Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI GULA AREN DI KECAMATAN TELAGA BIRU, KABUPATEN GORONTALO

View through CrossRef
Desa Dulamayo Utara dan Desa Tonala merupakan dua desa yang ada di Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Desa Dulamayo Utara  dan Desa Tonala memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang baik yakni pertanian gula aren. Lokasi penelitian dilaksanakan di dua desa yaitu Desa Dulamayo Utara  dan Desa Tonala. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi petani gula aren di Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Seluruh petani gula aren dijadikan  responden dalam penelitian ini, jumlah responden 159 petani yang terdiri dari 109 responden di Desa Dulamyo Utara dan Desa Tonala 50 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi sosial ekonomi tingkat pendidikan di Desa Dulamayo Utara yang tidak sekolah 61%, SD 34%, SMP 3% dan SMA 2 %. Desa Tonala adalah 75% yang tidak sekolah, 25% SD. Tingkat umur petani Desa Dulamayo Utara berumur 15-25 tahun sebanyak 18%, 26-35 tahun sebanyak 28%, 36-45 sebanyak 32%  untuk yang berumur 46-55 tahun sebanyak 11%. Desa Tonala umur 15-25 tahun sebanyak 5%, 26-35 tahun sebanyak 25%, 36-45 tahun 55%. Aset kepemilikan petani gula aren yang ada di Desa Dulamyo Utara  yaitu  kebun sebanyak 90%, pekarangan rumah 10%, Desa Tonala 80% memiliki kebun untuk pekarangan rumah 20%. Kondisi sosial ekonomi petani gula aren di lihat dari tingkat pendapatannya, petani gula aren di Dulamayo Utara memiliki pendapatan pokok sebesar 37%, yang jumlah pendapatannya berkisar antara 1-2 juta, pendapatan sampingan (berdagang, ojek, serabutan dan lain-lain) sebesar 63% yang berkisar antara 2-3 juta . Tingkat pendapatan petani gula aren di Desa Dulamayo Utara dan Desa Tonala termasuk dalam golongan keluarga sejahtera I atau termasuk dalam kategori pendapatan rendah atau kurang baik. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik faktor alam maupun dari manusia itu sendiri.Kata Kunci: Tingkat Pendidikan,Tingkat Umur, Aset Kepemilikan, Pendapatan dan Jenis Pekrjaan. Kecamatan Telaga Biru
Title: KONDISI SOSIAL EKONOMI PETANI GULA AREN DI KECAMATAN TELAGA BIRU, KABUPATEN GORONTALO
Description:
Desa Dulamayo Utara dan Desa Tonala merupakan dua desa yang ada di Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo.
Desa Dulamayo Utara  dan Desa Tonala memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang baik yakni pertanian gula aren.
Lokasi penelitian dilaksanakan di dua desa yaitu Desa Dulamayo Utara  dan Desa Tonala.
Tujuan dari penelitian untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi petani gula aren di Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif.
Seluruh petani gula aren dijadikan  responden dalam penelitian ini, jumlah responden 159 petani yang terdiri dari 109 responden di Desa Dulamyo Utara dan Desa Tonala 50 responden.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi sosial ekonomi tingkat pendidikan di Desa Dulamayo Utara yang tidak sekolah 61%, SD 34%, SMP 3% dan SMA 2 %.
Desa Tonala adalah 75% yang tidak sekolah, 25% SD.
Tingkat umur petani Desa Dulamayo Utara berumur 15-25 tahun sebanyak 18%, 26-35 tahun sebanyak 28%, 36-45 sebanyak 32%  untuk yang berumur 46-55 tahun sebanyak 11%.
Desa Tonala umur 15-25 tahun sebanyak 5%, 26-35 tahun sebanyak 25%, 36-45 tahun 55%.
Aset kepemilikan petani gula aren yang ada di Desa Dulamyo Utara  yaitu  kebun sebanyak 90%, pekarangan rumah 10%, Desa Tonala 80% memiliki kebun untuk pekarangan rumah 20%.
Kondisi sosial ekonomi petani gula aren di lihat dari tingkat pendapatannya, petani gula aren di Dulamayo Utara memiliki pendapatan pokok sebesar 37%, yang jumlah pendapatannya berkisar antara 1-2 juta, pendapatan sampingan (berdagang, ojek, serabutan dan lain-lain) sebesar 63% yang berkisar antara 2-3 juta .
Tingkat pendapatan petani gula aren di Desa Dulamayo Utara dan Desa Tonala termasuk dalam golongan keluarga sejahtera I atau termasuk dalam kategori pendapatan rendah atau kurang baik.
Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik faktor alam maupun dari manusia itu sendiri.
Kata Kunci: Tingkat Pendidikan,Tingkat Umur, Aset Kepemilikan, Pendapatan dan Jenis Pekrjaan.
Kecamatan Telaga Biru.

Related Results

Analisis Risiko Produksi dan Pendapatan Usahatani Jagung di Desa Dulamayo Utara Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo
Analisis Risiko Produksi dan Pendapatan Usahatani Jagung di Desa Dulamayo Utara Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo
This research was conducted in Dulamayo Utara Village, Telaga Biru District, Gorontalo Regency. This study aims to determine: 1) The risk of corn farming production in Dulamayo Uta...
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Gula tergolong karbohidrat sederhana karena dapat larut dalam air dan langsung diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi energi. Jenis gula yang digunakan pada penelitian ini yaitu g...
Nilai Tukar Petani Karet di Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir OKI
Nilai Tukar Petani Karet di Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir OKI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Berapa nilai tukar petani (NTP) karet di Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Berapa tingkat pe...
Kualitas Gula Aren Khas Buleleng, Gula Kelapa Khas Klungkung, dan Gula Lontar Khas Karangasem dalam Pembuatan Rujak Gula Bali
Kualitas Gula Aren Khas Buleleng, Gula Kelapa Khas Klungkung, dan Gula Lontar Khas Karangasem dalam Pembuatan Rujak Gula Bali
Kebiasaan masyarakat bali yang cukup gemar mengonsumsi rujak semakin membuat eksistensi rujak gula bali semakin melejit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas gula are...
KARAKTERISTIK PETANI PADI PROVINSI RIAU : ANALISIS CLUSTER DAN BIPLOT
KARAKTERISTIK PETANI PADI PROVINSI RIAU : ANALISIS CLUSTER DAN BIPLOT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik profil petani padi pengguna pupuk subsidi dengan analisis cluster dan biplot. Dengan mengetahui kluster karakteristik ini ...
IbM KELOMPOK TANI AREN DI KECAMATAN RATAHAN: TEKNOLOGI PENGOLAHAN KECAP BERBAHAN BAKU GULA AREN
IbM KELOMPOK TANI AREN DI KECAMATAN RATAHAN: TEKNOLOGI PENGOLAHAN KECAP BERBAHAN BAKU GULA AREN
Kecamatan Ratahan merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Minahasa Tenggara, yang berjarak sekitar 80 km dari Ibukota Propinsi Sulawesi Utara. Kondisi geografis sebagian besar ...

Back to Top