Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Usia Reproduksi Terhadap Pemilihan Jenis Alat Kontrasepsi
View through CrossRef
Sebab minimnya kesuksesan program KB atau keluarga berencana mencakup wawasan perempuan umur subur serta faktor wawasan yang lain. Guna membagikan keyakinan jika wawasan menyusut sehingga ketaatan sebagai program KB menyusut pula, sehingga peneliti hendak membahas taraf pengetahuan usia subur sebab melalui teori Lawerence Gren dkk menyimpulkan jika sikap serta individu didampaki pada dua sifat, ialah perilaku (behaviour) serta diluar perilaku (nonbehaviour) lalu perilaku tersebut ditetapkan serta dibuat melalui tiga cakupan, meliputi faktor prediksi posisi (predisposing factor) yang mana berupa pengetahuan. Mengetahui Hubungan penggunaan alat kontrasepsi dengan kaita taraf pengetahuan ibu usia reproduksi terhadap pemeliham jenis alat kontrasepsi di BTN Tirassa, Sudiang Makassar pengkajian ini ialah pengkajian kuantitatif memakai deasin pengkajian analitik pada rangkaian cross sectional. Distirbusi data berdasarkan Irama didapatkan pada penelitian yang memiliki sinus Bradikardi sebanyak.3 (9,7%) Sinus dari 60 sampel yang digunakan pada penelitian ini diperoleh hasil 37 responden (61,7%) memiliki pengetahuan yang baik. Dari 60 responden 27 responden (45%) memilih pil KB 17 responden (28,3%) memilih kondom, dan 16 responden (26,7%) memilih implant/susuk KB. Hasil iji bivariat didaptkan perolehan jika terdapatnya kaitan tingkat pengetahuan terhadap pemilihan jenis alat kontrasepsi. Adanya kaitan yang signifikan pada pengetahuan mengenai alat kontrasepsi dengan pemilihan alat kontrasepsi
Universitas Muslim Indonesia
Title: Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Usia Reproduksi Terhadap Pemilihan Jenis Alat Kontrasepsi
Description:
Sebab minimnya kesuksesan program KB atau keluarga berencana mencakup wawasan perempuan umur subur serta faktor wawasan yang lain.
Guna membagikan keyakinan jika wawasan menyusut sehingga ketaatan sebagai program KB menyusut pula, sehingga peneliti hendak membahas taraf pengetahuan usia subur sebab melalui teori Lawerence Gren dkk menyimpulkan jika sikap serta individu didampaki pada dua sifat, ialah perilaku (behaviour) serta diluar perilaku (nonbehaviour) lalu perilaku tersebut ditetapkan serta dibuat melalui tiga cakupan, meliputi faktor prediksi posisi (predisposing factor) yang mana berupa pengetahuan.
Mengetahui Hubungan penggunaan alat kontrasepsi dengan kaita taraf pengetahuan ibu usia reproduksi terhadap pemeliham jenis alat kontrasepsi di BTN Tirassa, Sudiang Makassar pengkajian ini ialah pengkajian kuantitatif memakai deasin pengkajian analitik pada rangkaian cross sectional.
Distirbusi data berdasarkan Irama didapatkan pada penelitian yang memiliki sinus Bradikardi sebanyak.
3 (9,7%) Sinus dari 60 sampel yang digunakan pada penelitian ini diperoleh hasil 37 responden (61,7%) memiliki pengetahuan yang baik.
Dari 60 responden 27 responden (45%) memilih pil KB 17 responden (28,3%) memilih kondom, dan 16 responden (26,7%) memilih implant/susuk KB.
Hasil iji bivariat didaptkan perolehan jika terdapatnya kaitan tingkat pengetahuan terhadap pemilihan jenis alat kontrasepsi.
Adanya kaitan yang signifikan pada pengetahuan mengenai alat kontrasepsi dengan pemilihan alat kontrasepsi.
Related Results
HUBUNGAN PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TENTANG METODE KONTRASEPSI DENGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI
HUBUNGAN PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TENTANG METODE KONTRASEPSI DENGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI
Kontrasepsi merupakan suatu metode yang digunakan untuk mecegah kehamilan dengan menggunakan obat-obatan atau alat alat, yang terdiri dari kontrasepsi yang mengandung hormonal dan...
Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik Progestin Dengan Siklus Menstruasi
Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Suntik Progestin Dengan Siklus Menstruasi
Pendahuluan : Kontrasepsi suntik merupakan kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh WUS di Indonesia. Penggunaan kontrasepsi suntik progestin meningkat beberapa waktu belakang...
HUBUNGAN USIA, PENGETAHUAN, PENDIDIKAN, PEKERJAAN, DAN BUDAYA AKSEPTOR KB AKTIF TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI JANGKA PANJANG
HUBUNGAN USIA, PENGETAHUAN, PENDIDIKAN, PEKERJAAN, DAN BUDAYA AKSEPTOR KB AKTIF TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI JANGKA PANJANG
Latar belakang: Cakupan akseptor KB MKJP jauh lebih rendah dibandingkan dengan cakupan KB NONMKJP. Ada beberapa faktor yang berhubungan dengan pemilihan penggunaan alat kontraseps...
HUBUNGAN MOTIVASI DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI IMPLANT
HUBUNGAN MOTIVASI DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI IMPLANT
Motivasi atau dukungan kepada ibu menjadi satu faktor penting yang mempengaruhi ibu menggunakan kontrasepsi. Seorang ibu yang punya pikiran positif tentu saja akan senang menggunak...
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
Tingginya angka kehamilan beresiko tinggi yang terjadi pada ibu hamil mengakibatkan banyak terjadi permasalahan reproduksi pada wanita dan rendahnya tingkat kesejahteraan keluarga....
Strategi Manajemen Pengelolaan Alat Kontrasepsi di Kabupaten Donggala, Indonesia
Strategi Manajemen Pengelolaan Alat Kontrasepsi di Kabupaten Donggala, Indonesia
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan alat kontrasepsi di kabupaten Donggala, menganalisis dan menilai persepsi pasangan usia subur dalam penggunaan dan ketersed...
Kontrasepsi Darurat dan Permasalahannya
Kontrasepsi Darurat dan Permasalahannya
Abstract: Emergency contraception is a contraceptive method that can prevent pregnancy if used immediately following unprotected sex. The use of emergency contraception could reduc...
Kontrasepsi Darurat dan Permasalahannya
Kontrasepsi Darurat dan Permasalahannya
Abstract: Emergency contraception is a contraceptive method that can prevent pregnancy if used immediately following unprotected sex. The use of emergency contraception could reduc...

