Javascript must be enabled to continue!
Intertextual Study in Comparative Literature: Folklore of Oedipus and Folklore of Sangkuriang
View through CrossRef
The purpose of this research is to identify intertextual study in comparative literature of Oedipus folklore and Sangkuriang folklore. The intertextual study of comparative literature in this study aims to obtain identification results regarding affirmations, negations, restorations, and parodies in literary works through folklore. The research used is descriptive qualitative research with descriptive analysis method. The objects used in this research are Oedipus folklore and Sangkuriang folklore. The results of this study show some data obtained from affirmations, negations, and parodies. There are two affirmations obtained in the intertextual study of the Oedipus folklore and the Sangkuriang folklore. There are two negations found in the intertextual study of the Oedipus folklore and the Sangkuriang folklore. There is only one parody found in the intertextual study of the Oedipus folklore and the Sangkuriang folklore. However, restoration in the intertextual study of the two folklores in this study was not found.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya kajian intertekstual dalam sastra bandingan antara cerita rakyat “Oedipus” dan cerita rakyat “Sangkuriang”. Kajian intertekstual dalam sastra bandingan dalam penelitian ini ingin memperoleh hasil identifikasi mengenai afirmasi, negasi, restorasi, dan parody dalam karya sastra melalui cerita rakyat. Penelitian yang digunakan ialah penelitian deksriptif kualitatif dengan metode deksriptif analisis. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah cerita rakyat “Oedipus” dan cerita rakyat “Sangkuriang”. Hasil dari penelitian ini menunjukkan beberapa data yang diperoleh dari afirmasi, negasi, dan parodi. Afirmasi yang diperoleh dalam kajian intertekstual pada cerita rakyat “Oedipus” dan cerita rakyat “Sangkuriang” ada dua afirmasi. Negasi yang ditemukan dalam kajian intertekstual dalam cerita rakyat “Oedipus” dan cerita rakyat “Sangkuriang” ada dua negasi. Parodi yang ditemukan dalam kajian intertekstual dalam cerita rakyat “Oedipus” dan cerita rakyat “Sangkuriang” hanya ada satu parodi. Namun, restorasi dalam kajian intertekstual terhadap kedua cerita rakyat dalam penelitian ini tidak ditemukan.
Kata kunci: kajian intertekstual, cerita rakyat, teks transformasi
Universitas Negeri Jakarta
Title: Intertextual Study in Comparative Literature: Folklore of Oedipus and Folklore of Sangkuriang
Description:
The purpose of this research is to identify intertextual study in comparative literature of Oedipus folklore and Sangkuriang folklore.
The intertextual study of comparative literature in this study aims to obtain identification results regarding affirmations, negations, restorations, and parodies in literary works through folklore.
The research used is descriptive qualitative research with descriptive analysis method.
The objects used in this research are Oedipus folklore and Sangkuriang folklore.
The results of this study show some data obtained from affirmations, negations, and parodies.
There are two affirmations obtained in the intertextual study of the Oedipus folklore and the Sangkuriang folklore.
There are two negations found in the intertextual study of the Oedipus folklore and the Sangkuriang folklore.
There is only one parody found in the intertextual study of the Oedipus folklore and the Sangkuriang folklore.
However, restoration in the intertextual study of the two folklores in this study was not found.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya kajian intertekstual dalam sastra bandingan antara cerita rakyat “Oedipus” dan cerita rakyat “Sangkuriang”.
Kajian intertekstual dalam sastra bandingan dalam penelitian ini ingin memperoleh hasil identifikasi mengenai afirmasi, negasi, restorasi, dan parody dalam karya sastra melalui cerita rakyat.
Penelitian yang digunakan ialah penelitian deksriptif kualitatif dengan metode deksriptif analisis.
Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah cerita rakyat “Oedipus” dan cerita rakyat “Sangkuriang”.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan beberapa data yang diperoleh dari afirmasi, negasi, dan parodi.
