Javascript must be enabled to continue!
Upaya Pendampingan Masyarakat Dalam Mencegah Terjadinya Stunting Di Desa Maccinibaji Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa
View through CrossRef
Penelitian ini membahas mengenai Upaya Pendampingan Masyarakat Dalam Mencegah Terjadinya Stunting di Desa Maccinibaji Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Pokok permasalahan pada penelitian ini ialah : 1). Bagaimana kondisi keluarga yang beresiko stunting di Desa Maccinibaji? 2). Bagaimana upaya pendampingan masyarakat dalam mencegah terjadinya stunting di Desa Maccinibaji?. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif bersifat dekskriptif. Adapun sumber data dari penelitian ini adalah pendamping masyarakat, Bidan desa, pemerintah desa dan masyarakat Desa Maccinibaji khususnya Ibu hamil dan Ibu yang memiliki balita. Selanjutnya metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kondisi keluarga beresiko stunting di Desa Maccinibaji merupakan suatu keluarga yang terdapat ibu hamil, calon pengantin yang Kekurangan Energi Kronis (KEK) yang dapat kita ketahui melalui ukuran lingkar lengan atasnya <23,5 cm yang disebabkan karena faktor ekonomi dan pengetahuan orang tua tentang nutrisi sehat dan tepat pada anaknya yang kurang oleh masyarakat yang beresiko stunting. (2) Upaya pendampingan masyarakat dalam mencegah terjadinya stunting di Desa Maccinibaji antara lain : Tahap penyadaran ini bertujuan mencegah stunting degan melakukan penyuluhan mengenai stunting. Tahap kemandirian mencakup persiapan diri sendiri untuk melakukan kesadaran akan pencegahan stunting. Tahap evaluasi ini bertujuan untuk meninjau yang telah dilakukan dalam menangani pencegahan stunting. Impikasi dari penelitian ini adalah pendamping masyarakat bersama dengan bidan serta pemerintah desa lebih meningkatkan kinerja dalam mendampingi keluarga beresiko stunting dan anak stunting. Serta pendampingan pada ibu hamil yang (Kekurangan Energi Kronis) KEK diharapkan untuk lebih maksimal lagi. Dan untuk masyarakat Desa Maccinibaji lebih bijak lagi dalam menjaga pola hidup sehat dan pola asuh anak-anaknya agar tidak mengalami stunting.
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Title: Upaya Pendampingan Masyarakat Dalam Mencegah Terjadinya Stunting Di Desa Maccinibaji Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa
Description:
Penelitian ini membahas mengenai Upaya Pendampingan Masyarakat Dalam Mencegah Terjadinya Stunting di Desa Maccinibaji Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa.
Pokok permasalahan pada penelitian ini ialah : 1).
Bagaimana kondisi keluarga yang beresiko stunting di Desa Maccinibaji? 2).
Bagaimana upaya pendampingan masyarakat dalam mencegah terjadinya stunting di Desa Maccinibaji?.
Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif bersifat dekskriptif.
Adapun sumber data dari penelitian ini adalah pendamping masyarakat, Bidan desa, pemerintah desa dan masyarakat Desa Maccinibaji khususnya Ibu hamil dan Ibu yang memiliki balita.
Selanjutnya metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.
Analisis data yang digunakan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kondisi keluarga beresiko stunting di Desa Maccinibaji merupakan suatu keluarga yang terdapat ibu hamil, calon pengantin yang Kekurangan Energi Kronis (KEK) yang dapat kita ketahui melalui ukuran lingkar lengan atasnya <23,5 cm yang disebabkan karena faktor ekonomi dan pengetahuan orang tua tentang nutrisi sehat dan tepat pada anaknya yang kurang oleh masyarakat yang beresiko stunting.
(2) Upaya pendampingan masyarakat dalam mencegah terjadinya stunting di Desa Maccinibaji antara lain : Tahap penyadaran ini bertujuan mencegah stunting degan melakukan penyuluhan mengenai stunting.
Tahap kemandirian mencakup persiapan diri sendiri untuk melakukan kesadaran akan pencegahan stunting.
Tahap evaluasi ini bertujuan untuk meninjau yang telah dilakukan dalam menangani pencegahan stunting.
Impikasi dari penelitian ini adalah pendamping masyarakat bersama dengan bidan serta pemerintah desa lebih meningkatkan kinerja dalam mendampingi keluarga beresiko stunting dan anak stunting.
Serta pendampingan pada ibu hamil yang (Kekurangan Energi Kronis) KEK diharapkan untuk lebih maksimal lagi.
Dan untuk masyarakat Desa Maccinibaji lebih bijak lagi dalam menjaga pola hidup sehat dan pola asuh anak-anaknya agar tidak mengalami stunting.
Related Results
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Angka stunting Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah setiap tahun mengalami penurunan. Angka kasus stunting di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2020 sebesar 7,33%, pada tahun 2021 menurun...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Deteksi Dini Kejadian Stunting melalui Aplikasi Gosting (Get Information of Imunization and Stunting)
Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Deteksi Dini Kejadian Stunting melalui Aplikasi Gosting (Get Information of Imunization and Stunting)
ABSTRAK Kecamatan Gondangrejo menjadi prioritas utama dalam prioritas desa dengan Lokus penurunan stunting pada tahun 2021 dengan prevalensi 23,59 % atau 67 balita di desa Plesunga...
PENTINGYA PERAN TOKOH AGAMA DALAM MENCEGAH STUNTING PADA ANAK di KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG
PENTINGYA PERAN TOKOH AGAMA DALAM MENCEGAH STUNTING PADA ANAK di KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG
Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang cukup serius di Indonesia, terutama di wilayah-wilayah pedesaan dan terpencil di Kabupaten Kupang. Provinsi Nusa Tenggara T...
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP NAUNG RIERE
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP NAUNG RIERE
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mendeskripsikan proses adat Naung Riere di Desa Balassuka Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa. (2) Untuk mengetahui bentuk motiv...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...

