Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH PERBEDAAN UMUR PANEN TERHADAP KANDUNGAN LEMAK Nitzschia sp.

View through CrossRef
ABSTRAK Mikroalga merupakan protista berklorofil yang memanfaatkan energi matahari dan CO2 dalam proses fotosintesis sehingga dalam biomassanya terkandung bahan-bahan seperti: lemak, protein, dan karbohidrat. Salah satu jenis mikroalga yang memiliki kandungan lemak adalah Nitzschia sp. Kelebihan mikroalga sebagai bahan baku biodiesel jika dibandingkan dengan jarak, biji bunga matahari, jagung, dan tumbuhan lainnya yaitu pertumbuhan mikroalga yang sangat cepat, tidak bersaing dengan produksi pangan, tidak membutuhkan lahan yang luas, dan ramah lingkungan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui kandungan lemak tertinggi pada Nitzschia sp. berdasarkan umur kultivasi. Dilakukan penelitian eksperimental kuantitatif menggunakan  Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5  kali panen dan 3 kali ulangan, percobaan dilakukan di Laboratorium Pakan Alami Balai Budidaya Laut (BBL) Lombok, Sekotong pada bulan Agustus sampai September 2014. Kadar lemak ditentukan dengan Metode Soxhlet. Hasil penelitian menunjukkan umur pemanenan hari ke-13 memiliki kandungan lemak tertinggi dengan persentase sebesar 1,84% sedangkan kandungan lemak terendah pada umur panen hari ke-11 dengan persentase sebesar 0,89%. Tinggi rendahnya kandungan lemak Nitzschia sp. dipengaruhi oleh nutrien, kepadatan sel dan faktor lingkungan media kultur.  ABSTRACT Photosynthetic Protist, microalgae can trap sun light energy and CO2 for photosynthesis process, and they produce lipid, protein, and carbohydrate. One species of  microalga that can produce lipid in high portion of their total dry wight is Nitzschia sp. The lipid can highly use as raw material for biodiesel production. The benefits of  microalga as source of biodiesel are they grow faster, they do not compete with other food soruces production, they do not need wide area, and they are invironmental friendly. A quantitative experiment research of rendom complete design was done in the Laboratorium Pakan Alami Balai Budidaya Laut (BBL) Lombok, Sekotong during the months of August to  September 2014. The research was conducted in five time harfesting of each in three repetation The lipid content was ditermined using Soxhlet method. The results showing that the highest lipid content (1.84%) of Nitzschia sp. occurred at the day of thirteen of culturing, and the lowest lipid content (0.89%) of Nitzschia sp. was in the day of eleven of culture. 
Title: PENGARUH PERBEDAAN UMUR PANEN TERHADAP KANDUNGAN LEMAK Nitzschia sp.
Description:
ABSTRAK Mikroalga merupakan protista berklorofil yang memanfaatkan energi matahari dan CO2 dalam proses fotosintesis sehingga dalam biomassanya terkandung bahan-bahan seperti: lemak, protein, dan karbohidrat.
Salah satu jenis mikroalga yang memiliki kandungan lemak adalah Nitzschia sp.
Kelebihan mikroalga sebagai bahan baku biodiesel jika dibandingkan dengan jarak, biji bunga matahari, jagung, dan tumbuhan lainnya yaitu pertumbuhan mikroalga yang sangat cepat, tidak bersaing dengan produksi pangan, tidak membutuhkan lahan yang luas, dan ramah lingkungan.
Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui kandungan lemak tertinggi pada Nitzschia sp.
berdasarkan umur kultivasi.
Dilakukan penelitian eksperimental kuantitatif menggunakan  Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5  kali panen dan 3 kali ulangan, percobaan dilakukan di Laboratorium Pakan Alami Balai Budidaya Laut (BBL) Lombok, Sekotong pada bulan Agustus sampai September 2014.
Kadar lemak ditentukan dengan Metode Soxhlet.
Hasil penelitian menunjukkan umur pemanenan hari ke-13 memiliki kandungan lemak tertinggi dengan persentase sebesar 1,84% sedangkan kandungan lemak terendah pada umur panen hari ke-11 dengan persentase sebesar 0,89%.
Tinggi rendahnya kandungan lemak Nitzschia sp.
dipengaruhi oleh nutrien, kepadatan sel dan faktor lingkungan media kultur.
  ABSTRACT Photosynthetic Protist, microalgae can trap sun light energy and CO2 for photosynthesis process, and they produce lipid, protein, and carbohydrate.
One species of  microalga that can produce lipid in high portion of their total dry wight is Nitzschia sp.
The lipid can highly use as raw material for biodiesel production.
The benefits of  microalga as source of biodiesel are they grow faster, they do not compete with other food soruces production, they do not need wide area, and they are invironmental friendly.
A quantitative experiment research of rendom complete design was done in the Laboratorium Pakan Alami Balai Budidaya Laut (BBL) Lombok, Sekotong during the months of August to  September 2014.
The research was conducted in five time harfesting of each in three repetation The lipid content was ditermined using Soxhlet method.
The results showing that the highest lipid content (1.
84%) of Nitzschia sp.
occurred at the day of thirteen of culturing, and the lowest lipid content (0.
89%) of Nitzschia sp.
was in the day of eleven of culture.
 .

Related Results

Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
Perbedaan Massa Lemak Antara Pengukuran Skinfold Caliper dengan Bioelectrical Impedance analysis (BIA) pada Atle
Perbedaan Massa Lemak Antara Pengukuran Skinfold Caliper dengan Bioelectrical Impedance analysis (BIA) pada Atle
Penelitian mengenai pengukuran massa lemak menggunakan alat Skinfold Caliper (SKF) dan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) pada atlet sudah banyak dilakukan. Keakuratan metode s...
Analisa Kadar Lemak Dalam Susu Perah Sapi Menggunakan Gaya Sentrifugasi
Analisa Kadar Lemak Dalam Susu Perah Sapi Menggunakan Gaya Sentrifugasi
Selama berabad-abad susu telah dikenal sebagai bahan pangan yang dibutuhkan oleh manusia, karena susu banyak mengandung semua komponen bahan yang diperlukan oleh manusia. Kandungan...

Back to Top