Javascript must be enabled to continue!
BENTUK-BENTUK KENAKALAN SISWA SMPDI KOTA YOGYAKARTA
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk atau macam-macam kenakalan siswa SMP di Kota Yogyakarta, dan untuk mengetahui perbedaan intensitas kenakalan siswa SMP Negeri dan SMP swasta. Populasi penelitian ini adalah siswa SMP kelas 9, baik negeri maupun swasta sebanyak 1624 siswa dengan sampel penelitian 216 siswa. Sampel sekolah diambil 25% sehingga untuk SMP negeri diperoleh 4 sekolah (25%x16) dan untuk SMP swasta diperoleh 6 sekolah (25%x24). Sampel siswa untuk SMP negeri diambil 108 Siswa dan untuk SMP Swasta diambil 108 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dengan angket dan wawancara terbatas (perwakilan siswa). Analisis data dengan tabulasi frekuensi dalam bentuk angka dan persentase. Besar kecilnya persentase dalam tabel digunakan sebagai dasar pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan; (1) pulang ke rumah terlambat 81,01%, (2) berbohong kepada orang tua/orang lain 68,52%, (3) berbuat ulah sehinga guru marah 62,50%, (4) menonton film porno 11,69%, (5) penggunaaan uang SPP untuk kepentingan lain 9,26%, (6) sebagai kelompok geng 8,80%, (7) terlibat tawuran 8,33%, (8) menyontek saat ulangan 6,94%, (9) mengganggu orang lewat 5,56%, (10) memalsu tanda tangan presensi 5,56%, (11) membaca buku porno 3,24%.Kata kunci: kenakalan siswa, bentuk kenakalanAbstractThis study aims to determine the forms or kinds of delinquency junior high school students in the city of Yogyakarta and to determine differences in the intensity of student delinquency at public junior high school and private junior high school. The study population was junior high school students of class 9, both public and private as much as 1624 students with 216 students study sample. Samples were taken 25% of school so as to public junior high school earned 4 (25% x16) and for private junior high school earned 6 (25% x24). Samples taken public junior high school students to 108 students and for private junior high school taken 108 students. Sampling with proportional random sampling technique. Collecting data by questionnaires and interviews are limited (student representative). Tabulation of data analysis with frequency in the form of numbers and percentages. The size of the percentages in the table are used as the basis for making conclusions. Results of the study successively discovered; (1) come home late 81.01%, (2) lying to parents/others 68.52%, (3) do act so that the teacher angry 62.50%, (4) watch porn 11.69%, (5) the use of tuition fees for the benefit of another 9.26%, (6) as gangs 8.80%, (7) involved brawl 8.33%, (8) cheat when replay of 6.94%, (9) annoy passers 5.56%, (10) forging signatures presence of 5.56%, (11) reading pornographic 3.24%.Keywords: student misbehavior, delinquency form
Title: BENTUK-BENTUK KENAKALAN SISWA SMPDI KOTA YOGYAKARTA
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk atau macam-macam kenakalan siswa SMP di Kota Yogyakarta, dan untuk mengetahui perbedaan intensitas kenakalan siswa SMP Negeri dan SMP swasta.
Populasi penelitian ini adalah siswa SMP kelas 9, baik negeri maupun swasta sebanyak 1624 siswa dengan sampel penelitian 216 siswa.
Sampel sekolah diambil 25% sehingga untuk SMP negeri diperoleh 4 sekolah (25%x16) dan untuk SMP swasta diperoleh 6 sekolah (25%x24).
Sampel siswa untuk SMP negeri diambil 108 Siswa dan untuk SMP Swasta diambil 108 siswa.
Pengambilan sampel dengan teknik proportional random sampling.
Pengumpulan data dengan angket dan wawancara terbatas (perwakilan siswa).
Analisis data dengan tabulasi frekuensi dalam bentuk angka dan persentase.
Besar kecilnya persentase dalam tabel digunakan sebagai dasar pengambilan kesimpulan.
Hasil penelitian menemukan; (1) pulang ke rumah terlambat 81,01%, (2) berbohong kepada orang tua/orang lain 68,52%, (3) berbuat ulah sehinga guru marah 62,50%, (4) menonton film porno 11,69%, (5) penggunaaan uang SPP untuk kepentingan lain 9,26%, (6) sebagai kelompok geng 8,80%, (7) terlibat tawuran 8,33%, (8) menyontek saat ulangan 6,94%, (9) mengganggu orang lewat 5,56%, (10) memalsu tanda tangan presensi 5,56%, (11) membaca buku porno 3,24%.