Afirmasi yang diperoleh dalam kajian intertekstual pada cerita rakyat “Oedipus” dan cerita rakyat “Sangkuriang” ada dua afirmasi.
Negasi yang ditemukan dalam kajian intertekstual dalam cerita rakyat “Oedipus” dan cerita rakyat “Sangkuriang” ada dua negasi.
Parodi yang ditemukan dalam kajian intertekstual dalam cerita rakyat “Oedipus” dan cerita rakyat “Sangkuriang” hanya ada satu parodi.
Namun, restorasi dalam kajian intertekstual terhadap kedua cerita rakyat dalam penelitian ini tidak ditemukan.
Kata kunci: kajian intertekstual, cerita rakyat, teks transformasi
.
Related Results
Primerjalna književnost na prelomu tisočletja
Primerjalna književnost na prelomu tisočletja
In a comprehensive and at times critical manner, this volume seeks to shed light on the development of events in Western (i.e., European and North American) comparative literature ...
Evaluating the Science to Inform the Physical Activity Guidelines for Americans Midcourse Report
Evaluating the Science to Inform the Physical Activity Guidelines for Americans Midcourse Report
Abstract
The Physical Activity Guidelines for Americans (Guidelines) advises older adults to be as active as possible. Yet, despite the well documented benefits of physical a...
Oedipus the King: A Greek Tragedy, Philosophy, Politics and Philology
Oedipus the King: A Greek Tragedy, Philosophy, Politics and Philology
Oedipus the King: A Greek Tragedy, Philosophy, Politics and Philology — This study tries to show that the abundance of translations, imitations and radical re-interpretations of a ...
Nilai Pendidikan Karakter dalam Drama Sangkuriang sebagai Media Pembelajaran
Nilai Pendidikan Karakter dalam Drama Sangkuriang sebagai Media Pembelajaran
The cultivation of character education values is an important aspect in the learning process at school. One of the effective and fun approaches to develop student character is thro...
A Analysis Of Economic Business Sangkuriang Catfish (Clarias gariepinus) Hatchery At CV. Sumber Rezeki in Padang Pengrapat Village, Tanah Grogot Subdistrict, Paser Regency
A Analysis Of Economic Business Sangkuriang Catfish (Clarias gariepinus) Hatchery At CV. Sumber Rezeki in Padang Pengrapat Village, Tanah Grogot Subdistrict, Paser Regency
The purpose of this research was to know the stages of sangkuriang catfish hatchery and to calculate performance of economic business sangkuriang catfish hatchery based on a eligib...
Story of a Boy, a Mother, and a Mountain
Story of a Boy, a Mother, and a Mountain
Komik, meski sempat diperdebatkan terkait posisinya dalam peta seni rupa, namun pada akhirnya kian diterima terutama sejak tahun 1960-an. Sejak itu, karakteristik komik terus diide...
Maailmakirjanduse mõõtmisest meil ja mujal / Conceptualizations of World Literature in Estonia and Elsewhere
Maailmakirjanduse mõõtmisest meil ja mujal / Conceptualizations of World Literature in Estonia and Elsewhere
Teesid: Artikkel käsitleb maailmakirjanduse mõiste mahu ja sisu muutumist alates selle esilekerkimisest 19. sajandi algupoolel kuni tänapäeva käsitlusviisideni ja dilemmadeni, mill...
Revitalisasi Cerita Rakyat Masyarakat Timor Sebagai Penguatan Nilai Pendidikan Karakter Pada Era Tatanan Kehidupan Baru
Revitalisasi Cerita Rakyat Masyarakat Timor Sebagai Penguatan Nilai Pendidikan Karakter Pada Era Tatanan Kehidupan Baru
Abstrak
Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi berbagai bentuk cerita rakyat masyarakat Timor yang penuh dengan nilai kearifan lokal dan muatan p...


