Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH PERTUMBUHAN PENJUALAN, KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN RISIKO BISNIS TERHADAP KEBIJAKAN UTANG
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan penjualan, kepemilikan manajerial, dan risiko bisnis terhadap kebijakan utang perusahaan. Data yang digunakan mencakup 301 observasi perusahaan dengan model analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial dan risiko bisnis berpengaruh signifikan terhadap kebijakan utang, sedangkan pertumbuhan perusahaan tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Kepemilikan manajerial memiliki dampak negatif terhadap kebijakan utang, mengindikasikan bahwa manajer yang juga berperan sebagai pemegang saham cenderung lebih berhati-hati dalam penggunaan utang untuk melindungi kepentingan mereka. Risiko bisnis juga menunjukkan dampak negatif, mencerminkan bahwa perusahaan dengan tingkat risiko tinggi lebih memilih pendanaan internal untuk mengurangi potensi beban keuangan tambahan. Namun, pertumbuhan perusahaan tidak secara signifikan memengaruhi kebijakan utang, berbeda dengan hasil beberapa penelitian sebelumnya. Implikasi manajerial dari penelitian ini menunjukkan pentingnya memperhatikan kepemilikan manajerial dalam penyusunan kebijakan utang untuk mengurangi konflik kepentingan.
Title: PENGARUH PERTUMBUHAN PENJUALAN, KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN RISIKO BISNIS TERHADAP KEBIJAKAN UTANG
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan penjualan, kepemilikan manajerial, dan risiko bisnis terhadap kebijakan utang perusahaan.
Data yang digunakan mencakup 301 observasi perusahaan dengan model analisis regresi data panel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial dan risiko bisnis berpengaruh signifikan terhadap kebijakan utang, sedangkan pertumbuhan perusahaan tidak memberikan pengaruh yang signifikan.
Kepemilikan manajerial memiliki dampak negatif terhadap kebijakan utang, mengindikasikan bahwa manajer yang juga berperan sebagai pemegang saham cenderung lebih berhati-hati dalam penggunaan utang untuk melindungi kepentingan mereka.
Risiko bisnis juga menunjukkan dampak negatif, mencerminkan bahwa perusahaan dengan tingkat risiko tinggi lebih memilih pendanaan internal untuk mengurangi potensi beban keuangan tambahan.
Namun, pertumbuhan perusahaan tidak secara signifikan memengaruhi kebijakan utang, berbeda dengan hasil beberapa penelitian sebelumnya.
Implikasi manajerial dari penelitian ini menunjukkan pentingnya memperhatikan kepemilikan manajerial dalam penyusunan kebijakan utang untuk mengurangi konflik kepentingan.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PENGARUH PERTUMBUHAN PENJUALAN, KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN RISIKO BISNIS TERHADAP KEBIJAKAN UTANG
PENGARUH PERTUMBUHAN PENJUALAN, KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN RISIKO BISNIS TERHADAP KEBIJAKAN UTANG
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan penjualan, kepemilikan manajerial, dan risiko bisnis terhadap kebijakan utang perusahaan. Data yang digunakan menca...
Asesmen Manajemen Risiko PT Samudra Akasia Teknologi
Asesmen Manajemen Risiko PT Samudra Akasia Teknologi
PT Samudra Akasia Teknologi adalah penyedia jasa infrastruktur digital dan teknologi. Perusahaan mengalami kerugian akibat dari besarnya beban yang dimiliki karena semua biaya dala...
ANALISIS RASIO KEUANGAN DALAM MEMPREDIKSI PROFIT GROWTH PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR 5
ANALISIS RASIO KEUANGAN DALAM MEMPREDIKSI PROFIT GROWTH PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR 5
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis dalam memprediksi profit growth secara empiris, yang berfokus pada perusahaan manufaktur di Sektor 5 ...
STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN LIQUIDITAS TERHADAP FINANCIAL DISTRESS
STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN LIQUIDITAS TERHADAP FINANCIAL DISTRESS
Financial Distress merupakan suatu kondisi dimana perusahaan mengalami kesulitan keuangan yang terburuk dan dapat mengakibatkan kebangkrutan. Financial distress diukur berdasarkan ...
Determinan Utang Luar Negeri di Indonesia: Pendekatan ARDL
Determinan Utang Luar Negeri di Indonesia: Pendekatan ARDL
Abstract
The balance of trade is the economic strength of a country, where foreign debt is included in the determining variable. To increase national income in developing countrie...
ANLISIS MANAJEMEN RESIKO BISNIS PADA PERUSAHAAN PERHOTELAN DENGAN METODE DELPHI DI HOTEL XY MEDAN
ANLISIS MANAJEMEN RESIKO BISNIS PADA PERUSAHAAN PERHOTELAN DENGAN METODE DELPHI DI HOTEL XY MEDAN
Pemahaman yang tepat terhadap risiko, dapat merubah risiko menjadi peluang. Tidak terkecuali dalam dunia usaha/bisnis, keadaan yang dipenuhi ketidakpastian dapat mempengaruhi keber...
ANALISIS FAKTOR RISIKO TERHADAP KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI THE HIMANA CONDOTEL
ANALISIS FAKTOR RISIKO TERHADAP KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI THE HIMANA CONDOTEL
Salah satu masalah dalam kegiatan konstruksi adalah risiko keterlambatan proyek konstruksi. Proyek The Himana Condotel terjadi beberapa kendala yang mengakibatkan beberapa pelaksan...