Kata kunci: kenakalan siswa, bentuk kenakalanAbstractThis study aims to determine the forms or kinds of delinquency junior high school students in the city of Yogyakarta and to determine differences in the intensity of student delinquency at public junior high school and private junior high school.
The study population was junior high school students of class 9, both public and private as much as 1624 students with 216 students study sample.
Samples were taken 25% of school so as to public junior high school earned 4 (25% x16) and for private junior high school earned 6 (25% x24).
Samples taken public junior high school students to 108 students and for private junior high school taken 108 students.
Sampling with proportional random sampling technique.
Collecting data by questionnaires and interviews are limited (student representative).
Tabulation of data analysis with frequency in the form of numbers and percentages.
The size of the percentages in the table are used as the basis for making conclusions.
Results of the study successively discovered; (1) come home late 81.
01%, (2) lying to parents/others 68.
52%, (3) do act so that the teacher angry 62.
50%, (4) watch porn 11.
69%, (5) the use of tuition fees for the benefit of another 9.
26%, (6) as gangs 8.
80%, (7) involved brawl 8.
33%, (8) cheat when replay of 6.
94%, (9) annoy passers 5.
56%, (10) forging signatures presence of 5.
56%, (11) reading pornographic 3.
24%.
Keywords: student misbehavior, delinquency form.
Related Results
KENAKALAN PESERTA DIDIK MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS VII-A SMP BETHEL MUTU MAWOLOKMAI AIMAS
KENAKALAN PESERTA DIDIK MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS VII-A SMP BETHEL MUTU MAWOLOKMAI AIMAS
Kenakalan peserta didik merupakan perilaku atau tindakan yang sering dilakukan oleh peserta didik di dunia pendidikan selama ini, kenakalan peserta didik selalu mempengaruhi presta...
Fenomena Kenakalan Santri An Nashor Di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen
Fenomena Kenakalan Santri An Nashor Di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah fenomena kenakalan santri An Nashor di pondok pesantren miftahul ulum panyeppen pamekasan, dari pokok permasalahan tersebut maka diru...
UPAYA GURU PAI DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN REMAJA
UPAYA GURU PAI DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN REMAJA
Berangkat dari latar belakang semakin maraknya kenakalan remaja dimasyarakat, penulis melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kenakalan remaja yang ada di...
Clustering Dan Visualisasi Bentuk Kota Di Jawa Timur
Clustering Dan Visualisasi Bentuk Kota Di Jawa Timur
Morfologi kota yang pada awalnya didasarkan pada ilmu geografi merupakan studi yang mempelajari tentang bentuk kota. Bentuk kota dihasilkan dari proses yang panjang dengan adanya c...
Analisis Ketergantungan Kota Bangkinang sebagai Kota Kecil terhadap Kota Pekanbaru Sebagai Kota Induk di Kawasan Metropolitan Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan)
Analisis Ketergantungan Kota Bangkinang sebagai Kota Kecil terhadap Kota Pekanbaru Sebagai Kota Induk di Kawasan Metropolitan Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan)
<p><em><span lang="IN">Kawasan Pekansikawan sebagai kawasan metropolitan terdiri dari </span><span lang="EN-US">Kota </span><span lang="IN"&g...
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
<p><em>Kota Surakarta </em><em>memiliki visi </em><em>menjaga keseimbangan kebutuhan lahan dan daya tampung lingkungan dengan pertumbuhan pendud...
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Guru di SDN Koripan menggunakan alat peraga dalam setiap pembelajarannya terumata pada mata pelajaran IPA. Guru menggunakan alat peraga sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada ...
KENAKALAN REMAJA SEKSUAL DI KOTA BANJARBARU
KENAKALAN REMAJA SEKSUAL DI KOTA BANJARBARU
Tidak kita sadari bahwa setiap anak yang ada disekitar kita memiliki sikap dan sifatnya masing-masing yang berbeda-beda. Jurnal atau artikel ini menulis tentang perilaku kenakalan ...

