Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Desain terhadap Manajemen Stockpile Batubara di PT. Era Perkasa Mining

View through CrossRef
Abstrak. Stockpile batubara adalah area penyimpanan sementara tempat batubara dari area penambangan ditumpuk sebelum digunakan atau dikirim. PT Era Perkasa Mining (EPM), berlokasi di Desa Pauh Ranap, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, menghadapi kendala dalam menerapkan sistem First In First Out (FIFO) karena desain stockpile yang kurang optimal. Oleh karena itu, analisis desain diperlukan untuk merekomendasikan struktur yang mendukung penerapan sistem FIFO. Analisis ini membutuhkan data arah angin dan dimensi stockpile, termasuk panjang dan lebar lantai atas dan bawah, tinggi timbunan, serta sudut kemiringan. Data diperoleh menggunakan alat Real-Time Kinematic (RTK) dan diolah dengan software Geovia Surpac 6.6.2. Perhitungan volume dan tonase dilakukan menggunakan rumus limas terpancung untuk menghasilkan desain yang lebih baik. PT EPM memiliki dua stockpile: Stockpile 1 (Seam 1 dan Seam 2) dan Stockpile 2 (Seam 3). Stockpile 1 memiliki tinggi 9,81 m dengan sudut kemiringan 360°, sedangkan Stockpile 2 memiliki tinggi 8,98 m dan sudut kemiringan 310°. Dengan kapasitas total 50.000 ton, Stockpile 1 menampung 57.381,22 ton, dan Stockpile 2 menampung 72.559,53 ton. Faktor-faktor seperti arah angin dari timur ke barat, suhu, dan durasi penimbunan memengaruhi risiko swabakar. Desain stockpile yang optimal diharapkan dapat mengurangi risiko ini dan mendukung sistem FIFO secara efektif. Abstract. A coal stockpile acts as a temporary storage site where coal from mining operations is accumulated before use or transportation. PT Era Perkasa Mining (EPM), located in Pauh Ranap Village, Indragiri Hulu District, Riau Province, faces challenges in implementing the First In First Out (FIFO) system due to an unsuitable stockpile design. A design analysis is essential to optimize the stockpile structure and support effective FIFO operation. The analysis involves measuring wind direction and stockpile dimensions, including the lengths and widths of the upper and lower floors, pile height, and slope angle. These measurements are collected using Real-Time Kinematic (RTK) tools and processed with Geovia Surpac 6.6.2 software. Using the truncated pyramid formula, volume and tonnage calculations provide recommendations for an improved design. PT EPM has two stockpiles: Stockpile 1 (Seam 1 and Seam 2) and Stockpile 2 (Seam 3). Stockpile 1 has dimensions including a height of 9.81 m and a slope angle of 360°, while Stockpile 2 is 8.98 m tall with a slope angle of 310°. Wind flows predominantly from east to west. With a combined capacity of 50,000 tons, Stockpile 1 holds 57,381.22 tons, and Stockpile 2 holds 72,559.53 tons. Design improvements aim to mitigate risks such as spontaneous combustion and ensure FIFO implementation.
Title: Analisis Desain terhadap Manajemen Stockpile Batubara di PT. Era Perkasa Mining
Description:
Abstrak.
Stockpile batubara adalah area penyimpanan sementara tempat batubara dari area penambangan ditumpuk sebelum digunakan atau dikirim.
PT Era Perkasa Mining (EPM), berlokasi di Desa Pauh Ranap, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, menghadapi kendala dalam menerapkan sistem First In First Out (FIFO) karena desain stockpile yang kurang optimal.
Oleh karena itu, analisis desain diperlukan untuk merekomendasikan struktur yang mendukung penerapan sistem FIFO.
Analisis ini membutuhkan data arah angin dan dimensi stockpile, termasuk panjang dan lebar lantai atas dan bawah, tinggi timbunan, serta sudut kemiringan.
Data diperoleh menggunakan alat Real-Time Kinematic (RTK) dan diolah dengan software Geovia Surpac 6.
6.
2.
Perhitungan volume dan tonase dilakukan menggunakan rumus limas terpancung untuk menghasilkan desain yang lebih baik.
PT EPM memiliki dua stockpile: Stockpile 1 (Seam 1 dan Seam 2) dan Stockpile 2 (Seam 3).
Stockpile 1 memiliki tinggi 9,81 m dengan sudut kemiringan 360°, sedangkan Stockpile 2 memiliki tinggi 8,98 m dan sudut kemiringan 310°.
Dengan kapasitas total 50.
000 ton, Stockpile 1 menampung 57.
381,22 ton, dan Stockpile 2 menampung 72.
559,53 ton.
Faktor-faktor seperti arah angin dari timur ke barat, suhu, dan durasi penimbunan memengaruhi risiko swabakar.
Desain stockpile yang optimal diharapkan dapat mengurangi risiko ini dan mendukung sistem FIFO secara efektif.
Abstract.
A coal stockpile acts as a temporary storage site where coal from mining operations is accumulated before use or transportation.
PT Era Perkasa Mining (EPM), located in Pauh Ranap Village, Indragiri Hulu District, Riau Province, faces challenges in implementing the First In First Out (FIFO) system due to an unsuitable stockpile design.
A design analysis is essential to optimize the stockpile structure and support effective FIFO operation.
The analysis involves measuring wind direction and stockpile dimensions, including the lengths and widths of the upper and lower floors, pile height, and slope angle.
These measurements are collected using Real-Time Kinematic (RTK) tools and processed with Geovia Surpac 6.
6.
2 software.
Using the truncated pyramid formula, volume and tonnage calculations provide recommendations for an improved design.
PT EPM has two stockpiles: Stockpile 1 (Seam 1 and Seam 2) and Stockpile 2 (Seam 3).
Stockpile 1 has dimensions including a height of 9.
81 m and a slope angle of 360°, while Stockpile 2 is 8.
98 m tall with a slope angle of 310°.
Wind flows predominantly from east to west.
With a combined capacity of 50,000 tons, Stockpile 1 holds 57,381.
22 tons, and Stockpile 2 holds 72,559.
53 tons.
Design improvements aim to mitigate risks such as spontaneous combustion and ensure FIFO implementation.

