wanita pesisir.
Mitra telah mampu memproduksi, mengemas dan menjual produk pindang yang dihasilkan.
Nilai ekonomi dari produk ikan pindang jauh lebih tinggi dibandingkan jika hanya menjual ikan segar.

Related Results

Dinamika hasil tangkapan jenis-jenis ikan gabus (Genus Channa) di Kota Palangka Raya
Dinamika hasil tangkapan jenis-jenis ikan gabus (Genus Channa) di Kota Palangka Raya
Penelitian ini mempelajari bagaimana jumlah hasil tangkapan ikan (Genus Channa) yang dihubungkan dengan jumlah curah selama 1 tahun. Penelitian bertujuan mengetahui jumlah hasil da...
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
Community Group-Based Tourism Development Model: Banten Lama Tourism Area
Community Group-Based Tourism Development Model: Banten Lama Tourism Area
Tourism development in Banten Lama area has highly made significant progress after the Banten Provincial Government revitalized Banten Lama area with a budget of 80 billion in 2018...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...
Komposisi Jenis Jenis Ikan dan Crustacea Hasil Tangkapan Bubu Naga di Pesisir Tambakrejo Semarang
Komposisi Jenis Jenis Ikan dan Crustacea Hasil Tangkapan Bubu Naga di Pesisir Tambakrejo Semarang
Bubu naga merupakan alat perangkap yang bersifat pasif yang pengoperasiannya memanfaatkan kondisi pasang surut perairan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jen...
Pengaruh Pengetahuan Keagamaan Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Prilaku Sosial Anak Di Sdit Nur El Qolam Serang Banten
Pengaruh Pengetahuan Keagamaan Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Prilaku Sosial Anak Di Sdit Nur El Qolam Serang Banten
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman data-data empirik mengenai Pengaruh Pengetahuan Keagamaan dan Kecerdasan Emosional, baik secara sendiri-sendiri maupun secara b...

Back to Top