Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pandangan Masyarakat terhadap Overthinking dan Relasinya dengan Teori Rational Emotive Brief Therapy

View through CrossRef
Latar belakang : Pada saat ini kita berada di dalam situasi yang sulit tidak hanya diakibatkan oleh pandemi COVID-19 yang mengharuskan kita untuk tetap tinggal berada didalam rumah melakukan berbagai aktivitas belajar atau bekerja. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat terhadap overthinking dan relasinya dengan teori Rational Emotive Brief Therapy. REBT merupakan salah satu dari ke-12 teori pendekatan dan konseling yang sudah kami pelajari. REBT ini ada kaitannya dengan Overthinking, yang banyak yang dialami oleh masyarakat pada umumnya. Overthinking merupakan perilaku atau bias yang terjadi secara normal pada siapapun yang melibatkan proses berpikir yang umumnya dialami oleh manusia. Overthinking juga bisa menimbulkan kecemasan yang sangat tinggi dikarenakan adanya ketidakselarasan terkait pikiran dengan kejadian yang terjadi. Dari kecemasan itu biasanya bisa membuat seseorang merasa tertekan. Metode penelitian: penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, data yang kami peroleh menggunakan google form. Hasil: data yang didapat bahwa “Mahasiswa” yang sering mengalami overthinking, kemudian 74,2% perempuan sering mengalami overthinking dan nampak bahwa salah satu penyebab overthinking yaitu khawatir karena terlalu memikirkan hal negatif sekitar 37,31%. Kesimpulan : Masih banyak masyarakat yang mengabaikan dampak dari overthinking ini sendiri, oleh karena itu dengan adanya pendekatan REBT ini dapat membantu masyarakat agar dapat mengubah pikirannya dari yang irasional menjadi rasional.
Title: Pandangan Masyarakat terhadap Overthinking dan Relasinya dengan Teori Rational Emotive Brief Therapy
Description:
Latar belakang : Pada saat ini kita berada di dalam situasi yang sulit tidak hanya diakibatkan oleh pandemi COVID-19 yang mengharuskan kita untuk tetap tinggal berada didalam rumah melakukan berbagai aktivitas belajar atau bekerja.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat terhadap overthinking dan relasinya dengan teori Rational Emotive Brief Therapy.
REBT merupakan salah satu dari ke-12 teori pendekatan dan konseling yang sudah kami pelajari.
REBT ini ada kaitannya dengan Overthinking, yang banyak yang dialami oleh masyarakat pada umumnya.
Overthinking merupakan perilaku atau bias yang terjadi secara normal pada siapapun yang melibatkan proses berpikir yang umumnya dialami oleh manusia.
Overthinking juga bisa menimbulkan kecemasan yang sangat tinggi dikarenakan adanya ketidakselarasan terkait pikiran dengan kejadian yang terjadi.
Dari kecemasan itu biasanya bisa membuat seseorang merasa tertekan.
Metode penelitian: penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, data yang kami peroleh menggunakan google form.
Hasil: data yang didapat bahwa “Mahasiswa” yang sering mengalami overthinking, kemudian 74,2% perempuan sering mengalami overthinking dan nampak bahwa salah satu penyebab overthinking yaitu khawatir karena terlalu memikirkan hal negatif sekitar 37,31%.
Kesimpulan : Masih banyak masyarakat yang mengabaikan dampak dari overthinking ini sendiri, oleh karena itu dengan adanya pendekatan REBT ini dapat membantu masyarakat agar dapat mengubah pikirannya dari yang irasional menjadi rasional.

Related Results

Pandangan Masyarakat terhadap Overthinking dan Relasinya dengan Teori Rational Emotive Brief Therapy
Pandangan Masyarakat terhadap Overthinking dan Relasinya dengan Teori Rational Emotive Brief Therapy
Latar belakang : Pada saat ini kita berada di dalam situasi yang sulit tidak hanya diakibatkan oleh pandemi COVID-19 yang mengharuskan kita untuk tetap tinggal berada didalam rumah...
Penggunaan Makna Emotif pada Balasan Kolom Komentar Admin TikTok @pesonaindonesia
Penggunaan Makna Emotif pada Balasan Kolom Komentar Admin TikTok @pesonaindonesia
The aim of this research is to describe the types of emotive meanings found in replies to @PesonaIndonesia's TikTok comments. This research uses qualitative research methods. The d...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
The Phenomenon of Overthinking in Generation Z: A Cognitive Psychology Perspective
The Phenomenon of Overthinking in Generation Z: A Cognitive Psychology Perspective
The phenomenon of overthinking in Generation Z has become an issue that is increasingly gaining attention among the public and psychological scientists. Generation Z, which include...

Back to Top