Javascript must be enabled to continue!
Surgical Repair Hernia Ventralis dengan Omentum Flap
View through CrossRef
Hernia ventralis merupakan penonjolan area vetral abdomen yang terjadi akibat kegagalan penutupan dinding abdomen setelah tindakan bedah. Penelitian ini bertujuan untuk observasi klinis dan pencitraan imaging penutupan defek hernia ventralis menggunakan omentum flap pada kucing lokal. Penelitian ini menggunakan pasien kucing lokal betina berusia 2 tahun dengan bobot badan 3,6 kg dari Rumah Sakit Hewan Pendidikan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (RSHP FKH USK). Kondisi kucing secara klinis sehat dan hanya menunjukan penonjolan area abdomen yang terjadi setelah tindakan bedah sebelumnya. Tindakan bedah dilakukan secara steril dan aseptis. Defek hernia ventralis ditutup menggunakan omentum flap yang diambil dari omentum kucing yang sama dengan ukuran 5 x 10 cm. Observasi kondisi klinis luka dilakukan setiap hari, pengamatan Digital Radiography (DR X-ray) dan Ultrasonografi (USG) dilakukan pada hari ke- 0, 5, 10 dan 20 setelah bedah penutupan defek hernia. Hasil pengamatan kondisi klinis luka sembuh dengan baik. Pencitraan DR X-ray defek hernia ventralis tertutup dengan baik dan tidak ditemukan peradangan disekitar omentum flap. Pencitraan USG, struktur lapisan dinding abdomen tertutup dengan baik, omentum flap menunjukkan ekhogenisitas hypoechoic dan tidak ditemukan masa anechoic pada hari-20 setelah bedah. Omentum flap mempercepat penyembuhan luka, menguatkan jaringan dinding abdomen, sehingga mencegah terjadi risiko hernia berulang.
Institut Pertanian Bogor
Title: Surgical Repair Hernia Ventralis dengan Omentum Flap
Description:
Hernia ventralis merupakan penonjolan area vetral abdomen yang terjadi akibat kegagalan penutupan dinding abdomen setelah tindakan bedah.
Penelitian ini bertujuan untuk observasi klinis dan pencitraan imaging penutupan defek hernia ventralis menggunakan omentum flap pada kucing lokal.
Penelitian ini menggunakan pasien kucing lokal betina berusia 2 tahun dengan bobot badan 3,6 kg dari Rumah Sakit Hewan Pendidikan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (RSHP FKH USK).
Kondisi kucing secara klinis sehat dan hanya menunjukan penonjolan area abdomen yang terjadi setelah tindakan bedah sebelumnya.
Tindakan bedah dilakukan secara steril dan aseptis.
Defek hernia ventralis ditutup menggunakan omentum flap yang diambil dari omentum kucing yang sama dengan ukuran 5 x 10 cm.
Observasi kondisi klinis luka dilakukan setiap hari, pengamatan Digital Radiography (DR X-ray) dan Ultrasonografi (USG) dilakukan pada hari ke- 0, 5, 10 dan 20 setelah bedah penutupan defek hernia.
Hasil pengamatan kondisi klinis luka sembuh dengan baik.
Pencitraan DR X-ray defek hernia ventralis tertutup dengan baik dan tidak ditemukan peradangan disekitar omentum flap.
Pencitraan USG, struktur lapisan dinding abdomen tertutup dengan baik, omentum flap menunjukkan ekhogenisitas hypoechoic dan tidak ditemukan masa anechoic pada hari-20 setelah bedah.
Omentum flap mempercepat penyembuhan luka, menguatkan jaringan dinding abdomen, sehingga mencegah terjadi risiko hernia berulang.
Related Results
Hydatid Disease of The Brain Parenchyma: A Systematic Review
Hydatid Disease of The Brain Parenchyma: A Systematic Review
Abstarct
Introduction
Isolated brain hydatid disease (BHD) is an extremely rare form of echinococcosis. A prompt and timely diagnosis is a crucial step in disease management. This ...
Amyand’s Hernia: A Challenging Diagnosis
Amyand’s Hernia: A Challenging Diagnosis
Background: Hernia repair surgery is a procedure frequently performed today, both in elective or outpatient settings as in an emergency context. Hernia is defined as a condition in...
Inguinal hernia: A hereditary disorder.
Inguinal hernia: A hereditary disorder.
Objective: To determine that inguinal hernia is an inherited disease running in families. Study Design: Prospective Observational. Setting: Surgical Unit I & III of Ghulam Moha...
AN EXPERIENCE COMPARING INGUINAL HERNIA MESH REPAIR VS DARN REPAIR
AN EXPERIENCE COMPARING INGUINAL HERNIA MESH REPAIR VS DARN REPAIR
Background: Several methods for fixing inguinal hernias have been documented. Anterior or posterior approaches,open or laparoscopic procedures, may be used for hernia repair. While...
Comparing the Incidences of Occult Contralateral Hernia under Laparo-Endoscopic Techniques and of Contralateral Metachronous Hernia after a Unilateral Groin Hernia Repair in Open Technique
Comparing the Incidences of Occult Contralateral Hernia under Laparo-Endoscopic Techniques and of Contralateral Metachronous Hernia after a Unilateral Groin Hernia Repair in Open Technique
The aim of this study was to evaluate the utility of immediate repair of a contralateral occult hernia at the same time as incipient hernia repair. A total of 693 patients were dia...
DARNING VS BASSINI REPAIR FOR INGUINAL HERNIA
DARNING VS BASSINI REPAIR FOR INGUINAL HERNIA
Introduction: Inguinal hernia repair is the most common surgical procedure performed after appendicectomy. There are many methods of repair practiced through out the world amongst ...
Minimally invasive transabdominal preperitoneal repair of incisional lumbar hernia
Minimally invasive transabdominal preperitoneal repair of incisional lumbar hernia
Introduction: A lumbar hernia is a rare type of abdominal wall defect by anatomic location. It can be primary in origin over the lumbar triangles that can be categorized into super...
MO674: Risk Factors for Abdominal Wall Hernias in Peritoneal Dialysis Patients
MO674: Risk Factors for Abdominal Wall Hernias in Peritoneal Dialysis Patients
Abstract
BACKGROUND AND AIMS
Abdominal hernias are relatively common non-infectious complications in peritoneal dialysis (PD) pa...

