Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemanfaatan Instagram @pangumbahanturtlepark dalam Mempromosikan Wisata Konservasi Penyu Pangumbahan

View through CrossRef
Abstract. The lack of optimization in digital marketing communication for promoting conservation-based educational tourism has become a major obstacle in attracting tourists to the Pangumbahan Turtle Conservation site in Ujung Genteng Tourism Village. This study aims to examine the digital marketing communication strategy implemented through the Instagram account @pangumbahanturtlepark in promoting the unique value of turtle conservation tourism. This research employed a qualitative method using a case study approach. Data were collected through direct observation, in-depth interviews with account managers and conservation stakeholders, and documentation of social media content. The findings reveal that the communication strategy focuses on the use of strong visuals, educational narratives, and creative collaborations with external parties to foster emotional engagement and audience involvement. Content creation is carried out in a structured manner, including weekly planning, theme curation, and publication at strategic times. Instagram was chosen as the primary platform due to its ability to reach a younger audience in a fast, interactive, and visually engaging way. The study concludes that digital marketing communication via Instagram effectively builds the image of an educational tourism destination while encouraging public participation in environmental conservation. These findings provide practical insights for local tourism managers in designing effective and sustainable digital communication strategies.   Abstrak. Kurangnya optimalisasi komunikasi pemasaran digital dalam memperkenalkan potensi wisata edukatif berbasis konservasi menjadi hambatan utama dalam menarik minat wisatawan ke Konservasi Penyu Pangumbahan, Desa Wisata Ujung Genteng. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi pemasaran digital yang dilakukan oleh akun Instagram @pangumbahanturtlepark dalam mempromosikan daya tarik wisata konservasi penyu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pengelola akun dan pengelola konservasi, serta dokumentasi konten media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan menekankan pada kekuatan visual, narasi edukatif, serta kolaborasi dengan pihak eksternal untuk membangun kedekatan emosional dan keterlibatan audiens. Proses pembuatan konten dilaksanakan secara terstruktur melalui perencanaan mingguan, kurasi tema, dan publikasi pada waktu yang strategis. Instagram dipilih karena dianggap sebagai media yang paling sesuai untuk menjangkau audiens muda secara cepat, interaktif, dan visual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi pemasaran digital melalui Instagram mampu membangun citra destinasi wisata edukatif sekaligus mendorong partisipasi publik dalam upaya pelestarian lingkungan. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pengelola wisata lokal dalam merancang strategi digital yang efektif dan berkelanjutan.
Title: Pemanfaatan Instagram @pangumbahanturtlepark dalam Mempromosikan Wisata Konservasi Penyu Pangumbahan
Description:
Abstract.
The lack of optimization in digital marketing communication for promoting conservation-based educational tourism has become a major obstacle in attracting tourists to the Pangumbahan Turtle Conservation site in Ujung Genteng Tourism Village.
This study aims to examine the digital marketing communication strategy implemented through the Instagram account @pangumbahanturtlepark in promoting the unique value of turtle conservation tourism.
This research employed a qualitative method using a case study approach.
Data were collected through direct observation, in-depth interviews with account managers and conservation stakeholders, and documentation of social media content.
The findings reveal that the communication strategy focuses on the use of strong visuals, educational narratives, and creative collaborations with external parties to foster emotional engagement and audience involvement.
Content creation is carried out in a structured manner, including weekly planning, theme curation, and publication at strategic times.
Instagram was chosen as the primary platform due to its ability to reach a younger audience in a fast, interactive, and visually engaging way.
The study concludes that digital marketing communication via Instagram effectively builds the image of an educational tourism destination while encouraging public participation in environmental conservation.
These findings provide practical insights for local tourism managers in designing effective and sustainable digital communication strategies.
  Abstrak.
Kurangnya optimalisasi komunikasi pemasaran digital dalam memperkenalkan potensi wisata edukatif berbasis konservasi menjadi hambatan utama dalam menarik minat wisatawan ke Konservasi Penyu Pangumbahan, Desa Wisata Ujung Genteng.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi pemasaran digital yang dilakukan oleh akun Instagram @pangumbahanturtlepark dalam mempromosikan daya tarik wisata konservasi penyu.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pengelola akun dan pengelola konservasi, serta dokumentasi konten media sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan menekankan pada kekuatan visual, narasi edukatif, serta kolaborasi dengan pihak eksternal untuk membangun kedekatan emosional dan keterlibatan audiens.
Proses pembuatan konten dilaksanakan secara terstruktur melalui perencanaan mingguan, kurasi tema, dan publikasi pada waktu yang strategis.
Instagram dipilih karena dianggap sebagai media yang paling sesuai untuk menjangkau audiens muda secara cepat, interaktif, dan visual.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi pemasaran digital melalui Instagram mampu membangun citra destinasi wisata edukatif sekaligus mendorong partisipasi publik dalam upaya pelestarian lingkungan.
Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pengelola wisata lokal dalam merancang strategi digital yang efektif dan berkelanjutan.

Related Results

PERBERDAYAAN MASAYAKAT DALAM PELESTARIAN HEWAN PENYU BELUKU DI KABUPATEN PASER
PERBERDAYAAN MASAYAKAT DALAM PELESTARIAN HEWAN PENYU BELUKU DI KABUPATEN PASER
Penyu merupakan kelompok reptil yang hidup di laut. Ciri hidupnya berpindah dan berpencar dengan jarak jauh di sepanjang kawasan Samudera Hindia, Samudera Pasifik dan Asia Tenggara...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
Sustainable Development Goals: Optimalisasi Konservasi Penyu Melalui Peningkatan Pengetahuan Siswa
Sustainable Development Goals: Optimalisasi Konservasi Penyu Melalui Peningkatan Pengetahuan Siswa
Background: Keberadaan penyu telah lama terancam dari alam maupun kegiatan manusia yang membahayakan populasinya. Upaya pelestarian penyu dapat dilakukan melalui pendidikan dan pen...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
PEMBUATAN MURAL PADA DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN GREMBENGAN DESA WISATA BONGAN, TABANAN-BALI
Wisata Bongan saat ini tengah dikembangkan untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa wisata ini memiliki beragam potensi wisata, baik itu ...
Citra Diri dalam Instagram Jokowi
Citra Diri dalam Instagram Jokowi
Communication is one of the basic human basic needs in living life as a social creature. Along with the development of the times that there is technology developing until social me...

Back to Top