Related Results

PENGARUH NILAI KARAKTERISTIK BATUBARA TERHADAP GROSS CALORIFIC VALUE BATUBARA PT BUKIT ASAM
PENGARUH NILAI KARAKTERISTIK BATUBARA TERHADAP GROSS CALORIFIC VALUE BATUBARA PT BUKIT ASAM
PT Bukit Asam Tbk adalah perusahaan bisnis batubara yang cukup besar di Indonesia. Batubara tergolong sumber energi karena memiliki nilai kalor untuk terjadinya pembakaran. Oleh ka...
Gasifikasi Batubara Bawah Tanah: Teknologi Pemanfaatan Batubara Ramah Lingkungan
Gasifikasi Batubara Bawah Tanah: Teknologi Pemanfaatan Batubara Ramah Lingkungan
Di Indonesia, kebutuhan dan distribusi pemanfaatan batubara sangat bervariasi. Hal ini disebabkan oleh tersebarnya industri pengguna batubara, pengangkutan dan penyimpanannya.Kadar...
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
Life cycle assessment proses pengadaan bahan baku batubara pembangkit listrik tenaga uap Tidore
Life cycle assessment proses pengadaan bahan baku batubara pembangkit listrik tenaga uap Tidore
Penggunaan batubara dalam negeri didominasi oleh sektor pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Kegiatan pendistribusian batubara menuju PLTU merupakan salah satu kegiatan yang membe...
Analisis pola distribusi batubara untuk IKM pengguna gasmin batubara di daerah Istimewa Yogyakarta
Analisis pola distribusi batubara untuk IKM pengguna gasmin batubara di daerah Istimewa Yogyakarta
Daerah Istimewa Yogyakarta adalah salah satu wilayah yang sarat berbagai jenis industri kecil dan menengah, terutama industri yang memanfaatkan panas (api) untuk memasak menggunaka...
PEMANFAATAN DRONE UNTUK MONITORING AKURASI PERENCANAAN TAMBANG BATUBARA TERBUKA
PEMANFAATAN DRONE UNTUK MONITORING AKURASI PERENCANAAN TAMBANG BATUBARA TERBUKA
ABSTRAK Pertambangan batubara di Indonesia telah mengalami pasang surut harga yang sangat fluktuatif sejak 2012. Hal tersebut berdampak langsung kepada para pelaku usaha pertambang...
Teknologi UCG dan Kebutuhan Energi Indonesia
Teknologi UCG dan Kebutuhan Energi Indonesia
Menipisnya cadangan minyak bumi di Indonesia mendorong untuk meningkatkan pemanfaatan energi alternatif. Batubara sebagai salah satu sumber energi alternatif dapat menjadi solusi. ...

Back to Top